Usia Baterai Motor Listrik Ternyata Ditentukan Jumlah Charging, Bisa Cuma 3 Tahun

Author: Qoo Media

Usia pakai baterai motor listrik tidak bisa dilihat hanya dari hitungan tahun. Faktor yang paling menentukan justru jumlah siklus pengisian atau charging yang dijalani baterai selama pemakaian.

Penjelasan ini penting bagi pengguna motor listrik yang sering bertanya kapan baterai harus diganti. Sebab, umur baterai bisa berbeda meski motor dipakai dalam periode waktu yang mirip.

Awan Setiawan, Manager E-Motor Division PT Terang Dunia Nusantara (United Bike), menyebut usia pakai baterai secara waktu umumnya berkisar 3 sampai 5 tahun. Namun, angka itu hanya gambaran kasar dan bukan patokan tunggal.

Menurut dia, banyak parameter yang memengaruhi ketahanan baterai motor listrik. Salah satu faktor utama adalah pola pemakaian, terutama seberapa sering baterai diisi ulang.

Awan menjelaskan bahwa setiap baterai memiliki spesifikasi siklus pengisian. Spesifikasi ini menunjukkan berapa kali baterai dapat melalui proses charge dalam masa pakainya.

Dengan kata lain, baterai yang lebih sering diisi ulang akan lebih cepat mendekati batas siklusnya. Karena itu, dua pengguna dengan motor yang sama bisa mendapatkan usia baterai yang berbeda.

Ia mencontohkan baterai pada motor listrik United T1800. Model itu menggunakan baterai dengan spesifikasi 900 cycle atau 900 siklus pengisian.

Jika pengguna melakukan satu kali siklus pengisian dalam sehari, maka usia baterai secara hitungan siklus bisa bertahan sekitar 900 hari. Dalam praktik sederhana, angka itu setara kurang lebih tiga tahun pemakaian.

Hitungan tersebut membantu menjelaskan mengapa usia baterai sering dinyatakan dalam rentang, bukan angka pasti. Semakin intens frekuensi charging, semakin cepat pula baterai mendekati batas pemakaian idealnya.

Sebaliknya, jika pemakaian lebih ringan dan siklus pengisian tidak terlalu sering, usia baterai bisa lebih panjang. Inilah alasan rentang 3 sampai 5 tahun masih bergantung pada kebiasaan pengguna.

Yang perlu dipahami pengguna

Istilah cycle bukan sekadar berapa lama baterai dipakai, melainkan jumlah putaran pengisian yang sudah dijalani. Karena itu, perhatian pengguna sebaiknya tidak hanya tertuju pada umur kalender baterai.

Pola penggunaan harian menjadi faktor yang sangat berpengaruh. Motor yang dipakai intens untuk mobilitas rutin tentu berpotensi lebih sering di-charge dibanding motor yang digunakan sesekali.

Bagi konsumen, informasi ini juga penting saat menilai biaya kepemilikan motor listrik dalam jangka menengah. Baterai merupakan komponen vital, sehingga cara pakai akan ikut menentukan daya tahannya.

Awan juga menekankan bahwa perkiraan usia pakai tidak bisa digeneralisasi untuk semua kondisi. Spesifikasi tiap baterai dan kebiasaan penggunanya tetap menjadi penentu utama.

Bukan hanya soal lama waktu

Masih banyak pengguna yang menilai kesehatan baterai hanya dari usia kendaraan. Padahal, baterai yang berumur tiga tahun belum tentu berada pada kondisi yang sama jika pola charging antar pengguna berbeda.

Pada motor listrik dengan penggunaan harian tinggi, jumlah siklus bisa cepat terkumpul. Di sisi lain, kendaraan yang lebih jarang dipakai mungkin belum mencapai batas siklus meski usianya sudah bertambah.

Ada pula kebiasaan perawatan yang ikut diperhatikan. Pada keterangan yang menyertai penggunaan baterai, pengisian sekitar 10 sampai 15 menit disebut berguna untuk menjaga sel tetap aktif apabila motor tidak dipakai lebih dari empat hari.

Informasi itu menunjukkan bahwa penyimpanan dan frekuensi penggunaan tetap berhubungan dengan kondisi baterai. Artinya, pengguna tidak cukup hanya memperhatikan kapan harus mengisi penuh, tetapi juga bagaimana menjaga baterai tetap aktif saat motor jarang digunakan.

Bagi calon pembeli motor listrik, pemahaman soal cycle dapat membantu membaca spesifikasi dengan lebih tepat. Angka kapasitas dan jarak tempuh memang penting, tetapi jumlah siklus pengisian juga layak menjadi perhatian.

Contoh pada United T1800 memperlihatkan bahwa angka 900 cycle bisa dipakai sebagai acuan awal untuk menghitung ketahanan baterai. Meski begitu, hasil akhirnya tetap bergantung pada intensitas charge selama masa pemakaian.

Karena itu, usia baterai motor listrik pada dasarnya merupakan gabungan antara spesifikasi teknis dan kebiasaan pengguna. Semakin sering charging dilakukan, semakin cepat pula baterai mendekati batas siklus yang telah ditentukan pabrikan.

Terbaru