Atletico Madrid menjadi klub dengan representasi terbesar pada final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina. Los Colchoneros mengirim sembilan pemain ke laga puncak, unggul atas seluruh klub lain yang memiliki wakil di dua finalis.
Jumlah itu menegaskan kekuatan Atletico di panggung internasional, sebab para pemainnya tersebar di kedua tim yang akan bertanding di MetLife Stadium. Dominasi tersebut juga melanjutkan tradisi klub ibu kota Spanyol itu sebagai penyumbang pemain terbanyak di final Piala Dunia putra dalam tiga edisi beruntun.
Sembilan Wakil Atletico di Dua Kubu
Argentina mendapat lima pemain dari Atletico Madrid, yaitu Julián Alvarez, Nahuel Molina, Juan Musso, Thiago Almada, dan Giuliano Simeone. Alvarez serta Molina diperkirakan kembali menjadi pilihan utama tim asuhan Lionel Scaloni pada pertandingan final.
Spanyol membawa empat pemain Atletico, yakni Marcos Llorente, Álex Baena, Marc Pubill, dan Alejandro Grimaldo. Grimaldo disebut sebagai pemain yang baru bergabung dengan Atletico Madrid, sementara Baena diprediksi tampil sejak awal laga.
Potensi duel antarrekan setim menjadi salah satu perhatian dalam final ini. Baena berpeluang berhadapan langsung dengan Molina, yang sama-sama membela Atletico tetapi kini berada di sisi berbeda dalam perebutan trofi dunia.
| Klub | Jumlah Pemain di Final | Tim yang Diwakili |
|---|---|---|
| Atletico Madrid | 9 | Argentina dan Spanyol |
| Barcelona | 8 | Spanyol |
| Arsenal | 3 | Spanyol |
| Tottenham Hotspur | 3 | Argentina dan Spanyol |
| Liverpool | 2 | Argentina dan Spanyol |
Barcelona Menopang Kekuatan Spanyol
Barcelona menempel Atletico dengan delapan pemain, dan seluruh wakilnya memperkuat Spanyol. Komposisi itu memperlihatkan besarnya pengaruh klub Catalunya tersebut terhadap skuad La Roja di final.
Lamine Yamal menjadi nama yang paling menonjol berkat kontribusinya sepanjang turnamen. Selain Yamal, skuad Spanyol juga dihuni Pau Cubarsi, Dani Olmo, Pedri, Gavi, Ferran Torres, Eric Garcia, dan Joan Garcia dari Barcelona.
Menurut data yang dimuat www.liputan6.com, banyak pilar Spanyol tumbuh dalam sistem permainan yang sama di level klub. Kondisi itu memberi Spanyol fondasi pemain yang telah saling mengenal sebelum berkumpul di tim nasional.
Andil Klub Premier League
Arsenal dan Tottenham Hotspur sama-sama menyumbang tiga pemain, meski komposisinya berbeda. Arsenal mengirim David Raya, Martín Zubimendi, dan Mikel Merino untuk Spanyol, sedangkan Tottenham diwakili Marcos Senesi dan Cristian Romero untuk Argentina serta Pedro Porro untuk Spanyol.
Mikel Merino menjadi salah satu wakil Arsenal yang menonjol setelah beberapa kali mencetak gol penting dari bangku cadangan sepanjang turnamen. Di kubu Tottenham, Romero dan Porro diperkirakan kembali tampil sejak menit awal.
Liverpool memiliki dua pemain di final, yaitu Alexis Mac Allister untuk Argentina dan Victor Muñoz untuk Spanyol. Marseille juga mengirim dua wakil Argentina, Geronimo Rulli dan Facundo Medina.
Athletic Club turut memiliki dua pemain di pihak Spanyol, yakni Unai Simon dan Nico Williams. Kehadiran para pemain dari sejumlah klub besar Eropa itu mempertegas bahwa final Spanyol kontra Argentina bukan hanya duel dua negara, tetapi juga pertemuan jaringan talenta dari klub-klub elite.
Source: www.liputan6.com






