Xpeng menyiapkan langkah besar berikutnya di segmen kendaraan listrik mass market lewat Mona L03. Model ini tampil sebagai fastback SUV compact dan dijadwalkan debut resmi di China pada Juli 2026.
Kehadiran Mona L03 penting karena Xpeng ingin memperluas lini Mona setelah Mona M03 mencatat respons pasar yang sangat kuat. Dengan posisi sebagai produk kedua di sub-brand Mona, model baru ini kembali diarahkan ke konsumen yang mencari EV dengan harga lebih kompetitif.
Dorongan dari sukses Mona M03
Mona M03 lebih dulu membuka jalan bagi strategi Xpeng di segmen entry-level. Saat penjualan dibuka pada 2024, model itu langsung meraih lebih dari 10.000 pesanan hanya dalam 52 menit.
Dalam periode Agustus 2024 hingga Mei 2026, Mona M03 tercatat telah terkirim 272.077 unit di China. Capaian tersebut membuat lini Mona menjadi salah satu pilar penting Xpeng di pasar EV terjangkau.
Format baru, target pasar tetap luas
Mona L03 tidak sekadar hadir sebagai penerus nama besar, tetapi juga membawa pendekatan bodi yang berbeda. Xpeng mengemasnya sebagai fastback SUV compact dengan karakter lebih sporty dibanding model sebelumnya.
Model ini pertama kali muncul dalam proses homologasi Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China atau MIIT pada April 2026. Setelah itu, Xpeng mengonfirmasi bahwa debut resminya akan berlangsung pada Juli 2026 di China.
Dua pilihan elektrifikasi
Salah satu daya tarik utama Mona L03 ada pada opsi powertrain yang disiapkan. Xpeng merancang model ini dalam dua konfigurasi, yaitu BEV dan EREV, untuk memberi fleksibilitas lebih luas kepada konsumen.
Varian BEV mengusung motor listrik tunggal dengan output 245 hp atau 183 kW. Model ini juga menawarkan dua pilihan baterai LFP berkapasitas 56 kWh dan 69 kWh.
Untuk jangkauan, varian BEV diklaim mampu menempuh 505–650 km berdasarkan standar CLTC, tergantung pilihan baterainya. Angka ini membuat Mona L03 masuk ke jajaran EV compact dengan jarak tempuh yang kompetitif.
Varian EREV memakai motor listrik yang sama, tetapi dipadukan dengan mesin bensin 1.5 liter bertenaga 94 hp sebagai range extender. Konfigurasi tersebut memungkinkan jarak tempuh listrik sekitar 257 km sebelum mesin bensin mengambil alih pengisian daya baterai.
Desain khas Mona dengan sentuhan baru
Secara visual, Mona L03 masih mempertahankan identitas keluarga Mona melalui lampu depan berbentuk T dan kap mesin yang landai. Namun, Xpeng menambahkan beberapa detail baru untuk memberi kesan modern yang lebih kuat.
Pembaruan itu mencakup semi-hidden door handle dan lampu belakang full-width light bar. Kombinasi elemen tersebut membuat tampilannya lebih bersih sekaligus lebih futuristis di kelasnya.
Dimensi compact, kabin tetap proporsional
Mona L03 memiliki panjang 4.650 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.600 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.850 mm.
Dengan ukuran seperti itu, Mona L03 tetap masuk kategori compact. Meski begitu, proporsinya memberi ruang yang relatif lega untuk kebutuhan kabin di segmen entry EV SUV.
Peluang menuju pasar lebih luas
Kesuksesan Mona M03 juga membuka peluang bagi Mona L03 untuk mengikuti jejak yang sama di luar China. Jika strategi ekspansi itu dijalankan, model ini berpotensi menjadi produk penting Xpeng dalam memperluas jangkauan di segmen EV compact.
Posisinya sebagai SUV listrik mass market dengan pilihan BEV dan EREV membuat Mona L03 menarik untuk dipantau. Dalam skema yang lebih luas, model ini juga bisa menjadi salah satu kandidat Xpeng untuk memperkuat langkah di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, pada masa mendatang.
