Garuda Muda Menekan Malaysia Sejak Awal, Tiga Gol Babak Pertama Mengunci Kemenangan Telak

Timnas Indonesia U-17 menutup laga uji coba melawan Malaysia U-17 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 di Stadion Manahan, Solo. Hasil ini menjadi respons atas pertemuan sebelumnya saat kedua tim bermain imbang 1-1, sehingga Garuda Muda tampil lebih tajam dan efektif di hadapan lawan yang sama.

Seluruh gol Indonesia lahir pada babak pertama melalui Haikal Kamil Ramadhan, Dhrama Try Kusuma, dan I Dewa Gede Majesta. Kemenangan ini juga menunjukkan peningkatan performa tim asuhan pelatih baru David Nascimento, terutama dalam memanfaatkan peluang sejak menit awal.

Start cepat langsung mengubah jalannya laga

Indonesia langsung mengambil inisiatif dan memecah kebuntuan pada menit ke-10. Umpan cut back dari pergerakan Chico Jericho Yarangga diselesaikan dengan baik oleh Haikal Kamil Ramadhan untuk membawa Garuda Muda unggul lebih dulu.

Tekanan Indonesia tidak berhenti di situ, dan peluang lain tercipta pada menit ke-14 lewat percobaan Ichiro Akbar dari luar kotak penalti. Namun, kiper Malaysia U-17 Muhammad Atiff masih mampu menahan ancaman tersebut.

Gol kedua hadir pada menit ke-20 melalui Dhrama Try Kusuma. Ia menuntaskan serangan dari umpan panjang dengan sepakan dari sudut sempit, tetapi bola tetap membuat Atiff gagal menghalau ancaman Indonesia untuk kedua kalinya.

Babak pertama jadi milik Garuda Muda

Menjelang turun minum, Indonesia kembali menambah keunggulan melalui I Dewa Gede Majesta. Gol itu lahir dari bola rebound setelah tembakan Chico Jericho membentur tiang gawang, lalu Majesta menyambutnya dan mengubah skor menjadi 3-0.

Keunggulan tiga gol tanpa balas di babak pertama memberi kontrol penuh kepada Indonesia. Alur permainan terlihat lebih rapi, dan Malaysia kesulitan keluar dari tekanan yang terus dibangun tim tuan rumah.

Malaysia gagal mengejar, Indonesia tetap mengancam

Pada babak kedua, Indonesia bermain lebih nyaman karena sudah unggul jauh. Garuda Muda masih sempat memperoleh peluang besar pada menit ke-60 ketika Chico Jericho lepas dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper lawan.

Kesempatan itu tidak berbuah gol, dan Majesta juga gagal memaksimalkan bola rebound karena digagalkan Adam Nurfakrullah yang masuk menggantikan Atiff. Meski tidak menambah gol, Indonesia tetap tampil lebih dominan hingga laga berjalan ke menit-menit akhir.

Malaysia kemudian harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Adam Muqri mendapat kartu merah pada masa tambahan waktu. Hukuman itu muncul usai pelanggaran keras kepada Chico Jericho, dan skor 3-0 bertahan sampai peluit akhir berbunyi.

Susunan pemain Indonesia U-17

Timnas U-17 Indonesia menurunkan Syahdan Cesar di bawah mistar, dengan Pradipta Arya Zidano, Faiz Hikmal Kurniawan, Ramadhan Putra Negara, dan Allekay Kaisar Ramdhan di lini belakang. Lini tengah dan depan diisi Melki Alvando Caussy, Chico Jericho Yarangga, Haikal Kamil Ramadhan, I Dewa Gede Majesta, Ichiro Akbar, dan Dhamar Try Kusuma.

Pelatih David Nascimento mendapat hasil positif dari laga ini, terutama karena timnya mampu menjaga intensitas permainan dan mencetak gol pada momen penting. Kemenangan atas Malaysia U-17 juga memperlihatkan bahwa Garuda Muda mampu tampil lebih efisien saat peluang datang sejak awal pertandingan.

Source: mediaindonesia.com
Terkait