Pertamax Meroket, Isi Full Tank 7 Skutik Honda Kini dari Rp68 Ribu Sampai Rp131 Ribu

Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter membuat biaya isi bensin skutik harian ikut melonjak. Dampaknya paling terasa saat tangki harus diisi penuh, karena nominal yang dikeluarkan kini mulai dari kisaran Rp60 ribuan hingga menembus Rp130 ribuan.

Bagi pemilik skutik Honda, perubahan ini bukan sekadar angka di papan harga SPBU. Sejumlah model modern juga menuntut penggunaan BBM dengan oktan sesuai anjuran agar performa tetap terjaga dan komponen mesin tidak cepat bermasalah.

Biaya full tank paling murah kini Rp68.250

Pada kelompok skutik dengan tangki 4,2 liter, biaya isi penuh kini mencapai Rp68.250. Angka ini berlaku untuk Honda BeAT, BeAT Street, Scoopy, dan Genio.

Honda BeAT dan BeAT Street yang dikenal irit tetap tidak luput dari efek kenaikan harga BBM non-subsidi. Saat tangki 4,2 liternya diisi penuh dengan Pertamax, pemilik harus menyiapkan Rp68.250.

Honda Scoopy juga berada di angka yang sama karena kapasitas tangkinya identik, yakni 4,2 liter. Artinya, gaya berkendara harian dengan skutik bergaya retro ini kini menuntut biaya isi penuh yang sudah mendekati Rp70 ribu.

Hal serupa berlaku untuk Honda Genio. Skutik ini memakai tangki 4,2 liter dan mesin eSP 110 cc dengan rasio kompresi 10:1, sehingga penggunaan BBM sekelas Pertamax menjadi kebutuhan untuk menjaga tarikan tetap optimal.

Vario series masuk kisaran hampir Rp90 ribu

Naik ke kelas berikutnya, Honda Vario 125 dan Vario 160 sama-sama memiliki kapasitas tangki 5,5 liter. Dengan harga Pertamax Rp16.250 per liter, biaya full tank keduanya menjadi Rp89.375.

Untuk pengguna Honda Vario 125, angka ini menandai lonjakan pengeluaran rutin yang cukup terasa. Sekali isi penuh kini membutuhkan dana yang sudah mendekati Rp90 ribu.

Honda Vario 160 membawa konsekuensi yang sama dari sisi biaya isi tangki karena kapasitasnya setara dengan Vario 125. Namun dari sisi teknis, motor ini memakai mesin eSP+ 4-katup dengan rasio kompresi 12:1, sehingga bensin beroktan lebih tinggi menjadi keharusan.

Penggunaan BBM dengan oktan di bawah anjuran pada mesin berkompresi tinggi berisiko memicu penumpukan kerak karbon di ruang bakar. Karena itu, biaya hampir Rp90 ribu pada Vario 160 bukan hanya soal isi tangki, tetapi juga bagian dari perawatan performa mesin.

PCX 160 dan ADV 160 paling mahal

Biaya isi penuh tertinggi ada pada Honda PCX 160 dan Honda ADV 160. Keduanya memiliki kapasitas tangki 8,1 liter, sehingga sekali full tank membutuhkan Rp131.625.

Angka tersebut menempatkan PCX 160 dan ADV 160 sebagai dua skutik dalam daftar ini dengan beban pengeluaran bensin paling besar. Saat indikator mendekati kosong, pemilik harus menyiapkan dana di atas Rp130 ribu hanya untuk mengembalikan tangki ke kondisi penuh.

Honda PCX 160 selama ini dikenal sebagai skutik besar untuk kebutuhan mobilitas dan perjalanan yang lebih jauh. Dengan tangki besar, daya jelajah memang terbantu, tetapi biaya sekali isi kini jauh lebih tinggi dibanding model entry level.

Honda ADV 160 membawa karakter serupa karena berbagi basis mesin dan kapasitas tangki dengan PCX 160. Konsekuensinya, ongkos bahan bakar untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh juga berada di level yang sama.

Rincian biaya 7 skutik Honda saat Pertamax Rp16.250 per liter

ModelKapasitas tangkiBiaya full tank
Honda BeAT4,2 literRp68.250
Honda BeAT Street4,2 literRp68.250
Honda Scoopy4,2 literRp68.250
Honda Genio4,2 literRp68.250
Honda Vario 1255,5 literRp89.375
Honda Vario 1605,5 literRp89.375
Honda PCX 1608,1 literRp131.625
Honda ADV 1608,1 literRp131.625

Kenaikan harga Pertamax mulai berlaku per 10 Juni 2026. Sejak saat itu, pemilik skutik dengan mesin modern perlu menghitung ulang pengeluaran rutin, terutama pada model yang memakai kompresi tinggi dan tidak disarankan mengonsumsi BBM beroktan lebih rendah.

Memaksakan motor modern memakai BBM di bawah spesifikasi pabrikan memang bisa terlihat lebih hemat di awal. Namun dalam jangka panjang, risiko gangguan performa dan kerusakan komponen mesin justru bisa membuat biaya perawatan menjadi lebih besar.

Source: www.suara.com

Terkait