Xiaomi Siapkan SUV EREV Bertenda, Jarak 1.500 Km-nya Langsung Bikin Pesaing Terusik

Xiaomi kembali memancing perhatian lewat langkah yang tidak biasa di pasar otomotif. Perusahaan ini disebut menyiapkan SUV EREV berukuran penuh dengan tenda lipat terintegrasi di atap, sebuah fitur yang membuat model tersebut menonjol sejak tahap awal kemunculannya.

Kendaraan itu diduga akan hadir di bawah sub-brand baru bernama Sky Nomad. Dari foto mata-mata yang sudah beredar, keberadaan SUV fullsize tersebut mulai terkonfirmasi dan model ini disebut-sebut sebagai kendaraan range extender pertama Xiaomi.

Fitur tenda lipat menjadi angle yang paling mencuri perhatian karena langsung mengarah pada gaya hidup luar ruang. Dengan pendekatan itu, Xiaomi tampak tidak sekadar menambah lini SUV, tetapi juga mencoba memberi identitas berbeda untuk produk yang diarahkan ke kebutuhan kemping dan kepraktisan.

Carnewschina menyebut Xiaomi belum mengungkap detail resmi kendaraan ini. Meski begitu, arah pengembangannya dinilai akan kuat pada sisi utilitas dan fitur pendukung aktivitas berkemah.

Nama yang paling sering dikaitkan dengan model ini adalah N90. Penamaan itu juga dianggap mencerminkan posisinya sebagai SUV besar di pasar Tiongkok, karena angka 9 lazim dipakai untuk model fullsize di segmen kendaraan energi baru.

Di kelas tersebut, pasar Tiongkok sudah mengenal beberapa model berkode 9 seperti IM LS9 milik SAIC, N9 dari Denza, dan L9 dari Li Auto. Kehadiran N90 menandakan Xiaomi ingin masuk langsung ke segmen atas yang sudah ditempati pemain kuat.

Dimensi dan posisi pasar

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Dou Dou Che, N90 memiliki panjang lebih dari 5.300 mm. Jarak sumbu rodanya disebut mencapai 3.100 mm, ukuran yang menegaskan statusnya sebagai SUV fullsize.

Seperti model lain di kelas serupa, kendaraan ini diperkirakan akan tersedia dalam konfigurasi 5 dan 7 tempat duduk. Format tersebut penting karena memperluas jangkauan pengguna, mulai dari keluarga besar hingga konsumen yang mengutamakan fleksibilitas kabin.

Jika masuk pasar sesuai prediksi, N90 akan bermain di rentang harga 200.000 sampai 450.000 yuan. Posisi harga itu menempatkannya di wilayah yang cukup luas, dari menengah atas hingga mendekati kelas premium.

EREV pertama Xiaomi

Dari sisi teknis, N90 diperkirakan mengusung sistem EREV dengan mesin turbo 1.500 cc. Mesin ini berfungsi sebagai range extender, sementara penggerak utamanya tetap bertumpu pada sistem elektrifikasi.

Baterainya disebut berkapasitas 70+ kWh. Dengan paket itu, jangkauan berkendara murni listrik diprediksi berada di kisaran 400 sampai 500 km.

Untuk daya jelajah gabungan, angkanya disebut bisa melampaui 1.500 km. Bila spesifikasi ini terwujud, N90 akan menawarkan kombinasi yang menarik antara mobilitas harian berbasis listrik dan perjalanan jauh tanpa terlalu bergantung pada pengisian ulang.

Konfigurasi motor ganda juga diperkirakan akan menjadi bagian dari paket utama. Susunan ini membuat N90 disebut hadir sebagai SUV AWD, yang cocok dengan citra kendaraan besar berorientasi perjalanan dan kegiatan luar ruang.

Baterai baru dan fitur penunjang

Menariknya, Xiaomi disebut mengambil pendekatan berbeda untuk pasokan baterai model ini. Jika SU7 dan YU7 menggunakan baterai dari CATL dan FinDreams milik BYD, maka Sky Nomad N90 justru disebut memakai baterai dari Sunwoda dan CALB.

Menurut Carnewschina, penggunaan pemasok baru itu salah satunya bertujuan mengoptimalkan biaya produksi. Strategi ini bisa menjadi bagian penting untuk menjaga harga tetap kompetitif di segmen yang makin padat.

Foto mata-mata juga memperlihatkan sejumlah detail fisik kendaraan. N90 tampak menggunakan gagang pintu semi-rata dan ban 19 inci, sementara varian yang lebih tinggi diperkirakan akan memakai roda dengan ukuran lebih besar.

Di bagian atap terlihat perangkat LiDAR. Kehadiran komponen ini mengisyaratkan adanya kemampuan bantuan mengemudi tingkat lanjut pada SUV tersebut.

Selain itu, N90 juga diperkirakan akan ditawarkan dengan suspensi udara dan kemudi roda belakang. Kombinasi ini biasanya ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan, stabilitas, serta kemudahan manuver pada kendaraan berbodi besar.

Sub-brand baru dengan identitas kuat

Peluncuran Sky Nomad sebagai sub-brand memberi petunjuk bahwa Xiaomi ingin membangun karakter produk yang lebih spesifik. Nama itu selaras dengan citra petualangan, mobilitas, dan penggunaan kendaraan untuk aktivitas luar ruang.

Karena itu, fitur tenda lipat di atap bukan sekadar gimmick visual. Elemen tersebut justru menjadi penanda bahwa Xiaomi mencoba menggabungkan teknologi kendaraan energi baru dengan gaya hidup kemping dalam satu paket produk.

Untuk jadwal peluncuran, N90 diperkirakan akan meluncur pada kuartal keempat 2026. Dengan posisi sebagai SUV EREV fullsize, potensi AWD, LiDAR, suspensi udara, dan tenda terintegrasi, model ini berpeluang menjadi salah satu proyek otomotif Xiaomi yang paling berbeda sejauh ini.

Source: otodriver.com

Terkait