68 Persen Miliuner AS Miliki Crypto, Ini Deretan Mata Uang Favorit Mereka yang Mengejutkan

Sebanyak 68% dari jutawan Amerika Serikat memiliki aset kripto dalam portofolio investasi mereka. Data ini mengungkap bahwa kepemilikan kripto tidak hanya terbatas pada tokoh teknologi ternama di Silicon Valley, tetapi sudah merambah ke kalangan jutawan secara lebih luas.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan apakah para jutawan mulai membeli kripto setelah mereka berhasil membangun kekayaan, sebagai strategi diversifikasi portofolio. Atau, apakah mereka telah mengakumulasi aset kripto secara bertahap untuk menciptakan kekayaan yang signifikan.

Kripto Favorit Jutawan Amerika

Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) adalah dua aset kripto paling populer di kalangan jutawan. Dari total pemilik kripto berjuta-juta dolar, sekitar 60% memegang Bitcoin, sementara 55% memiliki Ethereum. Hal ini sejalan dengan fakta bahwa kedua mata uang digital tersebut menguasai sekitar 70% kapitalisasi pasar kripto secara global.

Selain itu, meme coin juga cukup diminati oleh para jutawan. Dogecoin (DOGE) merupakan yang ketiga paling populer, dengan 48% pemilik kripto di kalangan ini berinvestasi pada Dogecoin. Selanjutnya, Shiba Inu juga mendapat perhatian investor, dengan 33% pemilik kripto memilih aset ini.

Berikut daftar koin kripto populer di kalangan jutawan Amerika berdasarkan persentase kepemilikan:

  1. Bitcoin (60%)
  2. Ethereum (55%)
  3. Dogecoin (48%)
  4. Shiba Inu (33%)
  5. Binance Coin (BNB)
  6. XRP
  7. Tether (USDT)
  8. Cardano (ADA)
  9. Solana (SOL)

Secara umum, hampir semua kripto yang masuk dalam 10 besar kapitalisasi pasar dunia juga banyak dimiliki oleh para jutawan.

Alasan Utama Kepemilikan Kripto

Motley Fool mengungkapkan bahwa dua pertiga jutaaan yang memiliki kripto menyatakan harapan akan potensi imbal hasil tinggi sebagai alasan utama investasi mereka. Ini masuk akal mengingat Bitcoin telah berulang kali menjadi aset dengan performa terbaik dunia selama hampir satu dekade terakhir.

Selain itu, banyak juga yang membeli kripto sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Bitcoin, khususnya, dipandang oleh sebagian investor sebagai "emas digital". Ketua Federal Reserve Jerome Powell pun sempat menyebut Bitcoin sebagai versi digital dari emas yang virtual.

Porsi Kripto dalam Portofolio

Penelitian menunjukkan bahwa bagi sekitar dua per tiga dari jutawan pemilik kripto, aset digital ini bisa mencapai minimal 50% dari portofolio investasi mereka. Proporsi ini jauh lebih besar dibandingkan rekomendasi konservatif yang biasanya hanya 1-2% untuk kripto.

Alokasi tinggi ini menandakan kripto mungkin berperan signifikan dalam pembentukan kekayaan mereka. Namun, risiko juga tinggi. Sebagai contoh, harga Bitcoin pernah turun hampir 45% sejak puncak tertingginya. Dampaknya, beberapa jutawan yang memiliki banyak kripto kini menghadapi penurunan nilai investasi yang signifikan.

Pertimbangan Investasi di Kripto

Meski potensi imbal hasil sangat menarik, para analis merekomendasikan penyeimbangan risiko dengan diversifikasi yang tepat. Untuk sebagian besar investor, alokasi kripto sebaiknya tidak melebihi 5% dari total portofolio karena volatilitas yang sangat besar.

Investor juga didorong untuk terus mengikuti perkembangan pasar dan memilih aset kripto yang memiliki fundamental kuat dan potensi jangka panjang. Selain itu, penting memperhatikan rekomendasi profesional untuk mendapatkan hasil investasi optimal.

Informasi dari Motley Fool semakin memperjelas bahwa keberadaan kripto sudah menjadi bagian penting dalam strategi investasi jutawan Amerika. Keputusan apakah akan mengikuti jejak ini harus mempertimbangkan profil risiko dan tujuan keuangan masing-masing investor.

Berita Terkait

Back to top button