Freelander 8 bersiap masuk pasar setelah wujud versi produksi massalnya resmi muncul ke publik. Model ini menjadi SUV pertama Freelander di bawah naungan Chery Group dan disiapkan untuk penjualan global.
Kemunculan versi final ini penting karena menandai langkah nyata kebangkitan nama Freelander lewat kolaborasi Chery dengan Jaguar Land Rover. Mobil tersebut juga sudah diarahkan menuju produksi massal pada paruh kedua 2026.
Freelander sebelumnya diperkenalkan pada April, tetapi kini tampil dalam bentuk yang jauh lebih matang. Perubahan itu terlihat dari rancangan eksterior yang sudah memperlihatkan identitas produk siap jual, bukan lagi sekadar konsep atau perkenalan awal.
SUV besar dengan karakter premium
Freelander 8 hadir dengan desain tegas yang mengikuti bahasa SUV modern berkarakter off-road. Bentuk bodinya cenderung kotak dengan proporsi besar, sehingga memberi kesan tangguh sekaligus premium.
Ukuran bodinya tergolong masif untuk kelas SUV. Panjangnya lebih dari 5,1 meter dengan wheelbase sekitar 3 meter, kombinasi yang diarahkan untuk menghadirkan kabin lapang dan kenyamanan perjalanan jarak jauh.
Dimensi seperti ini menempatkan Freelander 8 sebagai model yang tidak hanya mengejar tampilan, tetapi juga fungsi. Ruang kabin yang lega menjadi salah satu nilai jual penting, terutama di segmen SUV keluarga besar dan premium.
Teknologi jadi senjata utama
Masuk ke area teknologi, Freelander 8 membawa perangkat keras yang tergolong mutakhir. Sistem infotainment dan komputasi kendaraan ditopang chipset Qualcomm Snapdragon generasi terbaru.
Untuk bantuan berkendara, Freelander 8 memakai sistem ADAS yang dikembangkan bersama Huawei. Sistem ini juga didukung sensor LiDAR beresolusi tinggi untuk membaca kondisi sekitar kendaraan dengan lebih presisi.
Kombinasi itu memungkinkan hadirnya fitur semi-otonom dengan kemampuan membaca jalan secara real-time. Fungsinya bukan mengambil alih penuh, melainkan membantu pengemudi dalam berbagai situasi berkendara.
Fokus pada teknologi ini menunjukkan bahwa Freelander 8 tidak hanya mengandalkan nama besar kolaborasi industrinya. Produk ini juga diposisikan sebagai SUV modern yang mencoba menjawab kebutuhan pasar akan konektivitas, komputasi cepat, dan sistem bantuan mengemudi yang lebih canggih.
Mengusung sistem REEV
Di sektor penggerak, Freelander 8 tidak sepenuhnya memakai mesin konvensional. SUV ini menggunakan sistem range-extended electric vehicle atau REEV.
Mesin bensin 1.5 liter turbo pada mobil ini berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya baterai. Sementara itu, motor listrik menjadi sumber utama tenaga untuk menggerakkan roda.
Pendekatan seperti ini memberi karakter berbeda dibanding SUV bensin biasa. Penggunaan motor listrik sebagai penggerak utama juga menempatkan efisiensi dan pengalaman berkendara elektrik sebagai fokus utama pengembangannya.
Baterai berkapasitas besar yang disuplai CATL disebut memungkinkan mode listrik penuh hingga lebih dari 200 km. Jarak itu cukup signifikan untuk penggunaan harian tanpa perlu mengandalkan konsumsi bahan bakar secara terus-menerus.
Angka tersebut membuat Freelander 8 menarik di tengah pasar yang makin terbuka pada elektrifikasi, tetapi belum sepenuhnya meninggalkan mesin pembakaran. Sistem REEV menjadi titik tengah yang menawarkan rasa berkendara mobil listrik dengan dukungan generator saat daya baterai menurun.
Tetap serius untuk berbagai medan
Meski mengusung elektrifikasi, Freelander 8 tidak dirancang hanya untuk penggunaan jalan kota. SUV ini juga disiapkan untuk menghadapi beragam kondisi jalan.
Freelander 8 dibekali sistem penggerak all-wheel drive, differential lock, serta suspensi udara adaptif. Suspensi tersebut memungkinkan penyesuaian tinggi kendaraan sesuai kebutuhan medan yang dilalui.
Paket ini mempertegas bahwa karakter off-road pada tampilannya bukan sekadar gaya. Mobil ini diposisikan untuk menjangkau dua kebutuhan sekaligus, yakni penggunaan urban premium dan kemampuan melibas medan yang lebih menantang.
Di pasar China, Freelander 8 diperkirakan dijual pada kisaran 300.000 yuan. Dengan posisi harga itu, model ini akan berhadapan langsung dengan nama-nama yang sudah populer seperti Li Auto L8 dan Aito M7.
Persaingan itu menunjukkan target pasar Freelander 8 cukup jelas. Chery menempatkan model ini di area SUV elektrifikasi berukuran besar yang menawarkan kombinasi teknologi tinggi, kabin lega, kemampuan semi-otonom, dan karakter petualang dalam satu paket.
