Leapmotor B10 dijadwalkan meluncur di Indonesia pada Juli 2026 melalui ajang GIIAS 2026. SUV listrik ini langsung menarik perhatian karena membawa klaim jarak tempuh hingga 516 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar NEDC.
Kehadiran model ini penting karena pasar SUV listrik menengah di Indonesia makin ramai. Dengan desain modern, teknologi kabin yang lengkap, dan fitur keselamatan canggih, B10 diposisikan sebagai penantang baru yang patut diperhitungkan.
Leapmotor akan memulai langkah resminya di Indonesia melalui kerja sama dengan Indomobil. B10 juga disebut akan menjadi model pertama Leapmotor yang dipasarkan secara resmi kepada konsumen nasional.
Untuk pasar Indonesia, Leapmotor memastikan B10 akan hadir dalam satu varian. Pabrikan menyebut daya jelajahnya akan berada di atas 500 kilometer berdasarkan standar NEDC, meski rincian spesifikasi lokal belum diumumkan sepenuhnya.
Jarak tempuh jadi sorotan utama
Di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik, angka jelajah menjadi salah satu faktor yang paling banyak diperhatikan konsumen. Pada titik ini, Leapmotor B10 datang dengan bekal yang cukup kuat untuk menarik perhatian pasar.
Spesifikasi yang sudah beredar mengacu pada model yang telah dipasarkan di Malaysia. Di sana, Leapmotor B10 tersedia dalam dua varian, yaitu Life dan Design, dengan varian Design sebagai versi tertinggi yang membawa fitur lebih lengkap.
SUV listrik ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP berkapasitas 67,1 kWh. Paket baterai tersebut diklaim sanggup membawa mobil menempuh jarak hingga 516 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Tenaga B10 berasal dari motor listrik yang menghasilkan 218 hp dan torsi 240 Nm. Dengan bekal itu, akselerasi 0 hingga 100 km per jam diklaim dapat dicapai dalam waktu sekitar 8 detik.
Soal pengisian daya, Leapmotor juga menonjolkan kemampuan fast charging DC. Baterai disebut bisa terisi dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu 20 menit.
Masuk segmen SUV listrik C-Segment
Secara ukuran, Leapmotor B10 bermain di kelas SUV listrik C-Segment. Mobil ini memiliki panjang 4.515 mm, lebar 1.885 mm, tinggi 1.655 mm, dan wheelbase 2.735 mm.
Dimensi tersebut memberi gambaran kabin yang lapang untuk kebutuhan keluarga maupun mobilitas harian. Ground clearance 170 mm juga menjadi nilai tambah untuk menghadapi beragam kondisi jalan.
Ruang penumpang disebut memiliki panjang mencapai 2.390 mm. Angka ini memperkuat kesan bahwa B10 tidak hanya mengejar tampilan futuristis, tetapi juga kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Bagasi belakang menawarkan kapasitas 430 liter. Jika kursi belakang dilipat, daya angkutnya dapat diperluas hingga 1.700 liter.
Desain luar modern, kabin dibuat praktis
Dari sisi tampilan, Leapmotor B10 mengusung desain minimalis yang kini identik dengan banyak mobil listrik modern. Wajah depannya memakai lampu full LED dengan desain yang terpisah dari Daytime Running Light atau DRL.
Pabrikan juga memberi perhatian pada efisiensi aerodinamika. Hal itu terlihat dari handle pintu yang dibuat rata dengan bodi serta bentuk depan yang membulat.
Sentuhan visual lain hadir melalui pelek Star Sports 18 inci. Di bagian belakang, lampu LED Wing Star yang membentang menambah kesan modern dan tegas.
Masuk ke kabin, pusat perhatian langsung tertuju pada layar sentuh 14,6 inci di tengah dasbor. Layar ini menjadi pusat kontrol berbagai fungsi kendaraan.
Fitur kenyamanan lain juga cukup lengkap untuk kelasnya. Tersedia wireless charger 15 watt, ambient lighting, dan berbagai ruang penyimpanan di sejumlah titik kabin.
Pada varian tertinggi yang dipasarkan di Malaysia, jok menggunakan bahan tekstil silikon bersertifikasi OEKO-Tex Standard 100. Jok pengemudi mendapat pengaturan elektrik enam arah, sedangkan jok penumpang depan memiliki pengaturan elektrik empat arah.
Kedua jok depan juga sudah dilengkapi ventilasi. Fitur ini biasanya menjadi perhatian penting bagi konsumen di pasar beriklim tropis.
Fitur keselamatan lengkap dan ADAS Level 2
Salah satu nilai jual utama Leapmotor B10 ada pada sektor keselamatan. SUV ini dibekali tujuh airbag, 12 sensor presisi tinggi, dan 17 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS.
Sistem bantuan berkendara tersebut mendukung kemampuan semi-otonom Level 2. Daftar fiturnya mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Autonomous Emergency Brake, Blind Spot Detection, hingga Traffic Jam Assist.
Kombinasi fitur itu menunjukkan bahwa B10 tidak hanya mengandalkan jarak tempuh sebagai daya tarik utama. Leapmotor juga mencoba masuk ke pasar dengan paket teknologi yang lengkap sejak peluncuran awalnya di Indonesia.
Dengan debut yang dijadwalkan pada GIIAS 2026, B10 akan menjadi penanda awal langkah resmi Leapmotor di pasar nasional. Fokus publik kini tertuju pada spesifikasi final untuk Indonesia dan bagaimana SUV listrik ini akan diposisikan saat mulai ditawarkan kepada konsumen.
