Polymarket Ajukan Merek Dagang Token Crypto “POLY” di AS di Tengah Tantangan Hukum Berat

Polymarket segera meluncurkan token kripto asli mereka dengan mengajukan permohonan merek dagang “POLY” dan “$POLY” kepada Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO). Langkah ini merupakan tanda nyata bahwa perusahaan siap mewujudkan rencana token mereka meski menghadapi tekanan regulasi yang semakin berat.

Pengajuan permohonan merek ini dilakukan oleh Blockratize Inc., perusahaan induk Polymarket. Polis tersebut mencakup perlindungan merek untuk layanan “cryptocurrency, platform perdagangan keuangan, dan sistem pembayaran berbasis blockchain.” Dalam dokumen, disebutkan layanan yang disediakan berupa penyediaan mata uang digital atau token digital yang digunakan oleh komunitas online secara global. Selain itu, token POLY dirancang untuk mendukung perdagangan kripto, layanan pertukaran keuangan, dan pengelolaan portofolio.

Persiapan Peluncuran Token POLY

Matthew Modabber, Chief Marketing Officer Polymarket, mengonfirmasi rencana peluncuran token POLY beserta airdrop pada bulan Oktober. Ia menyatakan bahwa token tersebut diharapkan memiliki “utilitas sejati” dan “umur panjang” dalam ekosistem mereka. CEO Polymarket, Shayne Coplan, juga pernah membocorkan keberadaan token itu lewat cuitan yang menampilkan ticker “POLY” bersama dengan nama-nama kripto besar seperti Bitcoin, Ethereum, Solana, dan BNB.

Menurut sumber terpercaya, Polymarket tidak akan meluncurkan tokennya sampai mereka berhasil masuk kembali ke pasar Amerika Serikat. Pada bulan November, perusahaan meraih persetujuan dari CFTC untuk beroperasi secara domestik. Ini merupakan kemajuan besar, karena sebelumnya mereka harus keluar dari pasar AS setelah membayar denda sebesar $1,4 juta sekitar empat tahun lalu.

Tantangan dan Hambatan Hukum yang Dihadapi

Polymarket menghadapi situasi yang rumit saat berupaya kembali ke pasar AS. Baru-baru ini, pengadilan negara bagian Nevada mengeluarkan perintah penahanan sementara yang melarang Polymarket menawarkan kontrak berbasis event di wilayah tersebut. Pengadilan menyatakan kegiatan platform ini berpotensi melanggar undang-undang permainan Nevada.

Menanggapi hal ini, Polymarket memindahkan kasus tersebut ke pengadilan federal dengan argumen bahwa tindakan pengadilan negara bagian bertentangan dengan hukum federal. Daniel Wallach, pendiri dan ketua firma hukum Wallach Legal LLC, yang ahli dalam hukum taruhan olahraga dan permainan, menilai langkah ini sebagai upaya Polymarket mempertahankan operasionalnya di tengah tekanan regulasi.

Fakta Penting tentang Permohonan Merek POLY

  1. Permohonan merek diajukan oleh Blockratize Inc., induk Polymarket.
  2. Mencakup layanan di bidang cryptocurrency, perdagangan keuangan, dan pembayaran blockchain.
  3. Menargetkan komunitas pengguna token digital di jaringan global.
  4. Sedang menunggu proses pemeriksaan dari USPTO.
  5. Tujuan jangka panjang menciptakan token dengan utilitas dan keberlangsungan tinggi.
  6. Rencana peluncuran token dan airdrop diumumkan pada Oktober.

Pengajuan merek ini memberikan bukti dokumenter resmi pertama terkait rencana token Polymarket. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi langsung dari Polymarket terkait status pengajuan dan rencana peluncuran token mereka. Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan berupaya menjaga kehati-hatian sembari mengatasi berbagai tantangan hukum dan peraturan yang membayangi.

Dengan posisi yang semakin dekat ke peluncuran token native, Polymarket tetap harus berhadapan dengan hambatan hukum yang berpotensi mengubah strategi bisnis mereka di AS. Proses di pengadilan dan perkembangan regulasi selanjutnya akan sangat menentukan masa depan proyek ini di pasar kripto dan perdagangan prediksi.

Berita Terkait

Back to top button