BMW M2 xDrive 2027, AWD Tambah Cengkeraman Tanpa Mengorbankan Sisi Nakal

BMW akhirnya membawa penggerak all-wheel drive ke M2, dan perubahan itu justru dirancang agar karakter mobil tetap terasa tajam. Untuk banyak penggemar, kehadiran 2027 BMW M2 xDrive menjawab satu kekurangan yang selama ini terasa janggal pada salah satu coupe performa paling disegani BMW.

Model terbaru M2 sebelumnya sudah dianggap sebagai mobil untuk pengemudi sejati. Mobil ini bahkan masuk finalis MotorTrend Car of the Year 2026, hanya dua tahun setelah meraih gelar MotorTrend Performance Vehicle of the Year 2024.

Traction lebih besar, tanpa mengorbankan rasa rear-drive

BMW menyebut M2 xDrive hadir untuk pelanggan yang menginginkan performa tinggi di segala musim. Agar kelincahan mobil tidak terganggu saat roda depan ikut menerima tenaga, sistem M xDrive memakai kopling multiplat yang dikontrol elektronik di transfer case untuk membagi tenaga antara gardan depan dan belakang.

Setelannya tetap rear-drive-biased. Dalam kondisi berkendara normal, seluruh tenaga dikirim ke roda belakang dulu, lalu tenaga ke roda depan mulai mengalir saat sistem mendeteksi cukup slip.

BMW juga menggabungkan Active M Differential, traction control khusus M, dan software Dynamic Stability Control. Kombinasi itu dipakai untuk menjaga respons M2 xDrive tetap sesuai masukan pengemudi, sambil menambah stabilitas dan traksi yang terasa jelas.

Masih bisa dibuat liar di lintasan

Bagi penggemar yang tetap mengejar nuansa penggerak roda belakang, BMW masih memberi ruang besar lewat M Setup menu. Di sana, M2 xDrive bisa dikonfigurasi ke mode rear-drive dengan stability control dimatikan, sehingga seluruh tenaga tetap mengalir ke belakang.

Mode itu memberi sensasi throttle-oversteer yang lebih hidup. Lewat menu yang sama, pengemudi juga bisa menyesuaikan banyak karakter dan atribut performa lain dari sistem M xDrive untuk memberi sentuhan personal lebih besar.

Performa naik, akselerasi makin cepat

M2 xDrive mengandalkan mesin 3.0-liter twin-turbo inline-six bertenaga 473 hp yang dipadukan dengan transmisi M Steptronic delapan percepatan. Kombinasi itu membuat mobil ini melesat ke 60 mph dalam 3,6 detik.

Catatan itu sekitar 0,3 detik lebih cepat dibanding versi penggerak roda belakang, berkat traksi awal yang lebih baik. Kecepatan puncak standarnya berada di 155 mph, lalu naik menjadi 177 mph jika memakai optional M Driver’s Package.

Perangkat sasis dan rem ikut disesuaikan

BMW membekali M2 xDrive dengan pelek 19×9,5 inci di depan dan 20×10,5 inci di belakang sebagai perlengkapan standar. Mobil ini juga bisa dipilih dengan ban khusus lintasan.

Untuk pengereman, BMW memakai kaliper depan enam piston dan kaliper belakang single-piston. Keduanya dipasangkan dengan M Compound pads dan rotors untuk membantu menahan tenaga mobil ini.

Masuk produksi pada Agustus 2026

BMW menjadwalkan M2 xDrive masuk produksi pada Agustus 2026. Mobil ini akan diimpor ke Amerika Serikat dari BMW San Luis Potosí di Meksiko, dengan harga awal $74,950.

Satu hal yang kemungkinan akan memecah pendapat para puris adalah transmisinya. BMW hanya menawarkan M2 xDrive dengan transmisi otomatis M Steptronic delapan percepatan, sehingga pembeli tidak bisa mendapatkan kombinasi manual dan AWD sekaligus.

Berita Terkait

Back to top button