
Motor listrik Omo X ramai diperbincangkan karena hadir di kisaran harga preorder Rp35 jutaan hingga Rp40 jutaan, tetapi membawa fitur yang biasanya identik dengan kendaraan berteknologi lebih mahal. Sorotan terbesarnya datang dari sistem kunci digital yang terhubung langsung ke ponsel.
Di tengah persaingan motor listrik yang makin ketat, Omo X tampil dengan pendekatan “smart motorcycle” yang menonjolkan konektivitas dan pembaruan software. Motor ini dijadwalkan mulai didistribusikan pada pertengahan Juni 2026.
Kunci digital jadi pembeda
Salah satu fitur paling mencolok pada Omo X adalah smart key digital yang bisa diakses lewat aplikasi di smartphone. Pengguna dapat menyalakan motor dari aplikasi, membagikan akses kunci ke pengguna lain, dan mematikan kendaraan dari jarak jauh.
Fitur digital itu juga mencakup pencarian kendaraan dan navigasi. Posisi motor bisa dilacak lewat aplikasi, mirip konsep “find my device” pada ponsel pintar.
Pendekatan ini diperkuat dengan kemampuan pembaruan software tanpa harus mengganti kendaraan ke generasi baru. Reviewer otomotif Dandi Malik menyebut Omo X sebagai smart motorcycle karena software-nya dapat terus diperbarui.
Bagi pengguna, konsep tersebut memberi nilai tambah yang jarang ditemui di motor listrik sekelasnya. Fitur baru bisa hadir melalui update aplikasi, bukan lewat pembelian unit baru.
Kokpit digital dan mode berkendara
Omo X juga dibekali layar smart cockpit berukuran 10,25 inci. Panel ini menampilkan navigasi, konsumsi daya, temperatur baterai, hingga riding mode yang dapat diakses lewat joystick di setang.
Tersedia empat mode berkendara, yaitu Sport, Comfort, Wet, dan Assist Mode. Pada mode Sport, motor ini menghadirkan efek suara tambahan serta tampilan G-Force dan lean angle di panel instrumen.
Pengalaman berkendara juga dibuat lebih premium lewat speaker Bluetooth bawaan. Fitur ini memungkinkan pengendara mendengarkan musik selama perjalanan.
Kombinasi layar besar, konektivitas aplikasi, dan speaker bawaan membuat Omo X tampil berbeda dari banyak motor listrik lain di kelas harga Rp30 jutaan. Tak heran jika motor ini cepat menarik perhatian pecinta otomotif setelah kemunculannya.
Suspensi yang tak biasa di kelasnya
Di luar fitur digital, Omo X juga menyita perhatian lewat sektor kaki-kaki. Motor ini memakai suspensi depan double wishbone, teknologi yang umumnya digunakan pada mobil premium.
Suspensi tersebut diklaim membantu menjaga stabilitas saat melintasi jalan bergelombang atau paving block. Reviewer juga menyebut getaran yang dihasilkan terasa lebih minim dibanding motor konvensional dengan suspensi teleskopik biasa.
Bagian belakangnya menggunakan single sided swing arm untuk membantu kestabilan. Kombinasi ini memperkuat kesan futuristik yang dibawa Omo X, bukan hanya dari desain tetapi juga dari konstruksi.
Performa dan fitur keselamatan
Secara spesifikasi, Omo X memiliki tenaga puncak 13 kW dan torsi 320 Nm. Kecepatan puncaknya diklaim mencapai 113 km/jam, yang disebut setara motor bensin 250 cc.
Untuk pengereman, Omo X memakai rem cakram depan 260 mm dengan kaliper empat piston dan rem belakang 240 mm dua piston. Sistem ABS dan traction control system atau TCS juga sudah tersedia untuk meningkatkan keamanan berkendara.
Motor ini turut dilengkapi hill assist dan auto hold. Fitur tersebut membantu kendaraan tetap stabil di tanjakan maupun turunan tanpa pengendara harus terus menekan rem.
Dandi Malik dalam ulasannya juga menyoroti performa pengereman motor ini. Ia menyebut pengeremannya terasa sangat pakem meski tenaganya besar.
Baterai, jarak tempuh, dan garansi
Omo X hadir dengan dua opsi baterai, yaitu 5,4 kWh dan 7,6 kWh untuk versi long range. Dalam penggunaan normal, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 160 km dalam sekali pengisian daya.
Versi long range disebut dapat mencapai 210 km hingga 260 km saat digunakan dengan kecepatan rata-rata 30 km/jam. Klaim ini menempatkan Omo X sebagai salah satu motor listrik dengan jarak tempuh panjang di kelasnya.
Desain aerodinamisnya juga diklaim membantu efisiensi jarak tempuh hingga 15 km dibanding motor lain dengan kapasitas baterai serupa. Nilai tambah lain datang dari garansi baterai selama tujuh tahun dan garansi kendaraan selama enam tahun.
Dengan paket fitur digital, suspensi yang tidak lazim, serta klaim performa dan jarak tempuh yang tinggi, Omo X masuk sebagai salah satu motor listrik paling inovatif yang hadir di Indonesia pada 2026. Di rentang harga preorder Rp35 jutaan hingga Rp40 jutaan, posisinya dinilai kompetitif, apalagi bila disejajarkan dengan motor 250 cc konvensional yang rata-rata dibanderol di atas Rp60 juta.









