Hyundai IONIQ V Berwajah Lambo, Tenaganya Cuma 225 HP, Tapi Versi N Bisa Menggila

Hyundai IONIQ V langsung mencuri perhatian karena tampilannya yang tajam dan rendah, lebih dekat ke mobil supercar ketimbang EV keluarga biasa. Di saat desainnya terasa dramatis, spesifikasi dasarnya justru lebih kalem: satu motor dengan tenaga 225 hp.

Kontras itu yang membuat IONIQ V menarik untuk dibayangkan sebagai model N. Hyundai sudah membuktikan lewat Ioniq 5 N dan Ioniq 6 N bahwa mobil listrik bisa tetap terasa liar, jadi gagasan versi performa untuk IONIQ V terdengar masuk akal meski belum ada tanda resmi ke arah sana.

Wedge yang terasa seperti mobil eksotis

IONIQ V hadir dengan proporsi rendah dan bentuk baji yang sangat tegas. Siluetnya yang tajam membuat mobil ini mudah dibaca sebagai sesuatu yang lebih agresif daripada EV Hyundai pada umumnya.

Ukuran bodinya juga ikut memperkuat karakter itu. Panjangnya mencapai 4,9 meter atau 193 inci, dengan kaca depan yang sangat rebah dan garis atap fastback yang memberi kesan “Prius-on-steroids” seperti yang banyak disematkan pada bentuknya.

Dari sana, bayangan tentang IONIQ V N jadi semakin kuat. Versi imajiner ini tetap mempertahankan bahasa desain standar, tetapi menambahkan elemen yang biasa muncul di keluarga N.

Di bagian depan, fascia dibuat lebih agresif. Ada splitter yang lebih dalam, bukaan udara lebih besar, dan aksen merah khas model N.

Kalau jadi N, tampilannya berubah tanpa kehilangan identitas

Kisi-kisi eksterior yang lebih ekstrem itu juga diikuti detail lain yang mendukung aura performa. Velg dibuat lebih besar, rem performa ikut disematkan, side skirt tampil lebih tegas, dan tinggi mobil diturunkan agar stance-nya terlihat lebih padat.

Bagian belakang ikut mendapat ubahan yang lebih fungsional. Diffuser dibuat lebih nyata, spoiler tampil lebih samar namun tetap jelas perannya, dan elemen lampu belakang khusus N memberi pembeda dari model biasa.

Dari sisi desain, pendekatan ini cocok untuk mobil yang sejak awal sudah punya bentuk menonjol. IONIQ V tidak butuh banyak ubahan untuk terlihat cepat, tetapi sentuhan N membuatnya terasa lebih siap melaju kencang.

Kabinnya sudah siap menampung pendekatan yang lebih serius

Interior versi standar juga dinilai punya modal kuat untuk model performa. Kabinnya menempatkan layar panoramik 27 inci beresolusi 4K sebagai pusat perhatian, lalu didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 8295.

Fitur lain yang disebutkan mencakup grafik performa yang bisa disesuaikan, telemetri berfokus lintasan, dan asisten suara berbasis AI. Ada pula head-up display canggih dengan lap-timer, bantuan berkendara semi-otonom Level 2 di jalan tol, kursi sport yang sangat membalut tubuh, logo N yang menyala, setir sport dengan preset mode N, dan banyak trim Alcantara.

Dengan isi kabin seperti itu, IONIQ V N akan terasa cocok sebagai mobil listrik yang bukan hanya cepat, tetapi juga dirancang untuk memberi pengalaman mengemudi yang lebih intens. Fokusnya jelas bukan semata akselerasi, melainkan suasana yang mendukung karakter sporty dari luar hingga dalam.

Performa yang jauh lebih liar dari versi standar

Di atas kertas, kemungkinan paling logis untuk IONIQ V N adalah meminjam arsitektur E-GMP 800 volt. Paket yang paling masuk akal disebut mirip Ioniq 6 N, yaitu dual-motor all-wheel drive dengan tenaga lebih dari 601 hp atau 448 kW, serta 641 hp saat N Grin Boost aktif.

Ada juga kemungkinan penggunaan transmisi manual elektronik yang baru dipatenkan Hyundai. Sistem itu mengembangkan teknologi e-Shift dengan tuas berpola, enam percepatan plus mundur, pedal kopling, dan simulasi perpindahan gigi lewat perangkat lunak.

Jika semua itu dipadukan, sasisnya juga perlu disesuaikan. Perkiraan peningkatannya meliputi pegas lebih kaku dengan adaptive damping, anti-roll bar lebih besar, torque vectoring yang lebih tajam, dan rem yang ditingkatkan agar tenaga tambahan tetap terkendali.

Lawan yang sangat berat di segmen performa listrik

Jika Hyundai benar-benar memberi lampu hijau untuk IONIQ V N, mobil ini akan masuk ke arena yang padat pesaing. Lawannya diperkirakan mencakup Tesla Model 3 Performance, Polestar 4 Performance Pack, MG IM5 Performance, BYD Seal Performance, Xpeng P7 Ultra, dan BMW i3.

Sementara itu, IONIQ V reguler disebut bakal mulai dijual di China nanti tahun ini. Mobil ini juga diperkirakan akan meluncur global pada akhirnya, meski bukan di AS karena mobil asal China praktis dibatasi di pasar tersebut.

Source: www.carscoops.com

Terkait