Gamer Beruntung Beli AMD Radeon RX 5700 XT Rp 78 Ribu, Berhasil Diperbaiki dan Dipakai Gaming

Seorang gamer menjadi perbincangan hangat di komunitas teknologi setelah berhasil memperoleh kartu grafis AMD Radeon RX 5700 XT dengan harga sangat murah, yaitu hanya Rp 78 ribu. GPU ini dibeli dalam kondisi rusak dari toko barang bekas dan kemudian berhasil diperbaiki sehingga bisa digunakan kembali untuk bermain game.

Pengguna Reddit dengan akun u/12kdaysinthefire mengunggah pengalamannya mendapatkan AMD Radeon RX 5700 XT seharga $4.99 atau sekitar Rp 78 ribu berdasarkan kurs Rp 15.600 per dolar. GPU yang dirilis pada 2019 itu hanya bermasalah pada sistem pendinginnya yang tidak dilengkapi bantalan termal serta tersangkut blok tembaga di dalamnya.

Proses Perbaikan GPU Murah

Gamer tersebut melakukan perbaikan sederhana dengan menambahkan bantalan termal baru dan memasang kembali sistem pendingin. Setelah langkah ini selesai, kartu grafis pun mampu berfungsi dengan baik tanpa kendala performa. Perbaikan sederhana ini memperlihatkan potensi besar dari komponen bekas yang tampak rusak tapi masih berfungsi jika dirawat dengan tepat.

Spesifikasi AMD Radeon RX 5700 XT

AMD Radeon RX 5700 XT hadir sebagai kartu grafis kelas menengah yang menawarkan 2560 shading units dan memori 8 GB GDDR6. Saat peluncuran, GPU ini dibanderol dengan harga sekitar $399 hingga $449 untuk edisi spesial ulang tahun AMD ke-50. Walaupun sekarang usianya sudah mencapai sekitar enam tahun, performa Radeon RX 5700 XT masih cukup kuat untuk menjalankan berbagai game dengan pengaturan grafis sedang.

Data menunjukkan bahwa performa kartu grafis ini masih mampu bersaing, meskipun secara kasar memiliki kecepatan 20% lebih lambat dibandingkan model terbaru seperti GeForce RTX 5050. Begitu pula untuk memainkan game-game lama, Radeon RX 5700 XT masih menjadi pilihan yang layak dari sisi harga dan performa.

Harga GPU Bekas di Pasar Indonesia

Sebagai gambaran, harga bekas AMD Radeon RX 5700 XT di pasar Indonesia bervariasi cukup luas. Berdasarkan pantauan di awal tahun ini, harga jual berkisar antara Rp 473 ribu hingga Rp 4,6 juta tergantung kondisi barang dan penjual. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga yang didapatkan gamer yang berhasil memperbaiki GPU bekas tersebut dengan hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp 78 ribu.

Pelajaran dari Kisah Gamer Ini

Kasus pembelian GPU kelas menengah dengan harga sangat murah dan keberhasilannya mengembalikan fungsi perangkat menunjukkan potensi besar dalam pemanfaatan barang bekas elektronik. Gamer maupun pengguna teknologi disarankan untuk tidak langsung mengabaikan produk rusak jika mereka memiliki pengetahuan dasar perbaikan perangkat keras, khususnya kartu grafis.

Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk memanfaatkan GPU bekas:

  1. Memeriksa kondisi fisik dan komponen pendukung seperti thermal pad dan heatsink.
  2. Mengganti atau menambahkan bantalan termal yang sudah rusak atau hilang.
  3. Membersihkan komponen dari debu dan kotoran sebelum perakitan kembali.
  4. Melakukan pengujian fungsional setelah perbaikan untuk memastikan kestabilan kartu grafis.

Dampak Positif untuk Komunitas Gaming

Keberhasilan gamer ini juga memberikan efek positif bagi komunitas gaming dengan memperlihatkan alternatif solusi hemat untuk mendapatkan hardware yang mumpuni. Dalam kondisi pasar harga komponen komputer yang seringkali mahal, opsi perbaikan barang bekas menjadi solusi yang praktis dan ekonomi.

Inisiatif semacam ini dapat mendorong kesadaran akan pentingnya pemanfaatan kembali perangkat keras elektronik dan memperpanjang masa pakai produk teknologi. Hal tersebut juga berkontribusi pada pengurangan limbah elektronik serta menghemat pengeluaran para gamer yang ingin menikmati performa tertentu tanpa harus mengeluarkan dana besar.

Kisah menyentuh ini membuktikan, dengan sedikit pengetahuan teknis dan kesabaran, komponen kartu grafis yang tampaknya tidak layak pakai dapat dihidupkan kembali dan dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan gaming sehari-hari.

Exit mobile version