Leapmotor Pamer Trio SUV Andalan yang Dirombak, Jurus Baru Menjaga Laju Tumbuhnya

Leapmotor menaruh harapan besar pada tiga SUV andalannya saat perusahaan itu memperbarui C10, C11, dan C16 untuk menjaga laju pertumbuhan. Langkah ini datang ketika produsen kendaraan listrik asal China tersebut berusaha memperkuat posisinya di pasar sambil menghadapi kenaikan biaya.

Tiga model itu tetap menjadi tulang punggung penjualan Leapmotor. Dari Januari hingga Mei, total pengirimannya mencapai 103.973 unit, atau 39,52% dari seluruh pengiriman perusahaan pada periode yang sama.

Pembaruan ini juga menunjukkan fokus Leapmotor pada jangkauan tempuh jauh dan pengisian cepat. Ketiga SUV tersedia dalam versi battery electric vehicle (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV), dengan harga awal mulai 125.800 yuan atau sekitar $18.620.

Harga dan posisi tiap model

C10 versi baru hadir dalam empat varian dengan harga 125.800 yuan hingga 142.800 yuan. Harga awal ini sedikit lebih tinggi dibanding pendahulunya yang dibanderol 122.800 yuan.

C11 baru menawarkan lima varian dengan rentang harga 143.800 yuan hingga 159.800 yuan. Untuk model ini, harga awal justru turun dari 149.800 yuan pada versi sebelumnya.

C16 baru hadir dalam delapan varian dengan harga 145.800 yuan hingga 169.800 yuan. Harga awalnya lebih rendah dari model sebelumnya yang dibuka di 151.800 yuan.

C16 juga menjadi satu-satunya dari trio ini yang menawarkan konfigurasi lima dan enam kursi. Varian enam kursi dibanderol 3.000 yuan lebih mahal, sementara C10 dan C11 sama-sama memakai layout lima kursi.

Peningkatan platform dan performa

Pada sisi teknis, versi BEV dari seluruh model C-series yang diperbarui naik ke platform tegangan tinggi 800 volt. Motor maksimumnya juga meningkat menjadi 230 kW, dengan jarak tempuh listrik murni mencapai hingga 660 km.

Varian EREV menawarkan jarak tempuh listrik murni hingga 300 km dan mendukung pengisian cepat 3C. Output motor maksimum untuk versi EREV juga naik menjadi 200 kW.

Sebagai contoh, BEV C10 kini memiliki jarak tempuh CLTC 660 km dari sebelumnya 530 km. Akselerasi 0-100 km/jam juga membaik menjadi 6,02 detik.

Versi EREV C10 mencatat jarak tempuh gabungan lebih dari 1.300 km. Mobil ini juga mendukung pengisian ultra-cepat dari 30% ke 80% dalam 16 menit.

Fitur cerdas dan perubahan desain

Ketiga model baru tersedia dengan opsi LiDAR berpresisi tinggi dan chip smart driving Qualcomm 8650. Sistem ini mendukung point-to-point navigation-assisted driving.

Di kabin, Leapmotor memakai chip Qualcomm 8295P, layar pusat 17,3 inci, dan sistem head-up display AR 60 inci. Paket ini menempatkan interior trio SUV itu pada level yang lebih modern untuk segmen keluarga.

Ada juga penyegaran pada dimensi dan detail bodi. Panjang bodi C10 dan C16 masing-masing bertambah 10 mm, sementara C11 tetap mempertahankan desain pintu tanpa bingkai.

C11 juga dibekali kaliper depan empat piston berperforma tinggi. Di sisi keselamatan, ketiga model menggunakan sistem manajemen baterai pintar berbasis AI dan LMC tire-blowout stability control.

Leapmotor menyebut baterainya tidak akan terbakar atau meledak dalam 48 jam setelah thermal runaway. Klaim ini menjadi bagian dari pesan keamanan yang ikut menonjol dalam pembaruan produk tersebut.

Dorongan untuk mempertahankan pertumbuhan

Kinerja Leapmotor sendiri masih kuat dalam beberapa bulan terakhir. Pada Mei, pengiriman perusahaan mencapai rekor 81.569 unit, naik sekitar 81% secara tahunan.

Dalam lima bulan pertama, total pengiriman Leapmotor melampaui 260.000 unit. Perusahaan juga menetapkan target ambisius untuk mengirimkan satu juta kendaraan pada 2026.

Pembaruan menyeluruh pada inti C-series dipandang sebagai langkah penting untuk mendukung target itu. C16, sebagai flagship C-series, juga dibuat lebih dekat ke desain SUV D19 yang lebih premium agar tetap kompetitif di pasar SUV keluarga dengan harga 150.000 yuan hingga 200.000 yuan.

Source: cnevpost.com

Terkait