Generasi Baru Nissan Evalia Jadi MPV PHEV, Siap Ubah Wajah Van Keluarga di China

Author: Qoo Media

Nissan tengah menyiapkan penerus NV200 untuk pasar Tiongkok dengan pendekatan yang jauh lebih relevan bagi tren mobil keluarga modern. Model yang tampil mirip Evalia ini sudah beberapa kali terlihat dalam balutan kamuflase, dan kini wujudnya disebut hampir siap produksi.

Yang paling menarik, MPV anyar ini tidak sekadar menjadi penyegar desain. Nissan menjadwalkannya meluncur pada kuartal keempat 2026 dengan teknologi plug-in hybrid atau PHEV, sehingga posisinya bergeser dari van utilitarian ke kendaraan yang lebih sesuai untuk kebutuhan harian dan perjalanan jarak menengah.

Posisi baru, target pasar baru

Pengembangan model ini dilakukan oleh Zhengzhou Nissan, anak perusahaan Dongfeng Motor Group yang menjadi divisi kendaraan niaga dalam kemitraan Dongfeng-Nissan. Di pasar Tiongkok, NV200 terbaru disebut akan diposisikan sebagai “MPV PHEV bergaya petualang ringan”.

Arah itu sejalan dengan berkembangnya tren vanlife di China. Nissan tampaknya ingin memanfaatkan minat konsumen yang mencari kendaraan serbaguna, fungsional, dan tetap memiliki nilai gaya hidup.

Desain tetap kotak, tapi lebih modern

Secara tampilan, Nissan memberi sentuhan bahasa desain kendaraan energi baru atau NEV terbaru. Bagian depan memakai grille tertutup dua lapis yang dipadukan dengan bodi mengotak khas NV200.

Pelek model tiga palang dengan desain datar juga ikut memperkuat kesan modern dan futuristis. Meski begitu, beberapa ciri lama tetap dipertahankan, termasuk jendela kecil di pilar A dan desain pintu depan yang serupa.

Di sisi fungsionalitas, mobil ini masih memakai pintu geser di kedua sisi. Nissan juga mempertahankan gagang pintu konvensional, format yang umum dipakai pada kendaraan penumpang dan komersial harga terjangkau di pasar Negeri Tirai Bambu.

Interior mengambil arah sedan listrik Nissan

Masuk ke kabin, NV200 anyar mengadopsi sejumlah komponen yang sebelumnya sudah dipakai pada sedan listrik Nissan N6 dan N7. Setir multifungsi dipadukan dengan layar infotainment besar yang ditempatkan di tengah dashboard.

Tuas transmisi kini pindah ke kolom kemudi. Di saat yang sama, tombol pengaturan AC fisik masih dipertahankan agar pengoperasian tetap praktis.

Nuansa kabin didominasi material plastik berwarna abu-abu. Area atas dashboard terlihat memakai material yang lebih lembut, memberi sedikit penegasan pada sisi kenyamanan visual.

Mesin PHEV dengan jarak tempuh listrik 180 km

Soal performa, NV200 terbaru diduga memakai konfigurasi yang sama dengan Nissan N6. Kombinasinya terdiri dari mesin bensin 1.500 cc bertenaga 101 tk dan motor listrik berdaya 208 tk.

Sistem itu didukung baterai LFP berkapasitas 21,1 kWh. Dengan paket tersebut, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak listrik hingga 180 km berdasarkan standar CLTC.

Jika spesifikasi itu benar-benar dipertahankan saat meluncur nanti, NV200 generasi baru akan membawa formula yang cukup berbeda dari citra pendahulunya. Model ini tidak lagi hanya diposisikan sebagai van serbaguna, tetapi juga sebagai MPV elektrifikasi yang menyesuaikan kebutuhan mobilitas keluarga modern di Tiongkok.

Source: www.liputan6.com
Terbaru