Awas Boros! 10 Perangkat Rumah Ini Tetap Sedot Listrik Meski Dimatikan, Begini Cara Hematnya

Author: Qoo Media

Mematikan perangkat elektronik lewat tombol off tidak serta-merta menghentikan konsumsi listrik. Banyak alat rumah tangga modern tetap menyedot daya meski sudah dimatikan. Fenomena ini dikenal sebagai standby power atau vampire load yang kerap tidak disadari oleh pengguna.

Perangkat yang dilengkapi fitur seperti jam digital, lampu indikator, dan sensor remote memang membutuhkan pasokan listrik konstan agar siap digunakan kapan saja. Akibatnya, listrik tetap terpakai walau alat tersebut tampak tidak aktif.

Perangkat Rumah yang Tetap Menyerap Listrik Saat Mati

Berikut adalah 10 alat rumah tangga yang masih mengonsumsi daya listrik walaupun sudah dimatikan, beserta kisaran daya yang digunakan:

  1. Charger ponsel dan elektronik kecil: 0,2–2 watt
  2. Charger kendaraan listrik (EV/Ebike): 0,3–5 watt
  3. Laptop dan komputer desktop: 0,7–20 watt
  4. Televisi modern: 1–5 watt
  5. Set-top box TV: 10–30 watt (perangkat dengan konsumsi tertinggi saat standby)
  6. Router WiFi dan modem internet: 5–10 watt, berjalan terus 24 jam
  7. Speaker dan sistem audio: 5–10 watt meskipun tombol power dimatikan
  8. Microwave, oven, dan mesin kopi dengan jam digital: 1–5 watt
  9. Printer dan scanner: 2–5 watt
  10. AC dan air purifier: AC sekitar 0,6–10 watt, air purifier 0,2–1,5 watt

Data ini menunjukkan bahwa walaupun konsumsi masing-masing perangkat tampak kecil secara individual, total pemakaian listrik dalam sehari bisa sangat signifikan. Berkeley Lab mencatat bahwa efek standby ini menjadi pemborosan listrik yang cukup besar jika dilihat dalam skala rumah tangga.

Mengapa Harus Mengatasi Standby Power?

Listrik yang tersedot saat perangkat dalam keadaan siaga berkontribusi pada pemborosan energi dan kenaikan tagihan listrik. Jika rumah memiliki banyak perangkat dalam kondisi standby, jumlah energi yang terbuang akan menumpuk signifikan.

Penelitian menunjukkan bahwa sekitar 5-10% dari total pemakaian listrik rumah tangga berasal dari daya standby. Ini juga berarti ada peluang penghematan yang cukup besar jika masalah ini dikurangi.

Cara Efektif Menghemat Listrik dari Konsumsi Standby

Untuk mengurangi pemborosan listrik karena perangkat standby, beberapa tips praktis berikut dapat diterapkan:

  1. Gunakan power strip dengan saklar, sehingga perangkat bisa dimatikan sekaligus tanpa harus mencabut satu per satu.
  2. Pasang smart plug atau timer pada perangkat seperti router dan mesin kopi supaya mati otomatis saat tidak digunakan.
  3. Biasakan mencabut charger setelah digunakan karena meski terlihat tidak berfungsi, charger tetap mengonsumsi listrik sekitar 0,2 watt.
  4. Pilih perangkat elektronik yang memiliki fitur hemat energi dengan konsumsi listrik standby rendah.
  5. Pastikan perangkat benar-benar mati total, tidak hanya melalui tombol off, untuk menghindari pemakaian listrik yang tidak diperlukan.

Langkah-langkah ini tidak hanya membantu mengurangi konsumsi listrik, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi energi dan penghematan biaya.

Menyadari adanya masalah standby power dan mengelola penggunaan perangkat elektronik dengan bijak merupakan bagian penting dalam manajemen energi rumah tangga. Dengan tindakan sederhana seperti mencabut kabel dan menggunakan alat bantu, pemborosan daya listrik dapat diminimalisir secara signifikan.

Terbaru