Geely Tancap Gas di RI, Penjualan Tembus 1.600 Unit Dalam Dua Bulan

Geely Auto Indonesia mencatat lonjakan penjualan yang menonjol di pasar otomotif nasional pada awal tahun ini. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, penjualan ritel merek asal Tiongkok itu tumbuh hampir dua kali lipat secara bulanan sepanjang Januari hingga Februari.

Secara kumulatif, Geely sudah membukukan lebih dari 1.600 unit penjualan ritel sampai Februari. Capaian tersebut membuat Geely masuk ke dalam 15 besar merek otomotif di Indonesia berdasarkan penjualan dari dealer ke konsumen.

Dorongan dari dua model listrik

Kinerja Geely di Indonesia banyak ditopang oleh dua model utama, yakni EX5 dan EX2. EX5 menjadi tulang punggung penjualan di segmen C-SUV listrik, sementara EX2 memberi kontribusi besar di kelas kendaraan listrik kompak.

Berikut gambaran performa model yang disebut dalam data perusahaan:

  1. Geely EX5 mencatat pangsa pasar sekitar 26,5 persen di segmen C-SUV.
  2. Geely EX2 menempati posisi dua besar di segmen kendaraan listrik kompak dengan kontribusi hampir 20 persen.
  3. Geely EX5 membukukan penjualan hampir 500 unit sepanjang Januari hingga Februari.
  4. Geely EX2 menembus lebih dari 1.100 unit dalam waktu kurang dari dua bulan setelah peluncuran.

Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyebut tren itu sejalan dengan pertumbuhan pasar otomotif nasional. Ia mengatakan penjualan ritel Geely yang melampaui 1.600 unit menjadi sinyal positif bagi langkah ekspansi merek tersebut di Indonesia.

EX5 masih jadi andalan di segmen SUV listrik

Geely EX5 menarik perhatian karena berada di segmen yang sedang ramai diburu konsumen perkotaan. Model ini mengusung platform GEA, dengan klaim jarak tempuh hingga 495 km dalam sekali pengisian daya.

Fitur pengisian cepat juga menjadi nilai jual penting. Baterai EX5 dapat diisi dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 20 menit, sebuah keunggulan yang relevan bagi pengguna mobil listrik yang membutuhkan efisiensi waktu.

Di sisi keselamatan, EX5 dibekali ADAS Level 2 dengan 13 fitur keselamatan aktif dan enam airbag. Untuk kenyamanan, mobil ini menawarkan kursi dengan ventilasi dan pijat, layar infotainment 15,4 inci, serta sistem audio 16 speaker.

Kabinnya juga dibuat praktis untuk penggunaan harian. Geely menyebut EX5 memiliki 33 kompartemen penyimpanan dan bagasi berkapasitas 461 liter, sehingga cocok untuk keluarga maupun pengguna aktif di perkotaan.

EX2 mulai mencuri perhatian pasar

Selain EX5, EX2 memberi sinyal kuat bahwa Geely punya ruang tumbuh di segmen EV kompak. Model ini memakai penggerak roda belakang atau RWD dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 395 km.

Bagian interior EX2 dirancang modern dengan layar 14,6 inci, ambient lighting 256 warna, dan pemanfaatan ruang kabin hingga 85 persen dari total area. Mobil ini juga punya front trunk 70 liter, yang menambah kepraktisan penyimpanan bagi pengguna sehari-hari.

Strategi perluasan jaringan diler

Kenaikan penjualan Geely tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada rencana ekspansi layanan. Perusahaan menargetkan penambahan jaringan hingga 80 diler sepanjang tahun ini.

Ekspansi itu tidak hanya berfokus di Pulau Jawa. Geely juga menyiapkan perluasan jejak bisnis ke Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi demi memperkuat akses konsumen terhadap penjualan dan layanan purnajual.

Perusahaan juga menyiapkan dua model bermesin pembakaran internal serta satu SUV berkapasitas tujuh penumpang untuk memperluas portofolio. Langkah ini menunjukkan Geely ingin membangun posisi yang lebih kuat di pasar otomotif Indonesia, baik di segmen kendaraan listrik maupun kendaraan konvensional.

Exit mobile version