Geely Pamer i-HEV 45 Km/L dan Arsitektur Off-Road NEV 1.000 Hp di Beijing Auto Show

Geely tampil menonjol di Beijing Auto Show dengan menempatkan teknologi elektrifikasi dan kecerdasan buatan sebagai pusat perhatian. Pabrikan asal Tiongkok itu memperkenalkan i-HEV Intelligent Hybrid Technology yang diklaim mampu mencapai konsumsi bahan bakar 2,2 liter per 100 km atau sekitar 45 km/liter.

Teknologi hybrid tersebut tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga tenaga dan kenyamanan berkendara. Geely memadukan mesin pembakaran internal berstandar global dengan sistem elektrifikasi mutakhir, lalu menghubungkannya dengan ekosistem Full-Domain AI 2.0 dan arsitektur elektronik GEEA 3.0.

Efisiensi tinggi lewat i-HEV

Salah satu sorotan utama datang dari Geely Emgrand i-HEV yang disebut meraih Guinness World Record sebagai mobil hybrid paling irit. Dalam pengujian nyata, model ini mencatat konsumsi 2,22 liter untuk 100 km dan menunjukkan efisiensi termal 48,41%.

Geely juga menonjolkan performa motor yang mencapai 230 kW. Angka ini memberi akselerasi yang responsif dan menghadirkan sensasi berkendara elektrik yang lebih kuat, sementara mode listrik murni dapat dipakai hingga kecepatan 66 km/jam.

Selain efisiensi dan performa, aspek ketahanan ikut dipromosikan sebagai nilai penting. Baterai hybrid berpendingin cair itu membawa standar keselamatan global terbaru dan sistem proteksi Aegis, sedangkan durabilitasnya telah diuji selama 15 ribu jam yang setara dengan 4,8 juta km.

Keandalan sistem juga didukung data operasional NordThor yang telah menempuh hampir 25,4 miliar km pada jutaan kendaraan. Angka tersebut dipakai Geely untuk menunjukkan bahwa teknologinya sudah terbukti stabil di berbagai kondisi pasar.

Konsep desain baru untuk era elektrifikasi

Geely tidak hanya memamerkan teknologi penggerak, tetapi juga arah desain masa depan melalui Galaxy Light Concept generasi kedua. Konsep ini mengusung filosofi Ripple Aesthetics yang telah dikembangkan lebih jauh dengan pendekatan “Chinese Design, Global Aesthetics”.

Dari sisi tampilan luar, mobil konsep ini mengandalkan Galaxy Starfall Grille di depan, siluet bodi mengalir, lampu Flying Eaves, dan lampu belakang Dawning Sun. Seluruh elemen tersebut dibangun untuk memberi kesan futuristis tanpa meninggalkan identitas visual Geely.

Bagian kabin menonjolkan suasana yang terinspirasi dari pagi hari di West Lake, Hangzhou. Geely mengombinasikan material kayu dan elemen modern, lalu menambahkan Oxygen Cabin, sistem suhu multi-zone, dan pencahayaan adaptif untuk mendukung kenyamanan pengguna.

Arsitektur off-road NEV dengan tenaga 1.000 hp

Pameran di Beijing juga menjadi panggung bagi arsitektur off-road NEV pertama di dunia dari Geely. Platform ini dikembangkan dari pengalaman industri selama empat dekade dan diposisikan sebagai standar baru untuk kendaraan listrik berkarakter petualang.

Secara teknis, sistem ini memakai satu motor P3 di depan serta dua motor in-wheel P4 di belakang. Kombinasi itu menghasilkan tenaga 1.000 hp dan kemampuan melesat 0-100 km/jam dalam 4 detik.

Geely menyebut platform ini membawa fitur distribusi torsi cerdas dan pemulihan kendaraan otomatis lewat satu sentuhan. Dengan demikian, kendaraan diharapkan tetap tangguh di medan ekstrem namun tetap nyaman saat dipakai di jalan perkotaan.

Ekspansi model dan dorongan penjualan

Pameran ini juga datang saat Geely mencatat kinerja bisnis yang kuat. Geely Auto Group berhasil memuncaki daftar merek otomotif Tiongkok dengan penjualan 709.358 unit selama kuartal pertama 2026.

Di lini lainnya, brand Geely Galaxy mencatat pencapaian besar setelah menjual lebih dari 2 juta unit dalam 37 bulan. Dalam waktu dekat, Geely juga menyiapkan Galaxy M7, mobil hybrid yang diklaim mampu menempuh total jarak 1.730 km berkat platform GEA Evo.

Geely turut memperkenalkan Galaxy M9 Black Gold Intelligent Radiance Edition dan membuka pre-order untuk Galaxy Xingyao 7. Perusahaan juga berencana meluncurkan hingga lima mobil hybrid cerdas baru lain sambil memperluas penerapan i-HEV ke lebih banyak model.

Source: carvaganza.com

Berita Terkait

Back to top button