
Pasar skuter listrik di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara terus bergerak cepat, terutama pada segmen kendaraan harian yang menuntut efisiensi, jarak tempuh panjang, dan biaya operasional yang rendah. Yadea Velax H Plus hadir membawa klaim yang langsung menarik perhatian: jarak tempuh hingga 163 km dalam sekali pengisian daya.
Kombinasi tersebut membuat model ini diposisikan bukan sekadar sebagai motor listrik perkotaan, tetapi juga sebagai penantang langsung skuter matik bensin kelas menengah. Dengan desain sporty, fitur pintar, serta paket teknis yang cukup agresif, Velax H Plus mencoba menjawab keraguan utama konsumen soal motor listrik, yaitu daya tahan, kenyamanan, dan kepraktisan.
Desain Sporty dengan Fokus Ketahanan
Yadea merancang Velax H Plus dengan tampilan tajam dan futuristik yang menyasar pengguna urban. Di balik tampilan itu, motor ini memakai sasis baja karbon Q235 yang diklaim sudah melewati uji ketahanan sebanyak satu juta kali.
Faktor kenyamanan juga mendapat perhatian melalui jok sepanjang 712 mm dan kemampuan menahan beban hingga 150 kg. Untuk pemakaian malam hari, Yadea menyematkan lampu Full LED yang disebut mampu memberi visibilitas hingga 62 meter.
Motor 3.050 Watt dan Dua Mode Berkendara
Sektor penggerak menjadi salah satu nilai jual utama Velax H Plus. Motor listrik YADEA TTFAR berdaya 3.050 watt diklaim mampu membawa skuter ini melaju hingga 68 km/jam.
Tersedia dua mode berkendara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Berikut rinciannya:
- Mode TTFAR: dioptimalkan untuk efisiensi energi dan jarak tempuh lebih jauh.
- Mode SPORT: memberikan akselerasi lebih responsif untuk menghadapi lalu lintas padat.
Pilihan mode ini memberi fleksibilitas yang penting bagi pengguna harian. Di jalan perkotaan yang sering stop-and-go, karakter seperti ini bisa menjadi pembeda dibanding skuter listrik yang terlalu fokus pada efisiensi saja.
Baterai LFP Jadi Senjata Utama
Daya tarik paling besar dari Yadea Velax H Plus datang dari baterai LFP 72V 45Ah. Dengan konfigurasi ini, motor diklaim sanggup menjangkau 163 km dalam satu kali isi daya.
Proses pengisian disebut memerlukan waktu sekitar 6 hingga 8 jam. Untuk pengguna yang butuh motor harian tanpa sering mengisi daya, angka tersebut menjadi keunggulan besar karena bisa menekan kekhawatiran soal jarak tempuh.
Yadea juga menambahkan garansi baterai selama 3 tahun atau 30.000 km. Jika kapasitas baterai turun di bawah 80% selama masa garansi, unit akan diganti, sebuah kebijakan yang memberi sinyal kepercayaan terhadap kualitas produk.
Fitur Pintar untuk Mobilitas Modern
Sebagai motor listrik modern, Velax H Plus dibekali ekosistem digital yang cukup lengkap. Fitur Smart Key memungkinkan akses melalui aplikasi, Bluetooth, atau sensor pengenalan pemilik.
Dari sisi keamanan, tersedia sistem antimaling berbasis GPS tracking, peringatan gerakan, serta pembaruan sistem Over-the-Air atau OTA. Motor ini juga punya sertifikasi IPX7 pada mesin dan IPX6 pada bodi, yang berarti punya perlindungan terhadap air saat melewati hujan deras atau genangan.
Spesifikasi Penting Yadea Velax H Plus
Berikut beberapa data utama yang perlu diperhatikan:
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Daya motor | 3.050 watt |
| Kecepatan maksimum | 68 km/jam |
| Baterai | LFP 72V 45Ah |
| Jarak tempuh | Hingga 163 km |
| Waktu pengisian | 6–8 jam |
| Rem | Cakram depan dan belakang, CBS |
| Ban | Tubeless 14 inci |
| Ketahanan air | IPX7 mesin, IPX6 bodi |
Paket spesifikasi ini membuat Velax H Plus terlihat ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan harian dengan biaya operasional lebih efisien, namun tetap ingin performa dan fitur setara skuter modern.
Harga dan Posisi di Pasar
Yadea membanderol Velax H Plus sekitar 38,99 juta VND, yang disebut setara dengan kisaran harga skuter matik bensin kelas menengah. Strategi harga ini terlihat jelas: motor listrik ini tidak ingin bermain di segmen murah semata, melainkan menawarkan nilai lebih lewat jarak tempuh, teknologi, dan jaminan baterai.
Dengan pendekatan tersebut, Yadea Velax H Plus berpotensi menarik perhatian konsumen perkotaan yang mulai mempertimbangkan transisi ke kendaraan listrik tanpa ingin mengorbankan kepraktisan harian. Jarak tempuh 163 km, fitur keamanan berlapis, dan desain yang familier bagi pengguna skutik membuat model ini tampil sebagai salah satu opsi paling serius di pasar motor listrik saat ini.









