SOIB Racer 400, Motor Retro Murah yang Masih Diburu karena Aura Inggris 70-an

SOIB Racer 400 kembali menarik perhatian karena menawarkan aura motor Inggris era 1970-an yang kini makin sulit ditemukan pada motor baru. Gaya klasiknya membuat model ini tetap diburu, terutama oleh penggemar motor retro dan builder custom yang mencari basis berbeda dari arus utama.

Daya tarik utamanya ada pada kombinasi desain sederhana dan karakter kuat. Motor ini dulu juga sempat menyandang status sebagai salah satu moge 400 cc paling terjangkau di Indonesia, sehingga namanya masih punya tempat tersendiri di pasar motor bekas.

Desain klasik yang terasa autentik

SOIB Racer 400 tampil tanpa banyak panel plastik, sehingga kesan klasiknya langsung terlihat. Lampu depan bulat, pencahayaan halogen, spakbor besi, dan panel instrumen analog model dual cluster mempertegas nuansa motor lawas.

Tangki bahan bakarnya berkapasitas 13 liter dengan bentuk teardrop yang menyatu dengan jok datar bergaya klasik. Velg jari-jari 19 inci di depan dan 18 inci di belakang juga memberi proporsi khas motor tracker dan classic sport.

Detail-detail itu membuat motor ini tidak sekadar terlihat retro, tetapi juga terasa dekat dengan karakter motor Inggris era 1970-an. Karena itu, SOIB Racer 400 kerap dilirik bukan hanya sebagai kendaraan, tetapi juga sebagai objek gaya hidup.

Mesin 397,2 cc dengan karakter torsi kuat

Di balik tampang klasiknya, SOIB Racer 400 memakai mesin satu silinder 397,2 cc, SOHC, 4 katup, dengan pendingin oli. Mesin ini menghasilkan tenaga 27 hp pada 7.000 rpm dan torsi 32 Nm pada 5.500 rpm.

Meski hanya satu silinder, desain kepala silindernya memiliki dua saluran pembuangan. Konfigurasi itu memungkinkan penggunaan knalpot ganda di sisi kanan dan kiri, sekaligus membuat tampilannya menyerupai motor bermesin dua silinder.

Karakter mesinnya cenderung mengutamakan torsi, bukan kecepatan puncak. Pada putaran bawah hingga menengah, tarikan terasa kuat dan mudah dikendalikan, terutama untuk pemakaian harian maupun perjalanan jarak menengah.

Bobotnya yang relatif ringan dibanding varian Adventure juga membantu akselerasi terasa lebih responsif. Namun, seperti motor satu silinder besar pada umumnya, getaran mulai terasa ketika putaran mesin melewati 5.000 rpm.

Nyaman dipakai harian dan touring santai

SOIB Racer 400 dirancang lebih condong ke kenyamanan berkendara daripada performa tinggi. Tinggi jok 790 mm membuatnya cukup ramah bagi pengendara dengan postur sekitar 165 cm.

Posisi setang yang relatif tinggi menciptakan ergonomi santai dan tegak. Karakter ini cocok untuk perjalanan panjang yang tidak menuntut posisi berkendara agresif.

Kecepatan jelajah ideal berada di kisaran 80 hingga 100 km/jam. Pada rentang itu, torsinya masih terasa membantu saat akselerasi dan menyalip tanpa harus sering menurunkan gigi.

Basis modifikasi yang mudah diolah

Popularitas SOIB Racer 400 juga datang dari potensinya sebagai motor custom. Desain bawaan yang sederhana membuatnya sering disebut sebagai kanvas kosong bagi para builder.

Rangka model cradle dengan subframe belakang yang relatif lurus memberi ruang besar untuk berbagai aliran modifikasi. Cafe Racer, misalnya, bisa dibentuk hanya dengan setang jepit dan buntut tawon.

Untuk Scrambler atau Tracker, ubahan yang dibutuhkan juga tidak terlalu rumit. Pemilik cukup mengganti ban menjadi dual purpose dan menyesuaikan posisi knalpot agar tampilannya lebih proporsional.

Pernah jadi 400 cc resmi paling murah

Saat diperkenalkan di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2015, SOIB Racer 400 dibanderol sekitar Rp65 jutaan. Harga itu membuatnya masuk daftar motor 400 cc resmi paling terjangkau di Indonesia pada masanya.

Posisi harganya saat itu jauh di bawah motor 400 cc asal Jepang maupun Eropa yang umumnya sudah menembus angka ratusan juta rupiah. Faktor itulah yang ikut membangun citra SOIB Racer 400 sebagai motor unik dengan akses kepemilikan yang relatif lebih ringan.

Kini, produksinya sudah tidak sebanyak dulu dan populasinya tergolong langka. Meski begitu, desain timeless, mesin berkarakter, dan potensi modifikasinya masih membuat SOIB Racer 400 tetap punya nilai di mata kolektor dan pecinta motor retro.

Berita Terkait

Back to top button