Valentino Rossi baru saja tiba di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk pertama kalinya. Kedatangannya ke lintasan yang kini menjadi salah satu venue MotoGP ini cukup mengejutkan karena tidak banyak mendapat perhatian sebelumnya.
Rossi mengunggah beberapa foto kegiatan pertamanya di Mandalika lewat akun media sosial resmi miliknya. Salah satu yang menarik perhatian adalah motor Yamaha R1 bernomor 46 yang kemungkinan akan ia gunakan bersama murid-murid dan peserta latihan VR46 Riders Academy. "Hari ini hujan di Mandalika," tulis Rossi singkat, memberikan gambaran suasana awal kedatangannya di sirkuit tersebut.
Kesempatan Berlatih dan Membina Pebalap Indonesia
Valentino Rossi berada di Mandalika bersama kru tim VR46 Racing Team, peserta dari VR46 Riders Academy, dan murid-muridnya. Mereka dijadwalkan akan mengadakan sesi latihan hingga Jumat mendatang. Ini menjadi momen yang dinanti-nantikan karena selama ini Rossi belum pernah mengunjungi sirkuit Mandalika secara langsung.
Tahun lalu, Rossi batal hadir di Mandalika karena kesibukan sebagai pembalap mobil. Namun keinginannya untuk menjajal lintasan yang memiliki pemandangan laut indah dan layout menantang sudah ia sampaikan dalam beberapa kesempatan sebelumnya. Dalam wawancara akhir tahun lalu bersama inJourney, Rossi memuji desain sirkuit Mandalika dan menyebutnya sebagai grand prix yang akan menyenangkan untuk disaksikan.
Pelatihan Profesional dan Pembinaan Jangka Panjang
Latihan kali ini lebih dari sekadar berlatih mengendarai motor. Sebanyak 10 pebalap asli Indonesia terpilih mengikuti program pembinaan dan pelatihan langsung dengan Rossi dan tim VR46. Mereka telah melalui seleksi ketat dan mendapatkan pendidikan dasar di kelas mesin 150-250cc.
Program pelatihan meliputi pembinaan teknik balap yang mencakup pemahaman mesin dan spesifikasi motor, penguatan mental untuk kompetisi, serta kesempatan berlatih langsung bersama pembalap alumni VR46 Riders Academy dan mekanik ahli. Selain aspek teknis, para peserta juga dibekali kemampuan non-teknis, seperti public speaking dan digital marketing, guna mendukung karier profesional mereka di industri motorsport.
Carlo Casabianca, CEO VR46 Riders Academy, menekankan pentingnya pendekatan terstruktur dan berorientasi jangka panjang dalam mengembangkan talenta Indonesia. Ia menyebut karakter pebalap dari setiap negara berbeda, sehingga program ini dirancang untuk menyesuaikan metode pembinaan secara spesifik bagi pebalap Indonesia, bukan sekadar mengejar hasil instan.
Daftar Pebalap Indonesia di VR46 Riders Academy Mandalika:
- Felix Putra Mulya
- M. Haikal Ramadhan
- Arai Agaska
- Fadhil Musyavi
- Abid Azhar Musyarafa
- M. Jallu Vesgio
- Kenzie Akbar
- M. Arkana Ardin Kurniawan
- Agam Pratama
- Ziven Rosul
Kehadiran Rossi dan pelatihannya yang bersifat komprehensif di Mandalika diharapkan menjadi batu loncatan bagi pebalap muda Indonesia untuk menembus kancah internasional.
Sirkuit Mandalika dan Potensi ke Depannya
Sirkuit Mandalika sendiri menjadi sorotan utama dalam kalender MotoGP karena termasuk trek baru dengan panorama alam yang menawan. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pebalap serta penggemar balap motor di seluruh dunia.
Rossi menegaskan bahwa layout sirkuit sangat baik dan pebalap pasti akan menyukainya. Pemandangan dekat laut menjadi nilai tambah tersendiri sehingga event balap di Mandalika diprediksi akan meraih antusiasme besar dari penonton.
Dengan latihan yang dipimpin Rossi dan pembinaan peserta lokal, Mandalika tidak hanya menjadi tempat balap kelas dunia, tapi juga menjadi pusat pengembangan bakat muda di Indonesia. Kehadiran The Doctor di sirkuit ini menjadi momentum penting untuk mengangkat prestasi balap motor tanah air ke level internasional.
Valentino Rossi di Mandalika sekarang bukan hanya sebagai legenda balap dunia yang hadir, tapi juga sosok pembina yang membawa pengalaman dan profesionalisme tinggi ke dalam pembinaan pebalap muda Indonesia. Ini menandai babak baru perkembangan motorsport di Tanah Air, khususnya di kancah MotoGP dan kegiatan akademinya.
