
Mercedes-AMG memilih cara yang sangat mencolok untuk memperkenalkan electric GT 4-Door Coupé terbaru. Peluncurannya berubah menjadi pertunjukan rock lengkap dengan ban berasap, piroteknik, bintang tamu papan atas, dan penampilan Blink-182.
Langkah itu langsung menegaskan tantangan besar di balik mobil listrik baru: emosi. Bagi Mercedes-AMG, yang identitasnya lekat dengan sensasi berkendara dan karakter performa, pendekatan seperti ini terasa sejalan dengan citra merek.
Acara digelar di Sixth Street Bridge, Los Angeles, yang diubah menjadi semacam Autobahn dadakan. Sekitar 600 tamu duduk di grandstand untuk menyaksikan mobil-mobil itu melintas di atas jembatan.
Para undangan masuk dengan melewati deretan AMG klasik. Di antara tamu yang hadir ada Jacob Elordi, Kimi Antonelli, serta sejumlah nama yang dikenal di dunia otomotif dan hiburan.
Saat tiga GT 4-Door Coupé melaju keluar dengan ban berasap dan melintas menuju matahari terbenam, perhatian penonton tidak hanya tertuju pada visualnya. Mereka juga mendengar langsung suara khas mobil baru itu saat dipacu di atas jembatan.
Mercedes-AMG membekali mobil ini dengan mode AMGFORCE Sport+. Dalam mode tersebut, mobil memutar rekaman mesin V-8 pembakaran internal AMG yang menyesuaikan diri secara real time dengan situasi berkendara.
Hasilnya, suara yang muncul tidak statis. Pengemudi bisa mendengar dengung saat idle, putaran mesin yang naik, hingga raungan di garis redline.
Setelah mobil kembali ke area grandstand, George Russell dan Brad Pitt muncul ke panggung. Pitt ditetapkan sebagai duta kampanye GT 4-Door Coupé, sementara Russell berbicara soal pengalaman berkendara mobil baru itu bersama bos Mercedes-AMG Michael Schiebe.
Schiebe menilai mobil ini memberi kesan yang membuat pengemudi bertanya, “what’s my age again?” Kalimat itu menjadi jembatan menuju kejutan lain di acara tersebut, yaitu penampilan Blink-182.
Mark Hoppus, Tom DeLonge, dan Travis Barker kemudian naik ke panggung dan membuka set dengan lagu yang sudah lebih dulu diisyaratkan. Pertunjukan itu berlangsung selama sembilan lagu dan sekitar 30 menit.
Set mereka juga memuat sejumlah lagu populer lain seperti “Feeling This,” “I Miss You,” “The Rock Show,” dan “Dammit.” Meski acaranya digelar oleh merek otomotif, Blink-182 tetap membawa gaya khas mereka, termasuk lelucon vulgar dan cerita cabul yang membuat suasana tetap liar.
Untuk Mercedes-AMG, acara ini terlihat seperti usaha menanamkan karakter emosional pada sebuah mobil listrik performa tinggi. Dengan memadukan selebritas, pembalap Formula 1, dan band punk rock, merek itu tampaknya ingin menunjukkan bahwa mobil listrik juga bisa dibuat seru, keras, dan penuh tontonan.









