Michael Saylor, ketua perusahaan Bitcoin treasury Strategy, memperlihatkan tanda-tanda akan segera mencapai pembelian Bitcoin ke-100. Langkah ini menandai tonggak penting dalam kampanye akumulasi Bitcoin yang dimulai sejak Agustus 2020.
Strategy saat ini menguasai 717.131 BTC dan telah melakukan pembelian Bitcoin selama 12 minggu berturut-turut. Strategi agresif ini tetap dijalankan meski pasar kripto sedang bergejolak.
Strategi Pembelian Bertahap dan Volume Bitcoin
Sejak penempatan modal awal sebesar 250 juta dolar, Strategy telah mengubah strukturnya untuk menjadi pemegang Bitcoin publik terbesar di dunia. Data resmi menunjukkan perusahaan telah menyelesaikan 99 transaksi pembelian Bitcoin yang berbeda.
Saylor membagikan data portofolio melalui platform X, menampilkan tangkapan layar berjudul "The Orange Century". Ini merupakan isyarat akan pembelian Bitcoin ke-100 yang akan segera diumumkan secara resmi.
Tantangan Volatilitas dan Strategi Akumulasi
Meskipun menghadapi tekanan pasar yang membuat nilai buku menurun, Strategy tidak berubah arah dalam strategi akumulasinya. Perusahaan lebih fokus meningkatkan jumlah Bitcoin per lembar saham dibandingkan fluktuasi nilai tukar dolar jangka pendek.
Pada kuartal keempat, Strategy melaporkan kerugian mark-to-market sebesar 12,4 miliar dolar akibat pergerakan harga Bitcoin yang turun. Namun, perusahaan tetap mempertahankan komitmen pembelian.
Rata-rata Harga dan Posisi Tidak Realisasi Kerugian
Rata-rata harga beli Strategy saat ini berada di kisaran 76.027 dolar per Bitcoin. Harga pasar Bitcoin beberapa pekan terakhir berada di bawah angka tersebut, sehingga posisi perusahaan secara teknis sedang mengalami kerugian belum terealisasi.
Meskipun demikian, Strategy memanfaatkan dana hasil penerbitan saham preferen dan utang konvertibel untuk terus menambah portofolio Bitcoin. Pada pertengahan Februari, mereka membeli lebih dari 2.400 BTC.
Leverage dan Risiko Keuangan
Penggunaan utang dan saham preferen sebagai sumber pendanaan menambah risiko terkait kewajiban bunga dan pembayaran dividen. Namun, pendekatan ini membantu perusahaan memperbesar kepemilikan Bitcoin di tengah kondisi pasar yang menantang.
Tren Adopsi Bitcoin Korporasi dan Sektor Publik
Langkah Strategy sejalan dengan tren korporasi lain yang tetap percaya pada Bitcoin sebagai aset jangka panjang meski harga sedang turun. Misalnya, perusahaan Asia seperti Metaplanet juga melanjutkan pembelian Bitcoin saat harga jatuh.
Selain perusahaan publik, investor bernilai tinggi seperti pendiri Tron, Justin Sun, juga menunjukkan niat membeli Bitcoin hingga 100 juta dolar. Ini menunjukkan permintaan institusional dari berbagai segmen keuangan.
Perluasan Adopsi ke Entitas Pemerintah dan Geopolitik
Tidak hanya korporasi, beberapa pemerintah mulai menjadikan Bitcoin bagian dari cadangan devisa mereka. Contohnya, dana pemerintah Abu Dhabi dilaporkan melakukan pembelian Bitcoin. Ini menandai pergeseran geopolitik dalam pemanfaatan aset digital sebagai instrumen cadangan resmi.
Menanti Konfirmasi Transaksi ke-100
Saat Strategy melanjutkan pembelian dalam pekan ke-13, pasar menunggu pengumuman resmi terkait nilai dan volume transaksi pembelian Bitcoin yang ke-100. Momentum ini menjadi titik penting dalam perjalanan investasi Bitcoin oleh korporasi publik terbesar dunia.
Konsistensi dan komitmen Strategy dalam akumulasi Bitcoin memperkuat sinyal bahwa volatilitas pasar dipandang sebagai peluang, bukan tanda kesulitan. Pendekatan ini mencerminkan keyakinan jangka panjang pada peran Bitcoin sebagai aset strategis.
