Rekor menara siaran tertinggi di Amerika Serikat nyaris mustahil dipecahkan lagi. Bukan karena tidak ada teknologi untuk membangun lebih tinggi, melainkan karena aturan federal yang membuat batas itu praktis tertutup rapat.
Menara yang pernah memegang gelar tersebut adalah KVLY-TV mast di Blanchard, North Dakota. Dibangun pada 1963, menara ini sempat menjulang setinggi 2.063 kaki atau 628,8 meter, dan pernah menjadi struktur buatan manusia tertinggi di dunia sebelum Burj Khalifa mengambil alih pada 2008.
Batas baru yang membuat rekor lama nyaris abadi
Kini, alasan utama mengapa rekor itu sulit dilampaui datang dari Federal Communications Commission dan Federal Aviation Administration. Keduanya menetapkan “rebuttable presumption” yang pada praktiknya melarang pembangunan struktur di atas 2.000 kaki karena dianggap tidak sesuai dengan kepentingan publik dan berpotensi menjadi ancaman bagi navigasi udara.
Aturan itu mengubah cara pandang terhadap menara siaran raksasa di Amerika. Jika sebuah perusahaan ingin membangun lebih tinggi dari batas tersebut, maka diperlukan alasan yang sangat kuat, dan itulah yang membuat kemungkinan lahirnya menara baru setinggi KVLY-TV mast menjadi sangat kecil.
KVLY-TV mast tak lagi memegang mahkota tertinggi
Status KVLY-TV mast juga berubah setelah renovasi untuk FCC Spectrum repack pada 2019. Pada proses itu, sebagian puncak antena VHF dilepas, sehingga ketinggiannya turun menjadi 1.987 kaki atau 605,6 meter.
Pemangkasan itu membuat gelar menara tertinggi di Amerika Utara berpindah ke KRDK-TV mast di Galesburg, North Dakota. Menara tersebut berdiri setinggi 2.060 kaki atau 627,8 meter dan kini menjadi patokan baru di kawasan itu.
Meski begitu, situasinya tetap tidak membuka jalan untuk rekor yang lebih tinggi. KRDK-TV mast sendiri masih berada di bawah ambang 2.000 kaki yang menjadi garis batas regulasi, sehingga ruang untuk melampauinya hampir tidak ada.
Masih tinggi, tetapi masa depan menara seperti ini berbeda
Di Amerika Serikat, menara setinggi itu masih ada dan tetap digunakan. KXTV-KOVR tower di Walnut Grove, California, misalnya, berdiri setinggi 2.049 kaki atau 624,5 meter dan dikenal luas karena tampil dalam film thriller “Fall” pada 2022.
Namun tren pembangunan infrastruktur tinggi di Amerika sudah berubah. Kota-kota kini lebih memprioritaskan kepadatan, kelayakan huni, efisiensi, dan desain optimal ketimbang mengejar ketinggian semata.
Perubahan teknologi juga ikut berperan. Renovasi KVLY-TV mast pada 2019 menunjukkan bahwa kebutuhan siaran tidak selalu menuntut bangunan yang lebih tinggi, karena fungsi utama kini bisa disesuaikan dengan sistem yang lebih modern.
Menara siaran tetap penting bagi distribusi sinyal lokal. Antena TV digital masih dipakai luas sebagai salah satu cara menikmati siaran lokal tanpa bergantung pada layanan streaming atau internet.
Dengan kombinasi aturan federal, perubahan kebutuhan teknis, dan prioritas desain infrastruktur yang bergeser, gelar menara siaran tertinggi di Amerika tampaknya sudah masuk wilayah rekor yang hampir tidak tersentuh. Selama batas 2.000 kaki tetap berlaku, menara seperti KVLY-TV mast kemungkinan akan tetap dikenang sebagai puncak era pembangunan yang tidak akan terulang lagi.
