
PT Pindad menyatakan siap menyiapkan mobil kepresidenan khusus yang diminta Presiden Prabowo Subianto untuk menyapa masyarakat. Kendaraan itu diminta memakai desain berkaca transparan agar presiden tetap terlihat saat berdiri dan melambaikan tangan kepada warga.
Respons Pindad ini menarik perhatian karena permintaan itu datang langsung dari Presiden di tengah pengalamannya berinteraksi dekat dengan warga saat kunjungan. Prabowo menilai kehadiran presiden tidak seharusnya tertutup di dalam kendaraan ketika rakyat sudah menunggu di pinggir jalan.
Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa memastikan perusahaan telah menerima permintaan tersebut. Ia mengatakan Pindad akan terus menyiapkan kendaraan itu sesuai arahan Presiden.
Sigit juga menegaskan bahwa permintaan pembuatan mobil khusus berbahan kaca memang datang langsung dari Prabowo. Namun, ia belum mengungkap spesifikasi teknis kendaraan maupun kapan mobil itu akan diperkenalkan.
“Tunggu tanggal mainnya nanti,” kata Sigit seperti dikutip Antara. Pernyataan itu menandakan proyek masih dalam tahap penyiapan dan belum masuk ke ranah publik secara rinci.
Permintaan muncul dari pengalaman di lapangan
Gagasan mobil khusus itu disampaikan Prabowo saat peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk. Dalam pidatonya, ia menyoroti antusiasme warga yang rela keluar ke jalan dan menunggu berjam-jam untuk menyambut presiden.
Prabowo menyebut situasi itu membuatnya merasa tidak tepat bila hanya berada di dalam kendaraan. Ia memilih berdiri dan menyapa warga karena menganggap sambutan rakyat perlu dibalas secara langsung.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga bercerita tentang pengalamannya menyalami warga dalam sejumlah kunjungan. Ia menyampaikan dengan nada ringan bahwa tangannya sampai perlu diberi minyak khusus setelah beberapa kali kunjungan karena kuatnya genggaman warga, terutama saat bertemu masyarakat di Jawa Timur.
Dari pengalaman tersebut, ia lalu meminta Pindad memikirkan mobil khusus untuk presiden. Konsep yang diinginkan adalah kendaraan dengan kaca, memiliki kursi, namun tetap memungkinkan publik melihat dirinya berdiri di dalam mobil.
Permintaan itu menunjukkan bahwa desain kendaraan kepresidenan yang diinginkan tidak hanya menitikberatkan pada fungsi transportasi. Ada unsur visibilitas dan kedekatan simbolik dengan masyarakat yang ingin diakomodasi dalam rancangan baru itu.
Pindad sudah lebih dulu memasok kendaraan presiden
Saat ini Prabowo menggunakan mobil kepresidenan buatan PT Pindad, yakni MV3 Garuda Limousine. Model tersebut merupakan varian pengembangan terbaru dari seri MV3 dan dirancang mengikuti arahan langsung Presiden.
Kehadiran MV3 Garuda Limousine sebelumnya sudah menegaskan posisi Pindad sebagai penyedia kendaraan kepresidenan nasional. Karena itu, respons cepat perusahaan atas permintaan desain baru dinilai sejalan dengan peran yang sudah mereka jalankan.
Secara ukuran, MV3 Garuda Limousine memiliki panjang 5,05 meter, lebar 2,06 meter, dan tinggi 1,87 meter. Bobot kendaraan ini mencapai 2,95 ton, tetapi tetap dirancang agar nyaman digunakan kepala negara.
Dari sisi dapur pacu, kendaraan ini menggunakan mesin bertenaga 199 dk. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi otomatis delapan percepatan.
Kecepatan tertingginya diklaim mencapai 100 km/jam. Angka itu memang bukan untuk mengejar performa tinggi, melainkan dinilai cukup untuk menunjang kebutuhan perjalanan presiden.
Fokus keamanan tetap jadi kunci
Aspek keamanan menjadi salah satu karakter utama kendaraan kepresidenan buatan Pindad. Bodi MV3 Garuda Limousine memakai composite armor yang disebut mampu menahan tembakan amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO dan 5,56 x 45 mm M193.
Perlindungan juga hadir pada bagian kaca yang menggunakan standar antipeluru level B5/B6. Selain itu, mobil ini memakai ban 21 inci jenis Run Flat Tyre agar kendaraan tetap bisa melaju meski mengalami kebocoran.
Detail tersebut memberi gambaran bahwa setiap pengembangan kendaraan presiden tidak dapat dilepaskan dari standar keselamatan tinggi. Karena itu, desain transparan yang kini diminta Prabowo kemungkinan akan tetap berhadapan dengan kebutuhan proteksi yang ketat, meski Pindad belum membeberkan spesifikasi lanjutannya.
Untuk saat ini, Pindad hanya memastikan penyiapan kendaraan khusus itu memang sedang berjalan. Publik masih harus menunggu bentuk final dan waktu kemunculannya, setelah permintaan Presiden untuk mobil yang lebih terbuka kepada rakyat itu mulai diproses.
Source: oto.detik.com








