Tesla Recall 218 Ribu Mobil, Kamera Mundur Bisa Kosong Saat Baru Dimasukkan Gigi R

Author: Qoo Media

Tesla kembali menjadi sorotan setelah menarik kembali lebih dari 200 ribu kendaraan di Amerika Serikat. Kali ini, masalahnya bukan pada komponen mekanis, melainkan gangguan kamera mundur yang dapat membuat layar tidak menampilkan gambar saat mobil diposisikan mundur.

Recall tersebut mencakup 218.868 kendaraan dan menyangkut sejumlah model populer, yaitu Model 3, Model Y, Model S, dan Model X produksi tahun 2017 hingga 2023. Gangguan ini berasal dari perangkat lunak kamera belakang yang dalam beberapa kasus gagal menampilkan visual secara normal.

Layar bisa kosong saat mobil baru dinyalakan

Menurut dokumen keselamatan, masalah dapat muncul ketika kendaraan baru dinyalakan lalu langsung dipindahkan ke mode mundur. Dalam kondisi itu, tampilan kamera belakang bisa kosong hingga sekitar 11 detik.

Durasi tersebut dinilai penting karena kamera mundur menjadi salah satu alat bantu utama saat pengemudi parkir atau keluar dari area sempit. Jika gambar tidak muncul tepat waktu, visibilitas pengemudi turun pada momen yang justru membutuhkan akurasi tinggi.

Risiko keselamatan jadi perhatian utama

Tesla menyebut gangguan ini berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan karena pengemudi kehilangan pandangan ke area belakang kendaraan. Selain itu, kondisi tersebut juga dianggap tidak memenuhi standar keselamatan federal di Amerika Serikat.

Meski demikian, perusahaan menegaskan sejauh ini belum ada laporan kecelakaan maupun korban cedera yang secara langsung berkaitan dengan persoalan itu. Tesla juga menyatakan telah menerima sejumlah klaim garansi dan laporan pengguna dari lapangan.

Perbaikan dilakukan tanpa ke bengkel

Berbeda dari recall konvensional, pemilik kendaraan tidak perlu datang ke bengkel resmi untuk menyelesaikan masalah ini. Tesla melakukan perbaikan melalui pembaruan perangkat lunak jarak jauh atau over-the-air, sehingga prosesnya bisa dikirim langsung ke mobil terdampak.

Tesla juga menyebut lebih dari 99,9 persen kendaraan yang terdampak sudah menerima pembaruan tersebut. Dengan kata lain, perusahaan menilai masalah pada dasarnya telah diselesaikan melalui langkah software update itu.

Dampak recall Tesla di pasar AS

Recall ini menunjukkan bagaimana masalah perangkat lunak kini bisa berdampak besar pada produsen mobil listrik. Pada kasus Tesla, gangguan kecil pada sistem kamera belakang saja cukup untuk memicu penarikan ratusan ribu kendaraan karena menyangkut fungsi keselamatan dasar.

Kondisi tersebut juga menegaskan perubahan besar dalam industri otomotif, di mana perbaikan tidak selalu berarti pergantian komponen fisik. Dalam banyak kasus, solusi bisa datang lewat pembaruan digital yang dikirim langsung ke kendaraan pengguna.

Source: voi.id
Terbaru