Chery menyiapkan langkah besar di segmen pikap hybrid Australia lewat Stockman, model plug-in hybrid yang akan menjadi pikap PHEV diesel pertama di pasar tersebut. Nama yang dipilih untuk model ini juga langsung mencuri perhatian karena pernah dipakai Suzuki dan Mahindra pada era berbeda.
Daya tarik Stockman bukan hanya soal teknologi penggeraknya, tetapi juga soal identitas yang lekat dengan karakter pekerja keras di sektor agrikultur Australia. Di saat pasar pikap semakin ramai oleh elektrifikasi, Chery mencoba masuk dengan kombinasi nama bersejarah, format kabin ganda, dan kemampuan angkut yang relevan untuk kebutuhan kerja.
Nama Stockman dipilih setelah kompetisi yang menjaring lebih dari 20.000 usulan dari masyarakat Australia. Chery menilai sebutan itu mewakili sosok pekerja tangguh seperti peternak dan pekerja ladang, yang selaras dengan citra pikap barunya.
Meski lahir dari proses kompetisi, nama itu bukan nama baru di dunia otomotif Australia. Suzuki pernah memakainya pada akhir 1970-an untuk varian pikap berbasis LJ dan Sierra, sementara Mahindra juga sempat menggunakan nama yang sama pada awal 1990-an untuk model pikap berbasis Jeep Willys.
Penggunaan ulang nama tersebut tidak menimbulkan hambatan hukum karena tidak ada perlindungan merek dagang yang aktif. Kondisi itu memberi ruang bagi Chery untuk memakainya secara legal di pasar Australia.
Respons Suzuki Australia terhadap penggunaan nama Stockman juga terbilang santai. Pabrikan itu bahkan melihat langkah tersebut sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan yang pernah dibangun sebelumnya.
Masuk lewat pikap hybrid diesel
Sebelum memakai nama Stockman, model ini lebih dulu diperkenalkan sebagai prototipe berkode KP31. Setelah fase konsep tersebut, Chery memastikan pikap ini akan dipasarkan di Australia dengan identitas baru yang lebih dekat dengan karakter lokal.
Jadwal peluncurannya ditetapkan pada kuartal keempat 2026. Dengan posisi itu, Stockman disiapkan sebagai salah satu pemain penting dalam gelombang elektrifikasi di segmen pikap, khususnya untuk pasar yang masih sangat kuat pada kebutuhan kendaraan kerja.
Chery membekali Stockman dengan sistem plug-in hybrid yang menggabungkan mesin diesel turbo 2.500 cc dan motor listrik. Sistem ini dipadukan dengan penggerak empat roda untuk mendukung kebutuhan di jalan raya maupun medan berat.
Detail tenaga memang belum diungkap. Namun Chery sudah menegaskan bahwa pikap ini memiliki kapasitas angkut hingga 1 ton dan kemampuan towing mencapai 3,5 ton.
Kemampuan tersebut diperkuat oleh tiga diferensial lock yang ditujukan untuk meningkatkan performa off-road. Kombinasi ini menunjukkan bahwa Stockman tidak hanya mengejar tren elektrifikasi, tetapi juga tetap menjaga karakter fungsional yang menjadi tuntutan utama di kelas pikap.
Fokus pada ketangguhan dan fungsi kerja
Secara dimensi, Chery Stockman hadir dalam konfigurasi kabin ganda dengan panjang sekitar 5.450 mm. Mobil ini juga memakai sasis ladder frame, format yang umum dipakai untuk menopang kebutuhan angkut dan daya tahan kerja berat.
Dari sisi desain, tampilannya menonjolkan kesan kokoh. Bagian depan memakai lampu LED berbentuk bulat, dipadukan dengan fender berotot serta pelindung bodi dari plastik tebal.
Karakter visual itu mempertegas posisi Stockman sebagai kendaraan utilitas yang tetap ingin tampil modern. Di saat yang sama, desain tersebut juga membantu Chery membangun identitas berbeda di tengah pasar pikap yang sangat kompetitif.
Masuknya Stockman juga menunjukkan bahwa Chery tidak berhenti pada satu konfigurasi elektrifikasi. Selain varian diesel plug-in hybrid, pabrikan itu juga sedang menyiapkan versi PHEV berbahan bakar bensin yang akan meluncur pada tahun berikutnya.
Kehadiran dua opsi itu menjadi sinyal bahwa Chery serius menggarap segmen pikap elektrifikasi. Strategi tersebut memberi fleksibilitas lebih luas bagi pasar, terutama ketika kebutuhan konsumen di kelas ini masih sangat beragam antara efisiensi, kemampuan kerja, dan ketangguhan di medan berat.
Dengan membawa nama yang punya jejak panjang di Australia, Stockman datang bukan sekadar sebagai model baru. Chery memadukan simbol lokal, teknologi plug-in hybrid diesel, dan spesifikasi kerja seperti daya angkut 1 ton serta towing 3,5 ton untuk membangun pijakan awal di pasar pikap yang sedang berubah.
Source: kabaroto.com






