
Audi tengah menarik kembali ribuan SUV listrik e-tron setelah menemukan masalah pada komponen pedal rem yang bisa terlepas dari sistem pengereman. Dalam kondisi tertentu, pengemudi bisa menekan pedal rem tetapi mobil tidak merespons seperti seharusnya.
Penarikan ini mencakup 18.853 unit kendaraan dan menjadi salah satu kasus yang paling serius karena menyangkut fungsi dasar keselamatan. Audi menyebut masalah berasal dari sekrup yang mungkin tidak dikencangkan dengan benar saat proses produksi.
Model yang terdampak
Kampanye recall ini mencakup Audi e-tron model 2019-2024 dan Audi e-tron Sportback model 2020-2024. Kedua model tersebut masuk dalam daftar kendaraan yang diperiksa karena hubungan antara batang input pedal rem dan batang aktuator brake booster dinilai berisiko gagal.
Masalah inti muncul saat sekrup pengikat di sambungan itu kendur atau bahkan lepas sepenuhnya. Jika itu terjadi, pedal rem bisa kehilangan koneksi mekanisnya dan tekanan dari pengemudi tidak lagi diteruskan ke sistem pengereman.
Gejala yang bisa muncul lebih dulu
Audi menyebut ada beberapa tanda peringatan yang mungkin dirasakan pemilik sebelum kegagalan total terjadi. Salah satunya adalah suara tidak biasa saat pedal rem dilepas, yang bisa menandakan sambungan mulai bermasalah.
Tanda lain adalah pedal rem yang tidak kembali ke posisi normal setelah diinjak. Jika gejala itu muncul, kondisi tersebut bisa menjadi sinyal bahwa komponen penghubung mulai melemah dan perlu segera diperiksa.
Apa yang terjadi jika pedal benar-benar lepas
Dalam skenario terburuk, pedal rem dapat terpisah dari sistem pengereman. Jika itu terjadi, pengemudi mungkin harus mengandalkan rem parkir elektronik untuk menghentikan kendaraan.
Situasi ini membuat recall Audi jauh lebih mengkhawatirkan dibanding penarikan kendaraan yang hanya berkaitan dengan perangkat lunak atau lampu peringatan. Pada kasus ini, masalahnya menyentuh komponen fisik yang langsung memengaruhi kemampuan kendaraan untuk berhenti.
Riwayat penarikan sebelumnya
Audi ternyata sudah pernah mengeluarkan recall serupa pada Agustus 2024. Penarikan awal itu mencakup sekitar 1.453 kendaraan, tetapi kemudian ditemukan ada unit tambahan yang juga terdampak.
Temuan kendaraan tambahan itulah yang membuat cakupan penarikan menjadi jauh lebih besar. Artinya, kampanye terbaru ini bukan masalah baru, melainkan perluasan dari penarikan sebelumnya setelah analisis lanjutan menemukan risiko yang belum terdata penuh.
Langkah perbaikan yang disiapkan
Menurut dokumen penarikan yang diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration, perbaikannya tergolong sederhana. Dealer akan memeriksa sekrup yang bermasalah lalu mengencangkannya kembali dengan torsi yang sesuai jika diperlukan.
Jika ada komponen rem yang sudah rusak, dealer juga akan menggantinya. Meski perbaikannya tampak tidak rumit, Audi menegaskan bahwa persoalan ini tetap serius karena menyangkut koneksi langsung antara pedal dan sistem pengereman.
Audi menyatakan sejauh ini belum mengetahui adanya kecelakaan, cedera, atau fatalitas yang terkait dengan cacat tersebut. Namun, risiko pedal rem terlepas dari sistem pengereman tetap menjadi perhatian utama karena menyentuh aspek keselamatan paling mendasar dalam kendaraan.
Penarikan ini kembali menyoroti bahwa masalah kecil di jalur produksi, seperti satu sekrup yang tidak terpasang dengan benar, bisa berujung pada risiko besar ketika komponen yang terlibat adalah rem. Bagi pemilik e-tron yang termasuk dalam daftar terdampak, pemeriksaan dan perbaikan menjadi langkah penting sebelum kendaraan kembali digunakan secara normal.









