Honda CB400 Super Four kembali membawa formula yang lama dirindukan penggemar naked bike, yakni mesin empat silinder 400 cc dalam kemasan bergaya klasik. Generasi baru ini tidak sekadar mengandalkan nostalgia karena Honda juga menyematkan perangkat modern untuk kebutuhan berkendara masa kini.
Perubahan yang paling mencolok ada pada hadirnya Honda E-Clutch, teknologi yang membantu pengendara berpindah gigi tanpa perlu menarik tuas kopling pada kondisi tertentu. Sistem tersebut menjadi pembeda penting bagi motor yang tetap mempertahankan karakter mekanis dan suara khas mesin empat silinder segaris.
Identitas Retro Masih Dipertahankan
CB400 Super Four tetap mudah dikenali melalui bentuk tangki berotot, lampu depan bulat, dan proporsi bodi yang sederhana. Elemen-elemen ini menjaga tampilan retro yang selama ini melekat kuat pada nama CB400 Super Four.
Honda tidak mengubah motor ini menjadi naked bike modern yang sepenuhnya futuristis. Pendekatannya justru memadukan siluet klasik dengan pembaruan pada komponen yang berhubungan langsung dengan kenyamanan, informasi, dan pengendalian.
Pembaruan pencahayaan menjadi salah satu langkah paling jelas, karena motor ini kini menggunakan lampu LED penuh. Sementara itu, panel instrumen analog digantikan layar TFT berwarna berukuran 5 inci yang menampilkan informasi kendaraan dengan lebih lengkap dan mudah dibaca.
| Aspek | Pembaruan pada CB400 Super Four |
|---|---|
| Pencahayaan | Lampu LED penuh |
| Panel instrumen | Layar TFT warna 5 inci |
| Konektivitas | Honda RoadSync |
| Transmisi | Honda E-Clutch |
| Pengendalian | Suspensi USD, rem radial, traction control, dan mode berkendara |
Mesin Empat Silinder Tetap Jadi Daya Tarik
Jantung utama motor ini tetap berupa mesin empat silinder segaris berkapasitas 400 cc. Konfigurasi tersebut dikenal menawarkan putaran mesin yang halus serta karakter suara yang menjadi salah satu alasan CB400 Super Four memiliki penggemar tersendiri.
Karakter mesin itu juga memberi sensasi yang berbeda dibandingkan motor dua silinder di kelas yang sama. Honda mempertahankan identitas tersebut saat banyak model modern mengutamakan pendekatan mesin yang berbeda.
Menurut banjarnegara.pikiran-rakyat.com, Honda E-Clutch dirancang untuk memberi kenyamanan tambahan saat pemakaian di perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. Pengendara dapat melakukan perpindahan gigi tanpa menarik tuas kopling dalam situasi tertentu, tanpa menghilangkan karakter transmisi manual pada motor ini.
Konektivitas dan Kendali Lebih Lengkap
Honda turut membekali CB400 Super Four dengan Honda RoadSync untuk menghubungkan ponsel pintar ke motor. Fitur ini memungkinkan akses navigasi, penerimaan panggilan telepon, serta pengendalian musik tanpa perlu mengalihkan fokus dari perjalanan.
Di sektor kaki-kaki, motor ini memakai suspensi depan upside-down atau USD. Honda juga memasang kaliper rem radial Nissin untuk mendukung pengendalian dan pengereman.
Perlengkapan keselamatan lainnya mencakup traction control serta beberapa mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengendara. Kombinasi fitur tersebut ditujukan untuk membuat handling lebih stabil di berbagai kondisi jalan.
Jadwal Penjualan di Jepang
Untuk pasar Jepang, Honda menjadwalkan penjualan CB400 Super Four E-Clutch mulai Agustus 2026. Banderol yang disebutkan berada di kisaran 998.800 yen.
Kehadiran kembali CB400 Super Four memberi pilihan bagi pengendara yang menginginkan desain motor sport klasik tanpa mengabaikan teknologi modern. Mesin empat silinder, tampilan ikonik, konektivitas, dan E-Clutch menjadi perpaduan utama yang dibawa generasi terbaru ini.
