Tol Jagorawi Diperbaiki Sampai 22 Juni 2026, Titik Lajur yang Terdampak Ada di Sini

Pengguna Tol Jagorawi perlu mewaspadai rangkaian pekerjaan perbaikan jalan yang berlangsung hingga 22 Juni 2026 pukul 04.00 WIB. Pekerjaan ini mencakup rekonstruksi perkerasan dan Scrapping, Filling, and Overlay (SFO) di sejumlah titik pada arah Jakarta maupun Ciawi.

Selama masa pekerjaan, lajur yang menjadi objek perbaikan untuk sementara tidak bisa dilintasi. Namun, lajur lain tetap dioperasikan untuk lalu lintas normal sehingga arus kendaraan tetap berjalan di tengah penyempitan.

Titik yang perlu diwaspadai

Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) menjalankan pekerjaan ini selama sepekan, mulai 15 Juni pukul 10.00 WIB. Pengguna jalan perlu mencermati lokasi perbaikan karena titiknya tersebar di beberapa kilometer strategis.

Pada arah Jakarta, rekonstruksi perkerasan dilakukan di lajur bahu luar KM 33+950 sampai KM 33+800. Pekerjaan ini berlangsung dari Senin, 15 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Masih di arah Jakarta, off ramp Sentul Sirkuit juga mengalami penutupan lajur sementara. Penutupan dimulai Senin, 15 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali untuk lalu lintas pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Untuk arah Ciawi, rekonstruksi perkerasan berlangsung di lajur 1 KM 7+400 sampai KM 7+480. Titik ini ditutup mulai Rabu, 17 Juni 2026 pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 05.00 WIB.

Daftar lokasi SFO arah Ciawi

Selain rekonstruksi, pekerjaan SFO juga berlangsung bergantian di beberapa titik arah Ciawi. Polanya dilakukan bertahap dengan durasi malam hingga dini hari agar penanganan per segmen bisa berlangsung berurutan.

Lokasi pertama berada di lajur 1 KM 30+652 sampai KM 30+825. Pekerjaan dilaksanakan pada Selasa, 16 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Rabu, 17 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.

Tahap berikutnya berlangsung di lajur 1 KM 31+242 sampai KM 31+120. Pekerjaan dijadwalkan pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Jumat, 19 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.

Segmen selanjutnya ada di lajur 1 KM 31+120 sampai KM 30+995. Pengerjaan dilakukan pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.

Setelah itu, pekerjaan berpindah ke lajur 1 KM 30+995 sampai KM 30+870. Jadwalnya berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Minggu, 21 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.

Titik terakhir arah Ciawi berada di lajur 4 KM 27+272 sampai KM 27+473. Pekerjaan dilaksanakan pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Senin, 22 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.

Daftar lokasi SFO arah Jakarta

Pada arah Jakarta, pekerjaan SFO juga menyasar dua titik berbeda. Pengguna jalan yang melintas dari kawasan atas menuju ibu kota perlu memperhatikan potensi perlambatan di area ini.

Titik pertama berada di lajur 1 KM 33+395 sampai KM 33+227. Pekerjaan dijalankan pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Selasa, 16 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.

Titik kedua ada di lajur 2 KM 37+000 sampai KM 36+850. Pekerjaan berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026 pukul 10.00 WIB hingga Kamis, 18 Juni 2026 pukul 04.00 WIB.

Skema lalu lintas dan pengamanan

Jasa Marga menyatakan skema pengaturan lalu lintas telah disiapkan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan. Langkah ini juga ditujukan untuk mengantisipasi dampak penyempitan lajur di area pekerjaan.

Sejumlah perlengkapan keselamatan disiagakan di setiap zona perbaikan. Mulai dari rambu petunjuk darurat, lampu selang pada malam hari, hingga petugas pengatur lajur ditempatkan untuk membantu pergerakan kendaraan tetap aman.

Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun, mengatakan Ruas Tol Jagorawi memiliki karakteristik mobilitas komuter harian yang sangat tinggi. Karena itu, pengguna jalan diminta mematuhi kecepatan berkendara yang aman saat melintasi zona kerja.

Jasa Marga juga mengimbau masyarakat aktif memantau rute alternatif melalui aplikasi Travoy. Imbauan ini penting terutama bagi pengguna yang melintas pada jam sibuk atau memiliki tujuan yang sensitif terhadap waktu tempuh.

Dengan sebaran pekerjaan di beberapa titik sekaligus, pengguna Tol Jagorawi sebaiknya memeriksa lokasi perbaikan sebelum berangkat. Perhatian pada kilometer pekerjaan, arah perjalanan, dan jadwal penutupan lajur bisa membantu mengurangi risiko terjebak perlambatan di jalur menuju Jakarta maupun Ciawi.

Source: otomotif.kompas.com

Terkait