Rp 19 Juta Beli Motor Listrik Ini, Sekali Cas Bisa Tembus 150 KM

Yadea kembali memperluas pasar motor listrik di Indonesia lewat model Osta yang dibanderol Rp 19 juta. Skuter listrik ini mencuri perhatian karena klaim jarak tempuh hingga 150 km dalam sekali pengisian daya.

Angka tersebut menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang mencari kendaraan harian berbiaya operasional rendah. Di saat yang sama, Yadea juga membekali Osta dengan sejumlah fitur pintar yang biasanya hanya hadir di kelas lebih tinggi.

Jarak tempuh jadi sorotan utama

Yadea menyebut Osta mampu menempuh jarak hingga 150 km saat melaju konstan di kecepatan 30 km/jam dengan baterai penuh. Klaim ini menempatkan Osta sebagai salah satu skuter listrik yang cukup agresif di segmen harga terjangkau.

Dalam penggunaan nyata, jarak tempuh kendaraan listrik biasanya dipengaruhi oleh banyak faktor. Gaya berkendara, beban penumpang, kondisi jalan, tekanan ban, serta pola akselerasi dapat membuat angka pemakaian berbeda dari klaim pabrikan.

Fitur pintar untuk mobilitas harian

Selain baterai, Yadea Osta membawa paket teknologi yang dirancang untuk mendukung aktivitas harian. Pengguna mendapat smart locking system, pelacakan GPS real-time, dan pembaruan perangkat lunak over the air atau OTA.

Fitur-fitur tersebut memperlihatkan arah pengembangan skuter listrik yang tidak hanya mengandalkan efisiensi, tetapi juga konektivitas. Bagi konsumen perkotaan, kemampuan memantau posisi kendaraan dan menjaga sistem tetap diperbarui menjadi nilai tambah yang relevan.

Fitur keselamatan dan bantuan berkendara

Di sisi fitur berkendara, Yadea Osta hadir dengan Traction Control System atau TCS, Hill Descent Control atau HDC, cruise control, push assist, T-Power, dan mode mundur. Kombinasi ini membuat Osta terlihat lebih lengkap dibanding banyak skuter listrik di kelasnya.

Berikut daftar fitur utama yang disorot pada model ini:

  1. Smart locking system
  2. GPS real-time tracking
  3. Pembaruan sistem OTA
  4. Traction Control System (TCS)
  5. Hill Descent Control (HDC)
  6. Cruise control
  7. Push assist
  8. T-Power
  9. Mode mundur

Kehadiran mode mundur dan push assist memang tidak selalu menjadi paket standar pada motor listrik entry-level. Dua fitur itu dapat membantu saat parkir atau saat motor perlu digeser di ruang sempit.

Basis teknologi cerdas

Yadea menyebut Osta memakai Platform Group Teknologi Cerdas sebagai basis sistem kendaraan. Platform ini menggabungkan dua sistem utama, yakni AIGO dan iControl.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa produsen tidak hanya mengejar tampilan atau angka jarak tempuh, tetapi juga integrasi sistem kendaraan. Dalam pasar motor listrik yang makin kompetitif, pengelolaan perangkat lunak dan konektivitas menjadi pembeda penting selain spesifikasi baterai.

Harga dan posisi di pasar

Dengan banderol Rp 19 juta, Yadea Osta masuk ke kategori yang cukup menarik bagi pembeli pertama motor listrik. Harga tersebut menempatkannya di segmen yang sensitif terhadap biaya, tetapi tetap menuntut fitur dan efisiensi yang memadai.

Pasar kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya minat terhadap transportasi yang praktis dan hemat energi. Model seperti Osta berpotensi menarik perhatian pengguna sambil menunggu adopsi infrastruktur pengisian daya yang semakin luas.

Di tengah persaingan skuter listrik yang semakin padat, Osta menawarkan kombinasi jarak tempuh panjang, fitur pintar, dan harga yang relatif terjangkau. Paket ini membuatnya layak diperhitungkan oleh konsumen yang mencari motor listrik harian dengan kemampuan jelajah lebih jauh dan teknologi yang lebih modern.

Berita Terkait

Back to top button