Banyak orang beranggapan bahwa dengan budget sekitar Rp100 jutaan, pilihan mobil bekas yang didapat biasanya merupakan unit tua yang rentan mogok. Namun, pada Agustus 2025, pasar mobil bekas justru menawarkan sejumlah mobil tahun muda yang irit bahan bakar dan minim masalah, khususnya dari segmen LCGC (Low Cost Green Car) generasi pertama dan kedua. Mobil-mobil ini menghadirkan teknologi yang relatif modern, efisiensi bahan bakar tinggi, serta biaya perawatan yang terjangkau, menjadikannya pilihan ideal untuk pemula, keluarga muda, maupun pengguna yang membutuhkan kendaraan harian andal.
1. Toyota Calya & Daihatsu Sigra (2017-2019)
Calya dan Sigra merupakan duo LCGC MPV 7-seater yang sangat layak dipertimbangkan. Kapasitas penumpang yang besar menjadikan keduanya pilihan utama bagi keluarga atau pengguna yang sering bepergian bersama teman. Mesin 1.200cc 4-silinder Dual VVT-i memberikan tenaga cukup dengan konsumsi bahan bakar yang efisien. Selain itu, biaya perawatannya murah berkat ketersediaan suku cadang yang melimpah dan jaring layanan bengkel yang luas. Pada Agustus 2025, harga Calya dan Sigra produksi tahun 2017-2018 dengan transmisi manual berada di kisaran Rp90 juta hingga Rp105 juta.
2. Honda Brio Satya (2016-2018)
Honda Brio Satya menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan mobil compact dengan desain sporty dan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Mengusung mesin 1.2L i-VTEC, Brio menawarkan handling yang lebih tajam dan respons mesin yang lincah dibandingkan LCGC lain. Desainnya tetap terlihat modern sehingga tidak mudah ketinggalan zaman. Kelebihan lain adalah nilai jual kembali yang cenderung stabil berkat reputasi merek Honda. Di pasaran bekas Agustus 2025, tipe E tahun 2017-2018 dilego antara Rp100 juta hingga Rp115 juta.
3. Suzuki Ignis GL Manual (2017-2018)
Jika ingin tampil beda, Suzuki Ignis dengan konsep “Urban SUV” kecil ini pilihan yang unik. Desainnya funky dan ground clearance yang lebih tinggi memberikan kenyamanan dalam melewati berbagai kondisi jalan. Mesin 1.200cc K12M terkenal sangat irit, bahkan mencapai 20 km per liter untuk perjalanan luar kota. Interiornya juga mengusung desain lebih modern dibanding kompetitor sekelas. Estimasi harga untuk varian GL transmisi manual tahun 2017-2018 diperkirakan antara Rp95 juta hingga Rp110 juta.
4. Toyota Agya & Daihatsu Ayla 1.2 (2017-2019)
Berbeda dengan versi 1.000cc sebelumnya, Agya dan Ayla varian 1.2L menawarkan performa yang lebih agresif namun tetap irit bahan bakar. Mesin yang sama dengan Calya/Sigra namun pada bodi yang lebih ringan membuat mobil ini gesit di perkotaan. Keandalan mesin Toyota dan Daihatsu sudah terpercaya dengan biaya perawatan rendah. Varian facelift juga biasanya sudah dilengkapi fitur keamanan seperti Dual SRS Airbags dan rem ABS pada tipe tertinggi. Harga unit manual tahun 2017-2018 di kisaran Rp90 juta sampai Rp105 juta.
5. Mitsubishi Mirage Exceed (2016-2017)
Mirage Exceed adalah opsi non-LCGC yang tetap menarik dengan fitur mewah di kelasnya, seperti keyless entry, start-stop button, dan AC digital otomatis. Mesin 1.200cc MIVEC 3-silinder mendukung efisiensi bahan bakar yang baik. Meskipun berukuran kompak, kabinnya terasa cukup lega untuk kelas city car. Harga bekas tipe ini pada Agustus 2025 diperkirakan antara Rp95 juta hingga Rp110 juta.
Berinvestasi pada mobil bekas tahun muda dengan harga sekitar Rp100 jutaan tidak hanya memberikan kendaraan yang hemat bahan bakar, tapi juga terbebas dari risiko listrik dan mesin yang mudah rewel. Produk LCGC telah matang secara teknologi dan mendapat dukungan jaringan penjualan serta servis luas, sehingga konsumen dapat merasa tenang dari sisi biaya perawatan. Pilihan yang beragam sesuai kebutuhan ini membuktikan bahwa membeli mobil bekas kini lebih cerdas dan memberikan nilai optimal dalam aktivitas sehari-hari. Bagi Anda yang ingin memulai perjalanan menuju kepemilikan mobil, pertimbangkan daftar unit yang direkomendasikan agar langkah investasi semakin menguntungkan dan menyenangkan.
