Virginia Siap Pasang Kamera AI di Stop Sign, Tiket Bisa Datang Lewat Pos

Author: Qoo Media

Mulai 1 Juli, pelanggaran kecil di persimpangan dan zebra cross di Virginia bisa berujung pada surat tilang yang dikirim lewat pos. Teknologi kamera berbasis AI kini mendapat ruang hukum untuk membantu menindak pengemudi yang tidak memberi jalan atau melintasi stop sign tanpa berhenti penuh.

Aturan baru ini muncul di negara bagian yang sudah dikenal punya hukum ngebut yang ketat. Bedanya, fokus penegakan kini meluas ke keselamatan pejalan kaki, khususnya di zona sekolah dan area lain yang ditetapkan pemerintah setempat.

Apa yang berubah

Virginia selama ini sudah mengizinkan penegakan lalu lintas otomatis, tetapi cakupannya hanya untuk kamera kecepatan. Senate Bill 84, yang disponsori Senator Negara Bagian Angelia Williams Graves, memperluas penggunaan teknologi itu ke pelanggaran stop sign dan gagal memberi jalan di crosswalk.

Pemerintah lokal dan aparat penegak hukum tetap harus menjalankan masa sosialisasi dan peringatan sebelum mulai mengeluarkan surat tilang. Artinya, kamera tidak langsung menembakkan sanksi begitu sistem dipasang.

Cara kerjanya di lapangan

Sejumlah kamera yang digunakan disebut ditenagai Obivo. Sistem itu akan memotret pelanggar, lalu mengirimkannya ke kepolisian untuk diverifikasi sebelum tiket resmi masuk ke surat yang dikirim ke rumah pengemudi.

Menurut 13 News Now, kamera tersebut juga akan otomatis memburamkan wajah demi menjawab kekhawatiran privasi. Mekanisme ini menunjukkan bahwa pengawasan teknologi tetap dibarengi upaya membatasi data visual yang tidak relevan.

Tiket sipil, bukan pelanggaran yang menempel di SIM

Pendukung kebijakan ini menilai kamera AI dapat membantu meningkatkan keselamatan secara umum. Graves menyebut dirinya kerap melihat pengemudi masih melaju pelan melewati stop sign tanpa berhenti benar.

Yang penting, sanksi yang diberikan bersifat sipil, bukan poin pelanggaran yang langsung memengaruhi SIM. Secara teori, pengemudi bisa menerima banyak tiket tanpa kehilangan lisensi mereka.

Banyak pagar pengaman, tapi tetap memicu perdebatan

Legislasi baru itu juga memuat sejumlah syarat teknis dan administratif. Pemerintah daerah harus memasang rambu khusus, membuat laporan, membatasi retensi data, memastikan standar kalibrasi alat, dan membuka informasi kepada publik.

Jika salah satu kewajiban itu tidak dipenuhi, tiket bisa dianggap tidak sah dan dapat dibatalkan di pengadilan. Dengan kata lain, penegakan otomatis tetap dibatasi oleh prosedur hukum yang ketat.

Keputusan ada di tangan daerah

Tidak ada kota, county, atau town di Virginia yang diwajibkan memasang sistem ini. Adopsinya sepenuhnya sukarela dan harus disetujui di tingkat lokal.

Bagi warga yang mendukung, peluangnya ada lewat dorongan kepada pemimpin daerah agar mengadopsinya. Bagi yang menolak, jalurnya adalah menghadiri dengar pendapat publik, melobi pemerintah lokal agar membatasi atau melarang penggunaan kamera, atau memberi suara kepada pejabat yang mendukung program penegakan berbasis kamera.

Dengan demikian, perubahan yang berlaku mulai 1 Juli ini tidak otomatis membuat seluruh Virginia dipenuhi kamera tilang. Namun, bagi komunitas yang memilih menggunakannya, satu langkah salah di stop sign atau crosswalk kini bisa berakhir sebagai surat pelanggaran di kotak pos.

Source: www.carscoops.com
Terbaru