Daftar Mobil dan Motor Gatut Sunu Terkuak, Garasi Rp3,47 Miliar usai OTT KPK

Kabar mengenai Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo yang disebut terjaring operasi tangkap tangan atau OTT KPK pada Jumat malam, 10 April 2026, langsung memicu perhatian publik. Di tengah perkembangan kasus itu, daftar harta dan koleksi kendaraannya ikut menjadi sorotan karena nilainya mencapai miliaran rupiah.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN yang dilaporkan per 3 Maret 2026, total kekayaan Gatut Sunu Wibowo tercatat sebesar Rp20,33 miliar. Dari angka tersebut, aset transportasi dan mesin menyumbang Rp3,47 miliar, terdiri dari mobil penumpang, kendaraan niaga, hingga sepeda motor.

Sorotan pada isi garasi Gatut Sunu Wibowo

Data LHKPN menunjukkan koleksi kendaraan Gatut Sunu cukup beragam. Komposisinya tidak hanya berisi mobil mewah yang identik dengan pejabat, tetapi juga armada truk dan motor dengan nilai yang jauh lebih rendah.

Seluruh kendaraan dalam laporan itu tercatat berstatus “hasil sendiri”. Informasi ini penting karena LHKPN menjadi salah satu dokumen resmi yang kerap dijadikan rujukan publik saat menilai profil kekayaan penyelenggara negara.

Daftar mobil Gatut Sunu Wibowo

Bagian terbesar dari nilai kendaraan Gatut berasal dari mobil penumpang. Mayoritas berasal dari merek Toyota, mulai dari SUV premium hingga MPV yang populer di kalangan pejabat dan keluarga.

Berikut daftar mobil yang tercantum dalam LHKPN:

  1. Toyota Land Cruiser tahun 2013 senilai Rp1,3 miliar.
  2. Toyota Alphard tahun 2021 senilai Rp800 juta.
  3. Toyota Innova Zenix tahun 2024 senilai Rp600 juta.
  4. Toyota Innova tahun 2021 senilai Rp450 juta.
  5. Mitsubishi L300 tahun 2002 senilai Rp17,5 juta.

Toyota Land Cruiser menjadi kendaraan dengan nilai tertinggi dalam daftar tersebut. SUV ini dikenal sebagai mobil premium dengan citra tangguh dan kerap dikaitkan dengan pejabat, pengusaha, serta pengguna yang membutuhkan kendaraan berkelas dengan kemampuan lintas medan.

Toyota Alphard juga menonjol karena selama ini dikenal sebagai MPV premium dengan tingkat kenyamanan tinggi. Sementara itu, dua unit Toyota Innova menunjukkan pilihan kendaraan keluarga yang lebih fungsional, termasuk Innova Zenix yang merupakan generasi lebih baru.

Armada truk dalam laporan harta

Yang menarik, daftar kendaraan Gatut tidak hanya berisi mobil penumpang. Ia juga melaporkan sejumlah truk Mitsubishi dari berbagai tahun produksi, yang membuat komposisi aset transportasinya terlihat campuran antara kendaraan pribadi dan kendaraan niaga.

Rincian armada truk yang dilaporkan meliputi:

  1. Mitsubishi Truck tahun 2003 senilai Rp27,5 juta.
  2. Mitsubishi Truck tahun 2009 senilai Rp37,5 juta.
  3. Mitsubishi Truck tahun 2001 senilai Rp37,5 juta.
  4. Mitsubishi Truck tahun 2004 senilai Rp40 juta.
  5. Mitsubishi Truck tahun 2007 senilai Rp45 juta.
  6. Mitsubishi Truck tahun 2007 senilai Rp45 juta.
  7. Mitsubishi Truck tahun 2012 senilai Rp50 juta.

Jika dilihat dari tahun kendaraan dan nilai taksirannya, armada ini tergolong kendaraan kerja yang sudah berumur. Namun jumlah unitnya cukup banyak, sehingga tetap memberi kontribusi pada total aset transportasi yang dilaporkan.

Daftar motor yang tercatat

Selain mobil dan truk, Gatut juga memiliki beberapa sepeda motor dengan nilai relatif kecil. Mayoritas merupakan motor lawas yang nilai per unitnya berada di bawah Rp5 juta.

Berikut daftar motor dalam LHKPN:

  1. Honda SPM Solo tahun 2006.
  2. Honda SPM Solo tahun 2007.
  3. Honda SPM Solo tahun 2008.
  4. Honda SPM Solo tahun 2012.
  5. Honda SPM Solo tahun 2015.
  6. Yamaha SPM Solo tahun 2005.

Nilai lima unit motor Honda itu berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp4,5 juta per unit. Sementara satu unit Yamaha keluaran 2005 ditaksir senilai Rp2,25 juta.

Nilai kendaraan dibanding total kekayaan

Dalam konteks total kekayaan Rp20,33 miliar, porsi kendaraan Gatut Sunu mencapai sekitar Rp3,47 miliar. Artinya, aset transportasi dan mesin menjadi salah satu komponen penting dalam keseluruhan profil hartanya, meski masih berada di bawah total akumulasi aset lain yang dilaporkan dalam LHKPN.

Perhatian publik terhadap daftar kendaraan ini makin besar setelah kabar OTT KPK mencuat. Hingga proses hukum berkembang lebih lanjut, data LHKPN tetap menjadi rujukan utama yang bisa dibaca publik untuk melihat susunan kekayaan Gatut Sunu Wibowo secara resmi, termasuk isi garasi yang memadukan mobil mewah, kendaraan operasional, dan motor lawas.

Baca selengkapnya mengenai topik ini di: www.suara.com

Berita Terkait

Back to top button