Penjualan mobil listrik baru di Kanada melonjak tajam setelah program subsidi EV yang direstorasi kembali aktif, tetapi efek cepat itu juga memunculkan masalah kas di tingkat dealer. Sejak Februari, pembeli mobil baru sudah mengklaim lebih dari $122 juta, sementara banyak diler masih menunggu penggantian dana dari pemerintah.
Lonjakan itu terlihat jelas di pasar pada Maret, ketika penjualan naik lebih dari 80 persen dibanding Februari. Bagi pembeli, insentif ini kembali membuka akses ke kendaraan listrik yang sebelumnya sempat kehilangan momentum setelah program lama berakhir.
Program bernama Electric Vehicle Affordability Program (EVAP) dihidupkan lagi pada 16 Februari. Skemanya memungkinkan dealer langsung menerapkan potongan yang berlaku, lalu meminta penggantian dari pemerintah setelahnya.
Hingga 29 Mei, database program mencatat 24.389 klaim dengan total subsidi $122 juta. Pemerintah telah mengalokasikan $2,275 miliar untuk lima tahun ke depan, sehingga ruang dukungan masih besar meski penyerapan awal sudah cepat.
Insentif hanya berlaku untuk kendaraan dengan harga $50.000 atau kurang. Nilainya dapat mencapai $5.000 untuk battery-electric dan fuel-cell electric vehicles, serta $2.500 untuk plug-in hybrid vehicles.
Kembalinya insentif ini menjadi pembalikan yang berarti bagi pasar Kanada. Negara itu menjalankan program rebate serupa antara 2019 dan 2025, dan kebijakan tersebut mendorong lebih banyak warga membeli kendaraan yang lebih efisien bahan bakar.
Saat program lama dihentikan pada Januari 2025, pangsa EV dalam total penjualan mobil baru turun dari 18 persen menjadi 10 persen. Data itu menunjukkan betapa besar pengaruh insentif terhadap permintaan di pasar otomotif Kanada.
Masalahnya, dealer tidak bisa langsung mengajukan klaim penggantian untuk kendaraan yang dijual sejak 16 Februari. Sistem klaim baru dibuka pada 6 April, sehingga ada jeda waktu yang membuat banyak showroom lebih dulu menalangi dana subsidi.
Canadian Auto Dealers Association atau CADA mengatakan banyak dealer masih belum dibayar, bahkan sebagian menunggu lebih dari $200.000. Menurut CADA, keterlambatan ini mulai menekan arus kas karena dana tersebut sudah lebih dulu dikeluarkan atas nama pemerintah federal.
Juru bicara CADA, Huw Williams, mengatakan komitmen untuk membayar dealer tepat waktu belum terjadi pada masa awal program. Ia menegaskan bahwa tenggat penggantian dana memukul cash flow bisnis, karena uang itu “kami majukan atas nama pemerintah federal.”
Sebagian klaim juga dilaporkan ditolak karena kesalahan sederhana seperti salah ketik. Masalahnya, penolakan seperti itu tidak bisa diajukan banding atau ditinjau ulang, sehingga dealer harus ekstra hati-hati saat memasukkan data.
Transport Canada mengatakan sedang berupaya mempercepat proses pembayaran. Lembaga itu menyebut tidak ada penahanan atas penggantian dana dan klaim yang lengkap serta valid terus diproses, meski waktunya bisa berbeda tergantung kebutuhan verifikasi dan volume pengajuan.
