Pabrik Baru Daihatsu Karawang Tekan Emisi Karbon 20% dengan Teknologi Ramah Lingkungan

Pabrik Daihatsu Karawang Assembly Plant 2 (KAP 2) berhasil menekan emisi karbon hingga 20 persen melalui konsep produksi yang ramah lingkungan. Pabrik ini berlokasi di Kawasan Industri Surya Cipta, Karawang Timur, dan menjadi pabrik ke-6 Daihatsu di Indonesia dengan luas hampir 23 hektar. Investasi sekitar Rp 2,9 triliun digelontorkan untuk fasilitas ini, yang mampu memproduksi hingga 140.000 unit kendaraan per tahun.

KAP 2 mengusung konsep E-SSC (Evolution, Simple, Slim, Compact) yang menitikberatkan pada proses produksi modern, efisien, dan berkelanjutan. Konsep ini mendorong optimalisasi produksi serta pemanfaatan energi terbarukan, seperti panel surya, untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil sekaligus menekan emisi karbon. Pabrik ini juga dirancang tanpa dinding agar sirkulasi udara alami semakin maksimal serta konsumsi listrik bisa ditekan.

Tiga fasilitas utama di KAP 2 — bodi, pengecatan, dan perakitan — beroperasi terpadu menggunakan teknologi robotik canggih demi meningkatkan produktivitas dan menjaga kualitas produk. Proses pengecatan di pabrik ini juga diperbarui agar bebas polusi air, mendukung upaya menjaga lingkungan. Dalam hal ini, Daihatsu menyelaraskan fasilitas manufakturnya dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Selain efisiensi energi, Daihatsu memprioritaskan kenyamanan dan keselamatan tenaga kerja. Desain pabrik yang terbuka turut membuat lingkungan kerja lebih sehat dan aman. Pemanfaatan teknologi mutakhir menjadi kunci pengurangan emisi sekaligus peningkatan kapasitas produksi. Total kapasitas produksi Daihatsu Indonesia kini mencapai lebih dari 530.000 unit per tahun, menyuplai kebutuhan pasar domestik dan ekspor.

Dukungan dari ribuan pemasok lokal, termasuk pelaku UMKM, menjadikan proses produksi pabrik ini memiliki tingkat lokalisasi tinggi. Kombinasi teknologi industri dan kolaborasi ekonomi lokal ini menjadi wujud nyata Daihatsu dalam memperkuat industri otomotif nasional secara berkelanjutan. Langkah ini tidak hanya mengutamakan volume produksi, tetapi juga masa depan yang lebih hijau dan rendah emisi.

Sebagai pelengkap ekosistem kendaraan ramah lingkungan, Daihatsu memperkenalkan model Rocky e-Smart Hybrid dengan teknologi Real Series Hybrid. Mobil ini mengandalkan motor listrik untuk menggerakkan roda, sedangkan mesin bensin berperan sebagai generator untuk pengisian baterai. Teknologi ini turut mendukung upaya Daihatsu dalam menekan emisi gas rumah kaca secara berkesinambungan.

Dengan kehadiran pabrik KAP 2 dan pengembangan teknologi hybrid, Daihatsu menunjukkan komitmen kuat terhadap keberlanjutan industri otomotif Indonesia. Investasi besar dan inovasi teknologi dipadukan agar bisnis otomotif bisa tumbuh sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Strategi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pabrikan lain untuk mengadopsi praktek produksi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Exit mobile version