Toyota Rebut Le Mans Lagi usai 3 Tahun, Sean Gelael Finis Ketujuh

Toyota akhirnya merebut kembali kemenangan di Le Mans 24 Jam setelah tiga tahun beruntun Ferrari mendominasi balapan legendaris di La Sarthe. Kemenangan ini datang lewat mobil Toyota #7 yang dikemudikan Mike Conway, Kamui Kobayashi, dan Nyck de Vries.

Hasil ini juga menarik perhatian penggemar motorsport Indonesia karena Sean Gelael ikut tampil di kelas LMGT3. Pebalap Indonesia itu finis di posisi ketujuh bersama tim BMW M4 GT3 EVO #32.

Kemenangan Toyota terasa spesial karena tim pabrikan Jepang itu terakhir kali menjadi juara pada 2022. Setelah itu, Ferrari menguasai edisi 2023, 2024, dan 2025 sebelum akhirnya dominasi tersebut terputus.

Toyota menang lewat strategi yang terbukti efektif sepanjang balapan 24 jam. Mobil Toyota #7 bahkan memulai lomba dari posisi ke-14, sementara Toyota #8 start dari urutan ke-15 di kelas Hypercar.

Duel ketat hingga finis

Toyota #7 mengunci kemenangan dengan margin hanya 10,913 detik atas BMW #20. Selisih ini disebut sebagai finis terdekat dalam sejarah FIA World Endurance Championship.

BMW #20 yang dikendarai Frijns, René Rast, dan Sheldon van der Linde sempat memberi tekanan serius hingga fase akhir balapan. Namun, mereka akhirnya harus puas menempati posisi runner-up di belakang Toyota.

Pertarungan menuju kemenangan tidak berjalan mulus sejak awal untuk Toyota #7. Mobil saudara mereka, Toyota #8, justru sempat terlihat paling berpeluang menang setelah menunjukkan performa kuat di lintasan.

Toyota #8 yang dikendarai Brendon Hartley, Ryō Hirakawa, dan Sébastien Buemi sempat menyalip Cadillac #12 serta BMW #20. Laju itu menempatkan mereka dalam posisi utama untuk memburu kemenangan.

Momentum balapan berubah saat safety car kedua muncul pada Minggu pagi. Situasi itu membawa Toyota #7 kembali masuk ke perebutan posisi terdepan dan membuat persaingan semakin rapat.

Sejak saat itu, duel di barisan depan melibatkan dua mobil Toyota, Cadillac #12, dan BMW #20. Balapan pun berkembang menjadi pertarungan sengit sampai garis finis.

Kamui Kobayashi tampil menonjol dalam fase penentuan lewat kecepatan yang konsisten. Nyck de Vries juga berperan penting lewat manuver-manuver agresif, termasuk saat menyalip Cadillac #12 di Tikungan Mulsanne.

Akhirnya Kobayashi melintasi garis finis pertama untuk mengamankan kemenangan. Hasil itu sekaligus menjadi kemenangan ke-51 Toyota di FIA WEC.

Susunan podium dan peluang yang lepas

BMW #20 menutup balapan di posisi kedua setelah gagal menandingi laju Toyota pada akhir lomba. Sementara itu, Toyota #8 melengkapi podium di posisi ketiga.

Cadillac V-Series.R #12 yang dikemudikan Norman Nato, Will Stevens, dan Louis Delétraz finis di belakang Toyota #8. Cadillac sebenarnya sempat berada dalam persaingan kuat, tetapi peluang mereka terganggu oleh penalti drive-through akibat pelanggaran zona lambat pada Minggu pagi.

Tim Cadillac juga harus menjalani dua pit-stop darurat. Rangkaian masalah itu dinilai menggagalkan peluang mereka untuk meraih sukses perdana bagi merek milik General Motors tersebut di Le Mans 24 Jam.

Nasib Sean Gelael di LMGT3

Di luar persaingan kelas Hypercar, perhatian dari Indonesia tertuju ke kelas LMGT3. Sean Gelael turun bersama Augusto Farfus dari Brasil dan Darren Leung dari Inggris menggunakan BMW M4 GT3 EVO nomor #32.

Sebelum balapan utama, Sean dan rekan-rekannya tampil cukup menjanjikan. Sejak FP1 hingga FP3 di kelas LMGT3, mereka konsisten mencatatkan waktu kompetitif dan kerap berada di papan atas.

Performa itu membawa BMW M4 GT3 EVO #32 start dari posisi kelima. Bekal tersebut sempat membuka peluang untuk bertarung di kelompok depan saat balapan dimulai.

Namun, jalannya lomba 24 jam menghadirkan tantangan yang berbeda. Sepanjang balapan, mobil BMW M4 GT3 EVO #32 tidak mampu menjaga kecepatan yang cukup untuk terus bersaing di barisan teratas.

Sean Gelael, Farfus, dan Darren Leung akhirnya menuntaskan balapan di posisi ketujuh kelas LMGT3. Hasil itu membuat wakil Indonesia belum mampu menembus podium, meski sempat menunjukkan modal kompetitif sejak sesi latihan.

BMW juga mengalami hasil berbeda pada mobil lain di kelas yang sama. Rekan setim mereka, Dan Harper, Parker Thompson, dan Anthony McIntosh yang mengendarai BMW M4 GT3 EVO #69, harus mundur dari balapan karena masalah transmisi.

Le Mans 24 Jam kali ini pun menghadirkan dua cerita besar sekaligus. Toyota kembali ke puncak setelah penantian panjang, sementara Sean Gelael menyelesaikan lomba ketahanan paling bergengsi itu dengan finis ketujuh di kelas LMGT3.

Source: oto.detik.com

Terkait