Mencari mobil bekas dengan dana sekitar 50 jutaan dan irit bensin kini semakin mudah, terutama bagi pelajar dan mahasiswa. Pasar mobil bekas menawarkan beberapa pilihan yang ekonomis, nyaman, dan praktis untuk kebutuhan mobilitas di dalam kota.
Berikut ini empat rekomendasi mobil bekas yang cocok untuk pelajar dengan budget Rp50 jutaan dan hemat konsumsi bahan bakar.
1. Toyota Soluna
Toyota Soluna masuk kategori sedan yang bandel dan hemat perawatan. SUV ini dilengkapi mesin 1.5L 5A-FE 4-silinder dengan tenaga 94 hp dan torsi 124 Nm.
Konsumsi bahan bakarnya mencapai 12–14 km/l, sehingga sangat cocok untuk penggunaan harian mahasiswa. Harganya di pasar bekas berkisar Rp40–50 juta, tergantung kondisi dan tahun kendaraan.
2. Hyundai Atoz
Hyundai Atoz adalah city car mungil favorit pada era 2000-an, dengan harga bekas mulai dari Rp35 juta hingga Rp50 juta.
Mobil ini dibekali mesin 1.1L 4-silinder dengan tenaga 62 hp dan torsi 96 Nm, serta memiliki kapasitas tangki bensin 35 liter. Atoz menawarkan kemudahan parkir dan suspensi nyaman untuk jalan perkotaan.
3. Daihatsu Charade
Mobil dengan desain retro ini harganya lebih terjangkau, sekitar Rp20–40 juta di pasaran mobil bekas.
Charade sangat lincah dan ringan untuk digunakan di dalam kota. Mesinnya dikenal irit dan mudah dirawat, menjadikannya pilihan menarik bagi pelajar yang menginginkan mobil klasik dengan harga ramah di kantong.
4. Suzuki Karimun
Suzuki Karimun merupakan hatchback compact dengan dimensi ringkas dan kabin cukup lega.
Harga bekasnya mulai Rp44 jutaan untuk model keluaran 2013–2014. Mesin K10B DOHC mendukung torsi maksimum 90 Nm yang efisien dalam hal konsumsi bahan bakar, cocok untuk aktivitas mobil harian pelajar.
Memiliki mobil pribadi dengan dana Rp50 jutaan tidak berarti harus mengorbankan aspek kenyamanan dan efisiensi bahan bakar. Mobil-mobil tersebut menawarkan keseimbangan yang pas antara harga, kondisi, dan biaya perawatan.
Sebelum membeli, periksa kondisi mesin, interior, kaki-kaki, dan kelengkapan surat kendaraan secara menyeluruh. Langkah ini perlu agar kendaraan bekas yang dipilih benar-benar aman, nyaman, serta layak digunakan sebagai alat transportasi sehari-hari.
Dengan pilihan mobil bekas tersebut, pelajar dan mahasiswa dapat memiliki kendaraan pribadi tanpa harus mengeluarkan biaya besar dan tetap hemat bahan bakar. Pilihan-pilihan ini juga memberi ruang untuk mobilisasi aktif selama masa studi dengan kepraktisan yang optimal.
Baca selengkapnya di: www.suara.com