Kegagalan Inggris melangkah ke final Piala Dunia 2026 bukan hanya menyisakan kekecewaan bagi Thomas Tuchel dan para pemainnya. Hasil itu juga menjaga satu tradisi panjang sepak bola dunia tetap utuh, yakni belum pernah ada pelatih asing yang mengantar tim nasional menjadi juara Piala Dunia.
Inggris tersingkir di semifinal setelah kalah 1-2 dari Argentina dalam laga dramatis pada Kamis (16/7/2026). Mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55, sebelum Argentina membalikkan keadaan melalui Enzo Fernandez dan Lautaro Martínez.
Tradisi yang belum berubah sejak 1930
Sejak Piala Dunia pertama pada 1930, semua negara juara selalu ditangani pelatih yang berasal dari negara mereka sendiri. Pola itu bertahan lewat Uruguay bersama Alberto Suppici, Brasil bersama Vicente Feola dan Mario Zagallo, Italia bersama Vittorio Pozzo dan Marcello Lippi, Jerman bersama Sepp Herberger hingga Joachim Low, serta Argentina bersama César Luis Menotti, Carlos Bilardo, dan Lionel Scaloni.
Kekalahan Inggris membuat mimpi Thomas Tuchel untuk menjadi pelatih asing pertama yang membawa negara lain juara Piala Dunia harus tertunda. Sampai saat ini, catatan itu masih belum berhasil ditembus di level turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
| Negara Juara | Pelatih Lokal yang Disebut | Keterangan |
|---|---|---|
| Uruguay | Alberto Suppici | Juara Piala Dunia dengan pelatih dari negara sendiri |
| Brasil | Vicente Feola, Mario Zagallo | Masuk daftar juara yang dipimpin pelatih lokal |
| Italia | Vittorio Pozzo, Marcello Lippi | Tradisi pelatih senegara tetap terjaga |
| Jerman | Sepp Herberger, Joachim Low | Contoh berlanjutnya pola pelatih lokal |
| Argentina | César Luis Menotti, Carlos Bilardo, Lionel Scaloni | Masih dipimpin pelatih lokal dalam persaingan gelar |
Final tetap di tangan pelatih lokal
Piala Dunia 2026 masih menyisakan final Spanyol melawan Argentina. Kedua tim sama-sama datang dengan pelatih lokal, yaitu Luis de la Fuente untuk Spanyol dan Scaloni untuk Argentina.
Situasi itu membuat rekor unik tersebut tetap hidup apa pun hasil akhirnya. Jika Spanyol juara, tradisi akan berlanjut bersama De la Fuente, sedangkan kemenangan Argentina akan memperpanjang daftar sukses Scaloni sebagai pelatih lokal yang membawa negaranya menjadi kampiun dunia.
Fenomena ini menonjol karena berbeda dengan sepak bola level klub, tempat pelatih asing kerap menjadi faktor penting dalam keberhasilan tim. Di level tim nasional, pemahaman budaya sepak bola, karakter pemain, sejarah, dan hubungan emosional dengan negara masih dianggap sangat menentukan.
Beberapa pelatih asing memang pernah membawa negara lain tampil mengesankan di Piala Dunia, tetapi belum ada yang berhasil menuntaskan langkah hingga juara. Di situlah kekalahan Inggris dari Argentina kembali menegaskan bahwa tradisi lama itu masih belum goyah.
Source: bola.bisnis.com






