Wuling Binguo EV Ternyata Jauh Lebih Murah Dipakai 5 Tahun, Ini Hitungannya

Wuling Binguo EV menonjol bukan hanya karena harga beli, tetapi karena biaya kepemilikan yang bisa jauh lebih ringan dalam penggunaan 5 tahun. Di titik inilah Total Cost of Ownership atau TCO menjadi ukuran yang lebih relevan daripada sekadar nominal di brosur diler.

Dalam perhitungan yang dibahas banjarnegaraku.com, selisih paling besar datang dari biaya energi dan perawatan rutin. Untuk pemakaian harian di kota, kombinasi dua faktor itu membuat Binguo EV terlihat sangat kompetitif dibanding hatchback bensin.

Biaya Pengisian Daya Jauh Lebih Ringan

Sektor yang paling cepat memangkas pengeluaran adalah efisiensi energi. Untuk menempuh jarak sekitar 300 kilometer, mobil bensin kelas hatchback umumnya membutuhkan BBM nonsubsidi sekitar 20 hingga 25 liter, yang setara dengan pengeluaran ratusan ribu rupiah.

Di sisi lain, Wuling Binguo EV varian baterai 31,9 kWh hanya membutuhkan biaya pengisian daya listrik rumah tangga sekitar puluhan ribu rupiah untuk isi penuh dari nol hingga 100 persen. Jika dihitung selama 5 tahun dengan asumsi jarak tempuh harian perkotaan normal, penghematan dari sektor ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

PerbandinganMobil Bensin HatchbackWuling Binguo EV
Jarak tempuh sekitar 300 km20 hingga 25 liter BBM nonsubsidiPengisian listrik rumah tangga penuh
Biaya energiRatusan ribu rupiahPuluhan ribu rupiah
Akumulasi 5 tahunLebih besarPenghematan bisa puluhan juta rupiah

Perawatan Rutin yang Lebih Sederhana

Keuntungan finansial berikutnya datang dari minimnya kebutuhan servis berkala di bengkel resmi. Karena tidak memakai mesin pembakaran dalam, Binguo EV terbebas dari penggantian oli mesin, filter oli, busi, filter udara, hingga tali kipas atau fan belt.

Komponen bergerak pada sistem penggerak elektriknya juga sangat minimal. Biaya perawatan berkala praktis hanya untuk pengecekan sistem komputer, penggantian filter AC kabin, dan pelumasan berkala pada reducer gear.

Biaya servis untuk kebutuhan itu disebut hanya sepecah dari biaya servis mobil bensin konvensional. Dengan struktur seperti ini, Wuling Binguo EV menjadi pilihan yang menarik bagi konsumen yang menghitung pengeluaran kendaraan secara jangka panjang, bukan hanya saat pertama kali membeli.

Selisih biaya energi dan servis inilah yang membuat TCO Binguo EV terasa menonjol. Untuk pengguna urban dengan pola pakai normal, penghematan selama 5 tahun menjadi alasan utama mengapa mobil listrik ini terlihat jauh lebih murah dipakai.

Terkait