Bitcoin telah berkembang pesat sejak pertama kali diperkenalkan lebih dari 17 tahun lalu, dari aset yang hampir tidak bernilai menjadi dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,4 triliun saat ini. Cryptocurrency ini kini semakin diakui sebagai aset keuangan global dan mulai merambah ke pasar modal tradisional.
Di sisi lain, perusahaan bernama Strategy yang dipimpin oleh Michael Saylor mengambil pendekatan berbeda dengan menjadi perusahaan treasury Bitcoin. Strategy mengumpulkan dan menambah kepemilikan Bitcoin secara masif melalui penerbitan saham dan instrumen keuangan lainnya. Perusahaan ini kini memegang hampir 721.000 unit Bitcoin, jumlah terbesar yang dimiliki oleh entitas korporasi di dunia.
Keunggulan Investasi Bitcoin Langsung
Bitcoin dibuat sebagai jaringan moneter dan aset digital yang beroperasi secara independen dari sistem keuangan tradisional. Investor yang memilih membeli Bitcoin secara langsung biasanya menyimpan asetnya di dompet keras (hardware wallet) yang disimpan secara offline alias cold storage. Cara ini memberikan kontrol penuh atas kunci privat dan menghilangkan risiko pihak ketiga, sehingga keamanan investasi lebih terjamin.
Selain itu, Bitcoin dapat digunakan untuk transaksi langsung ke siapa saja di dunia tanpa perantara. Jumlah pedagang yang menerima Bitcoin telah meningkat dari 12.751 menjadi 22.248 dalam setahun, menunjukkan peningkatan adopsi yang signifikan. Hal ini menambah nilai guna (utility) Bitcoin sebagai alat pembayaran digital dan alasan untuk tetap bullish jangka panjang.
Strategi Investasi Lewat Strategy
Strategy bukan hanya sebuah perusahaan biasa yang berharap pendapatan per saham (EPS) naik. Melainkan, indikator performa utamanya adalah kenaikan jumlah Bitcoin yang dimiliki per saham. Pada 2024, jumlah Bitcoin per saham perusahaan naik 74,3%, dan tahun berikutnya tumbuh 22,8%. Investor Strategy berharap kepemilikan Bitcoin mereka bertambah tanpa harus membeli tambahan crypto secara langsung.
Namun, perlu diingat bahwa melalui Strategy, investor tidak memiliki Bitcoin secara langsung. Performance saham ini lebih volatile dan memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan membeli Bitcoin fisik. Dalam lima tahun terakhir, saham Strategy naik hingga 115%, mengungguli Bitcoin yang hanya meningkat sekitar 30%. Ini menunjukkan potensi keuntungan lebih besar, namun dengan volatilitas yang ikut menjadi lebih tinggi.
Pertimbangan Bagi Investor
Untuk investor dengan toleransi risiko tinggi yang mencari potensi imbal hasil besar, Strategy bisa menjadi pilihan yang menarik. Namun, untuk mereka yang ingin kontrol penuh dan risiko lebih rendah, menyimpan Bitcoin secara langsung di cold storage tetap menjadi cara terbaik.
Diversifikasi juga bisa menjadi strategi yang tepat dengan mengalokasikan sebagian portofolio ke Bitcoin fisik dan sebagian ke saham Strategy. Hal ini memungkinkan pemanfaatan potensi kenaikan harga Bitcoin sekaligus eksposur leverage dari saham Strategy.
Peluang dan Risiko di Pasar Keuangan
Meskipun Strategy menawarkan leverage dalam kepemilikan Bitcoin, para analis dari Motley Fool tidak memasukkan Strategy dalam daftar saham terbaik saat ini sebagai rekomendasi. Mereka menyoroti bahwa ada saham lain yang berpotensi memberikan keuntungan lebih besar dan konsisten pada masa depan.
Sebagai perbandingan, investasi pada saham Netflix dan Nvidia yang direkomendasikan sejak awal 2000-an mampu memberikan hasil luar biasa hingga ratusan ribu persen. Ini menjadi pengingat bahwa memilih investasi dengan fundamental dan prospek jangka panjang yang kuat tetap penting.
Investasi Bitcoin dan Strategy melibatkan pertimbangan antara kepemilikan aset digital secara langsung dan eksposur tidak langsung lewat instrumen keuangan. Pilihan terbaik bergantung pada tujuan investasi, profil risiko, dan pandangan jangka panjang terhadap perkembangan pasar aset kripto maupun modal konvensional.









