Anggota DPR Korea Selatan Kritik Regulasi Usai Bithumb Salurkan Bitcoin Senilai 43 Miliar Dolar Secara Keliru

Author: Qoo Media

Insiden kesalahan sistem internal di bursa kripto Bithumb memicu kritik tajam dari para pembuat undang-undang Korea Selatan terhadap lembaga pengawas keuangan. Kesalahan tersebut menyebabkan secara keliru 2.000 Bitcoin, dengan nilai total mencapai sekitar 43 miliar dolar AS, masuk ke akun 695 pengguna sebagai bagian dari promosi. Regulator gagal mendeteksi masalah ini, meskipun telah melakukan pemeriksaan sebanyak tiga kali sejak tahun lalu.

Komisi Jasa Keuangan Korea dan Layanan Pengawasan Keuangan (FSS) tidak menemukan masalah struktural yang menyebabkan kesalahan tersebut. Namun, anggota parlemen Kang Min-guk menilai kejadian ini bukan sekadar kesalahan teknis, melainkan mengungkap kelemahan mendasar di pasar aset virtual. Ia menyoroti pengawasan yang kurang serius dan kekurangan dalam regulasi yang selama ini ada.

Sorotan Kritik terhadap Regulator

Seorang anggota parlemen lain mengutuk upaya regulator yang cenderung menyalahkan Bithumb, meski sebenarnya mereka punya tanggung jawab pengawasan yang jelas. Kesalahan terjadi saat sistem menginput 2.000 Bitcoin ke akun pengguna, bukan 2.000 won Korea, yang nilainya hanya sekitar 1,38 dolar AS. Meskipun kejadian ini terbatas pada catatan internal, pengguna yang menyadari kesalahan tersebut langsung menjual Bitcoin tersebut, yang mendorong harga di platform Bithumb naik hingga sekitar 55.000 dolar per Bitcoin.

Penanganan dan Pemulihan Kesalahan

Bithumb melaporkan bahwa mereka berhasil mengembalikan sekitar 99,7% Bitcoin yang salah kirim, sementara sisanya senilai sekitar 123 juta dolar harus digantikan dengan aset perusahaan. Pemerintah segera merespon dengan menyatakan adanya "kelemahan fundamental" dan "celah regulasi" yang perlu segera diperbaiki. FSS pun memperpanjang masa investigasi hingga akhir bulan ini untuk mengkaji seluruh aspek dari kejadian tersebut.

CEO Bithumb, Lee Jae-won, menyatakan di depan parlemen bahwa perusahaan pernah mengalami dua insiden kesalahan distribusi koin kecil sebelumnya, dan aset tersebut berhasil dipulihkan. Kasus-kasus ini kini menjadi bagian dari penyelidikan formal yang dilakukan FSS.

Tanggung Jawab dan Kompensasi kepada Pengguna

Dalam menghadapi dampak kasus, Bithumb membuat rencana kompensasi bagi para pengguna yang terkena dampak kesalahan ini. Setiap pengguna yang masuk ke akun saat insiden terjadi diberi kompensasi sekitar 20.000 won (setara 13,73 dolar AS). Selain itu, pengguna yang sempat menjual Bitcoin dengan harga salah dipenuhi kembali dana yang hilang, ditambah premi 10 persen. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kerugian pengguna akibat kesalahan sistem.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa pengawasan yang ketat dan peraturan yang memadai sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan di pasar aset digital. Selain itu, regulator diharapkan memperkuat mekanisme pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Terbaru