Kembaran Yamaha Grand Filano Ini Bikin Melongo, Bodi Belakang Bengkak tapi Harga Cuma Rp14 Jutaan

Author: Qoo Media

Yamaha menghadirkan Fascino 125 Hybrid 2026 di India sebagai skutik retro yang langsung mencuri perhatian. Motor ini disebut sebagai kembaran Yamaha Grand Filano, tetapi tampil dengan buritan besar yang membuat siluetnya terlihat tidak biasa.

Daya tariknya bukan hanya pada bentuk bodi belakang yang melebar bak “bengkak”, melainkan juga pada kombinasi fitur dan harga. Di saat tampilannya unik, skutik ini justru membawa panel instrumen lebih modern dan dibanderol jauh lebih murah.

Secara umum, bahasa desain Fascino masih dekat dengan Grand Filano yang dikenal di Indonesia. Lampu utama ditempatkan di setang kemudi, sementara lampu sein menyatu rapi pada bagian tebeng depan.

Perbedaan paling menonjol terlihat saat motor dilihat dari samping dan belakang. Buritan Fascino membulat lebar, dipadukan lampu rem yang lancip, namun ditopang roda belakang berukuran 10 inci.

Proporsi ini membuat tampangnya terasa kontras. Bagian belakang terlihat besar, sedangkan kaki-kakinya justru cenderung mungil dibandingkan skutik serupa.

Jika disandingkan dengan Grand Filano, kontras itu makin jelas. Grand Filano memakai pelek 12 inci dengan tampilan lebih berisi, sehingga Fascino memunculkan kesan seperti versi yang bodinya membengkak di area belakang.

Desain unik, tetapi ada kompromi

Bentuk belakang yang besar memberi karakter kuat pada Fascino. Namun dari sisi kepraktisan harian, ada detail yang membuatnya tertinggal dari Grand Filano.

Lubang pengisian bahan bakar Fascino masih ditempatkan di bawah jok. Tata letak ini dinilai kalah praktis dibandingkan Grand Filano yang sudah memakai posisi tangki depan.

Perbedaan pendekatan ini menunjukkan Yamaha menyesuaikan selera dan kebutuhan pasar yang berbeda. Wajar jika hasil akhirnya melahirkan skutik yang tetap serumpun, tetapi punya karakter visual dan fungsi yang tidak sepenuhnya sama.

Panel meter jadi nilai jual utama

Di luar desain, Fascino justru menonjol pada sektor yang selama ini sangat diperhatikan konsumen skutik modern. Yamaha membekali model ini dengan fitur spidometer yang lebih mewah dibandingkan saudaranya di Indonesia.

Grand Filano di pasar Indonesia menggunakan kombinasi panel LCD dan TFT berukuran mini. Sementara itu, varian tertinggi Fascino sudah memakai panel meter full TFT berwarna.

Layar tersebut tidak hanya tampil lebih modern secara visual. Panel ini juga sudah mendukung konektivitas langsung ke ponsel pintar pengendara.

Kehadiran layar full TFT membuat aura retro pada Fascino terasa lebih futuristik. Ini menjadi salah satu nilai pembeda paling kuat, apalagi fitur seperti ini biasanya identik dengan motor yang harganya lebih tinggi.

Mesin serupa, bobot lebih ringan

Pada sektor mesin, Fascino dan Grand Filano berbagi basis teknologi yang sangat dekat. Keduanya sama-sama menggunakan mesin Blue Core 125 cc SOHC berpendingin udara dengan dukungan Hybrid Power Assist.

Output tenaganya juga nyaris setara. Fascino menghasilkan 8,2 PS, sedangkan Grand Filano berada di angka 8,3 PS.

Selisih tenaga itu sangat tipis. Namun Fascino punya keuntungan dari sisi bobot, karena beratnya hanya 99 kilogram.

Bobot yang lebih ringan memberi potensi kelincahan lebih baik saat dipakai harian. Karakter ini cocok dengan format skutik perkotaan yang mengutamakan kemudahan bermanuver.

Harga jadi kejutan terbesar

Bagian paling mengejutkan dari Fascino justru datang dari banderolnya. Di India, Yamaha memasarkan Fascino tipe termurah mulai Rs 76.500 atau sekitar Rp14 jutaan.

Harga tersebut membuat posisi Fascino sangat menarik. Sebab, skutik dengan gaya retro, teknologi hybrid, dan tampilan instrumentasi modern ini justru berada jauh di bawah harga Grand Filano di Indonesia.

Bahkan varian S yang sudah memakai layar TFT disebut belum menyentuh angka Rp18 juta. Selisihnya terasa mencolok jika dibandingkan Grand Filano di Tanah Air yang menembus Rp27 jutaan.

Perbedaan harga itu disebut wajar karena dipengaruhi skema pajak dan biaya produksi lokal di India. Meski begitu, kombinasi harga miring dan fitur lebih kaya tetap membuat Fascino sulit diabaikan.

Bagi penggemar skutik retro, Fascino menghadirkan paket yang unik. Desain buritan besar, panel meter full TFT, mesin 125 cc hybrid, dan banderol mulai Rp14 jutaan menjadikannya salah satu rilisan Yamaha yang paling mencuri sorotan di kelasnya.

Source: www.suara.com
Terbaru