
JAECOO Indonesia menghadirkan format acara yang menggabungkan musik, otomotif, dan gaya hidup dalam satu ruang lewat JAECOO LAND 2026. Gelaran ini berlangsung di One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 11–12 April 2026, dan dibuka untuk umum tanpa biaya masuk.
Festival ini menyasar masyarakat urban yang ingin menikmati akhir pekan dengan pengalaman berbeda. Pengunjung dapat datang mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB setiap hari, lalu bergerak dari area hiburan ke zona kendaraan tanpa perlu berpindah lokasi.
Empat pilar pengalaman di satu venue
JAECOO merancang konsep acara ini dengan empat pilar utama, yaitu Lifestyle, Adventure, Nature, dan Discovery. Pendekatan tersebut tidak hanya menampilkan produk kendaraan, tetapi juga membangun pengalaman yang lebih luas bagi pengunjung.
Konsep seperti ini ikut memperlihatkan perubahan cara merek otomotif berinteraksi dengan konsumen. Pameran kendaraan kini tidak lagi sekadar soal spesifikasi dan harga, tetapi juga soal kedekatan dengan komunitas, hiburan, dan gaya hidup harian.
Jim Ma menegaskan tujuan tersebut melalui pernyataannya, “Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menikmati akhir pekan dengan pengalaman yang berbeda bersama JAECOO.” Pernyataan itu menunjukkan bahwa JAECOO LAND 2026 dirancang sebagai ruang temu antara merek dan publik yang lebih santai.
Musik, komunitas, dan aktivitas keluarga
Program hiburan menjadi salah satu daya tarik utama dalam acara ini. Panggung utama diisi oleh RAN, Abraham Kevin, dan Grind Boys, sehingga pengunjung bisa menikmati sajian musik di tengah suasana festival yang ramai.
Di luar pertunjukan musik, penyelenggara juga menyiapkan lebih dari 20 tenant bazaar kreatif. Isi tenant mencakup kuliner, aksesori otomotif, koleksi diecast, hingga layanan ganti ban dari Giti, yang membuat acara ini relevan bagi penggemar mobil maupun pengunjung umum.
Agar pengalaman terasa lebih beragam, panitia menambahkan sesi wellness zumba bersama instruktur profesional. Ada juga talkshow inspiratif bersama Julian Johan serta area pet experience bagi pengunjung yang datang bersama hewan peliharaan.
Model yang dipamerkan
JAECOO tidak hanya membawa hiburan ke lokasi acara. Merek ini juga memamerkan jajaran model andalan yang sedang mereka dorong di pasar Indonesia.
Berikut model yang tampil di JAECOO LAND 2026:
- JAECOO J5 EV
- JAECOO J7 SHS-P
- JAECOO J8 SHS-P ARDIS
Pengunjung juga diberi kesempatan untuk test drive. Aktivitas ini penting karena memberi ruang bagi calon konsumen untuk merasakan langsung teknologi dan performa kendaraan sebelum mempertimbangkan pembelian.
Tren penjualan J5 EV ikut menguatkan momentum
Dari sisi bisnis, JAECOO datang ke acara ini dengan modal penjualan yang positif. Berdasarkan data GAIKINDO, retail J5 EV mencatat 1.942 unit pada Januari, lalu naik menjadi 2.926 unit pada Februari, dan berada di level 2.775 unit pada Maret.
Pergerakan itu menunjukkan permintaan yang stabil dan cukup kuat di awal periode penjualan. JAECOO bahkan menargetkan distribusi hingga 13.000 unit J5 EV kepada konsumen sampai akhir April 2026, yang menandakan optimisme terhadap pasar kendaraan listrik di Indonesia.
“Antusiasme terhadap J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif dan menjadi pendorong utama pertumbuhan kami di Indonesia,” kata Jim Ma. Data dan pernyataan tersebut menempatkan JAECOO LAND 2026 bukan hanya sebagai acara gaya hidup, tetapi juga sebagai panggung untuk memperkuat citra merek di tengah persaingan otomotif yang makin ketat.
Dengan format yang menggabungkan konser, bazaar, aktivitas keluarga, dan test drive, JAECOO LAND 2026 memperlihatkan strategi baru industri otomotif dalam mendekatkan produk ke konsumen melalui pengalaman langsung yang lebih mudah diakses. Acara terbuka ini juga menjadi contoh bagaimana merek mobil membangun relevansi di kota besar dengan menawarkan ruang yang menyatukan hiburan, eksplorasi kendaraan, dan gaya hidup dalam satu lokasi.
Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.liputan6.com








