Penjualan NEV China Diprediksi Tembus 950 Ribu Unit, Mesin Konvensional Makin Tertinggal

China Passenger Car Association atau CPCA memperkirakan penjualan ritel kendaraan energi baru atau NEV di China mencapai 950.000 unit pada Mei. Proyeksi itu menandai kenaikan 12,0% dibanding bulan sebelumnya dan memperlihatkan bahwa pasar NEV masih tumbuh di tengah pemulihan yang berjalan pelan.

Sorotan utama lain ada pada tingkat penetrasi NEV yang diperkirakan menyentuh sekitar 62,5%. Angka ini akan melampaui rekor sebelumnya 61,4% yang tercatat pada April, sekaligus menegaskan pergeseran permintaan yang semakin kuat ke kendaraan listrik dan plug-in hybrid.

Sinyal pemulihan yang masih terbatas

CPCA menilai kenaikan tersebut masih sejalan dengan pola musiman normal. Asosiasi itu menyebut kondisi ini sebagai sinyal awal yang cukup positif untuk pemulihan ringan di pasar otomotif yang lebih luas.

Berdasarkan perkiraan awal, penjualan ritel mobil penumpang secara keseluruhan di China pada Mei akan mencapai 1,52 juta unit. Angka itu naik 9,9% dari April, namun masih menunjukkan bahwa pemulihan belum berlangsung merata di seluruh segmen.

Survei terbaru CPCA juga menunjukkan sejumlah produsen besar, yang mencakup lebih dari 70% total penjualan mobil penumpang, menaikkan target ritel bulanan mereka sekitar 10% dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan target ini memberi gambaran bahwa pelaku industri melihat permintaan mulai membaik, meski belum pulih sepenuhnya.

Permintaan NEV ditopang peluncuran baru

CPCA menyebut aktivitas peluncuran model baru dan pengiriman unit yang mulai berjalan turut menopang pasar NEV pada Mei. Model-model baru yang diluncurkan di sekitar Beijing Auto Show mulai masuk ke tahap penyerahan kepada konsumen.

Selama Golden Week Hari Buruh, pabrikan juga aktif menawarkan insentif peluncuran dan kampanye promosi. Langkah itu membantu meningkatkan antusiasme pasar, terutama pada segmen kendaraan listrik yang kini menjadi motor utama pertumbuhan.

Namun, efek tersebut tidak berlangsung merata sepanjang bulan. Setelah subsidi waktu terbatas pascalibur berakhir, traffic showroom turun secara alami dan pasar bergerak dengan pola yang lebih berat di awal bulan.

Pasar mobil konvensional tertinggal

Di sisi lain, CPCA mencatat bahwa traffic showroom dan pesanan untuk kendaraan bermesin bensin atau ICE turun tajam setelah libur. Kondisi ini memperlebar jurang kinerja antara pasar tradisional dan NEV.

Divergensi itu menjadi salah satu tema utama dalam pasar otomotif China saat ini. Saat penjualan NEV bergerak naik karena produksi model baru dan percepatan pengiriman, pasar ICE justru menghadapi tekanan karena konsumen lebih berhati-hati dalam membelanjakan dana besar.

CPCA menilai konsumen masih sangat waspada terhadap pembelian bernilai besar, dan sentimen menunggu masih belum mereda. Karena itu, pasar mobil secara keseluruhan masih berada dalam jalur pemulihan yang lemah.

Pergerakan mingguan menunjukkan pola yang tidak stabil

Data mingguan CPCA memperlihatkan ritme pasar yang berubah-ubah sepanjang Mei. Pada pekan pertama, rata-rata penjualan ritel harian untuk produsen besar berada di 31.000 unit, naik 25,8% dari periode yang sama pada April, tetapi turun 25,7% dibanding setahun sebelumnya.

Pada pekan kedua, angka itu melonjak menjadi 51.000 unit per hari, naik 42,6% dari periode yang sama pada April. Lonjakan ini terutama didorong oleh dorongan pengiriman setelah libur Hari Buruh, meski masih turun 17,0% secara tahunan.

Memasuki pekan ketiga, pasar kembali melemah saat pesanan dari libur May Day mulai terpenuhi. Penjualan ritel harian turun ke 39.000 unit, naik tipis 7,1% dari periode yang sama pada April, tetapi masih turun 25,8% secara tahunan.

CPCA memperkirakan pekan keempat akan mencatat rata-rata 43.000 unit per hari, turun 12,1% dari periode yang sama pada April dan 27,9% lebih rendah secara tahunan. Untuk pekan kelima, estimasinya berada di 77.000 unit per hari, turun 5,1% dari periode yang sama pada April dan 15,9% secara tahunan.

Rangkaian data itu menunjukkan pasar otomotif China masih bergerak dalam fase pemulihan yang rapuh. Di tengah kondisi tersebut, NEV tetap menjadi segmen yang paling kuat, dengan penetrasi yang makin tinggi dan dukungan dari peluncuran model baru serta percepatan pengiriman.

Source: cnevpost.com
Terkait