Chery Q Terancam Tak Bisa Murah, Rivalnya Sudah Tembus Rp 199 Juta

Author: Qoo Media

Chery Q langsung masuk ke arena yang makin padat saat segmen hatchback listrik di Indonesia mulai ramai. Pertanyaannya kini bukan hanya soal kapan mobil ini meluncur, tetapi juga apakah harganya masih sanggup menembus di bawah Rp 200 juta.

Isu harga menjadi penting karena beberapa rival sudah lebih dulu bermain di level yang agresif. Geely EX2 sudah dijual di Indonesia sejak November lalu dengan banderol Rp 240-260 jutaan, sementara BYD Atto 1 baru saja hadir dengan harga paling murah Rp 199 juta.

Tekanan Harga dari Rival

Keberadaan Atto 1 membuat ruang gerak Chery Q semakin sempit. Mobil mungil itu disebut sebagai salah satu mobil listrik termurah di Indonesia, tetapi tetap menawarkan fitur lengkap dan desain yang menarik.

Atto 1 juga punya modal pasar yang kuat. Model tersebut disebut menjadi mobil listrik terlaris tahun lalu dengan penjualan lebih dari 22 ribu unit dan mencetak rekor baru di pasarnya.

Situasi ini membuat Chery harus berhitung lebih hati-hati saat menyiapkan harga Q. Harga model itu diperkirakan akan diumumkan sekitar kuartal ketiga tahun ini, dengan kemungkinan besar diperkenalkan di GIIAS 2026.

Ukuran Lebih Besar, Ruang Lebih Lega

Dari sisi dimensi, Chery Q punya tubuh yang sedikit lebih besar dibanding Geely EX2. Q tercatat berukuran 2.700 mm x 4.195 mm x 1.811 mm x 1.569 mm, sedangkan EX2 berada di angka 2.650 mm x 4.135 mm x 1.805 mm x 1.570 mm.

Dimensi itu memberi efek langsung ke kabin. Chery Q disebut memiliki ruang kaki belakang 977 mm dan kapasitas bagasi 1.450 liter, sehingga posisinya tidak sekadar mengandalkan harga untuk bersaing.

Mobil ini juga dibekali 38 kompartemen penyimpanan. Jumlah itu menjadikannya salah satu model dengan ruang simpan terbanyak di kelasnya.

Jarak Tempuh dan Pengisian Daya

Di sektor baterai, Chery Q menawarkan jarak tempuh yang cukup kompetitif. Angkanya mencapai 400 km menurut pengukuran NEDC, atau 420 km berdasarkan CLTC.

Klaim itu sedikit lebih jauh dibanding Geely EX2 yang disebut punya jarak tempuh 410 km. Selain itu, baterai Chery Q bisa diisi dari 30 hingga 80 persen hanya dalam 16,5 menit lewat fast charging.

Interior yang Bisa Dikustom

Salah satu pembeda utama Chery Q ada di kabinnya. Interior model ini bisa dikustom sesuai selera lewat built-in holder dari pabrik.

Dengan titik jangkar di sejumlah sudut kabin, pemilik bisa memasang aksesori resmi tanpa perlu mengelem, mengebor, atau memakai suction cup. Pendekatan ini membuat kabin lebih fleksibel, meski pemasangan aksesori tetap perlu dilakukan hati-hati agar tidak mengganggu estetika dasbor.

Harga di Bawah Rp 200 Juta Masih Sulit

Melihat modal ukuran, fitur, dan fleksibilitas kabin, target harga di bawah Rp 200 juta tampak cukup berat. Chery Q diperkirakan lebih realistis jika diposisikan di bawah Rp 250 juta agar tetap kompetitif di pasar hatchback listrik.

Banderol seperti itu masih dianggap sejalan dengan kisaran harga standar hatchback listrik di Indonesia. Dengan EX2 yang sudah lebih dulu masuk dan Atto 1 yang menekan pasar dari bawah, penentuan harga Chery Q akan jadi penentu utama daya tariknya saat resmi hadir nanti.

Peluang Produksi Lokal

Persaingan Chery Q dan EX2 juga menarik karena keduanya sama-sama memakai baterai dari Gotion. Jika EX2 sudah dirakit lokal, Chery juga dinilai punya peluang melakukan perakitan di dalam negeri agar harga Q bisa lebih terjangkau.

Peluang produksi lokal itu disebut sudah terbuka sejak awal, melihat langkah Chery pada model E5 dan J6. Karena itu, pasar akan menunggu apakah Q benar-benar hadir sebagai hatchback listrik yang agresif di harga, atau justru bermain di level yang lebih aman.

Source: ridertua.com
Terbaru