Keputusan Luis de la Fuente mencoret Pedri dari starting eleven saat Spanyol menumbangkan Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 memunculkan tanda tanya. Sang pelatih kemudian menjelaskan bahwa gelandang Barcelona itu belum tampil pada level terbaiknya di turnamen ini.
De la Fuente menilai ada perbedaan mendasar antara cara bermain La Furia Roja dan gaya sepak bola modern yang diterapkan Hansi Flick di Barcelona. Karena itu, Pedri tidak bisa langsung memainkan peran yang sama seperti di klubnya saat mengenakan seragam tim nasional.
Gaya Barca dan Timnas Spanyol Tidak Sama
Dalam wawancara dengan El Larguero, De la Fuente menegaskan bahwa pendekatan taktik di tim nasional menuntut hal yang berbeda dari para gelandang. Ia menyebut Spanyol dan Barcelona memang memiliki beberapa kesamaan, tetapi tetap bukan sistem yang serupa.
“Pedri tidak bisa bermain bersama kami dengan cara yang sama seperti yang ia lakukan di Barca. Gaya permainan kami berbeda. Kami mungkin memiliki beberapa kesamaan, tetapi ini tetap hal yang berbeda,” ujar De la Fuente.
Pedri Tetap Dipuji Meski Tak Masuk Starter
Meski demikian, pelatih berusia 65 tahun itu menegaskan hubungannya dengan Pedri tetap baik. Ia juga memahami posisi ideal yang paling disukai gelandang berusia 23 tahun tersebut ketika berada di lapangan.
“Saya sudah berbicara dengannya (Pedri) dan dia merasa sangat nyaman ketika mendapatkan momen untuk memberikan umpan krusial (final pass), melepaskan tembakan, atau melakukan tusukan ke dalam kotak penalti,” kata De la Fuente.
De la Fuente kemudian menyoroti fleksibilitas Pedri yang bisa dimainkan di beberapa peran berbeda. Menurutnya, pemain seperti Rodri atau Martin Zubimendi juga sangat memengaruhi pergerakan pemain di sekitarnya.
| Nama | Peran yang Disebut | Keterangan |
|---|---|---|
| Pedri | 6, 8, 10 | Dianggap bisa bermain di beberapa posisi lini tengah |
| Rodri | Gelandang pengatur | Memengaruhi pergerakan pemain di sekitarnya |
| Martin Zubimendi | Gelandang pengatur | Memengaruhi pergerakan pemain di sekitarnya |
“Di tim ini, kami memiliki pemain seperti Rodri atau Martin Zubimendi, yang sangat memengaruhi pergerakan pemain di sekitarnya. Pedri, dengan kemampuan dan bakat luar biasa yang dimilikinya, sebenarnya bisa bermain sebagai gelandang nomor 6, 8, maupun 10,” tambahnya.
Mantan pelatih Spanyol U-21 itu juga menepis anggapan adanya keretakan hubungan dengan Pedri. Ia menyampaikan dukungan moral bagi sang pemain menjelang laga penting berikutnya.
Spanyol dijadwalkan menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Rabu (15/7) dini hari WIB. Publik kini menunggu apakah Pedri akan kembali dipercaya mengisi lini tengah La Furia Roja saat melawan Les Bleus.
www.cnnindonesia.com mencatat, De la Fuente juga menegaskan bahwa dirinya menyukai cara Pedri bermain untuk Barcelona maupun untuk tim nasional. Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa keputusan tak menurunkannya sebagai starter bukan berarti hubungan keduanya terganggu.
Source: www.cnnindonesia.com






