Sony Hentikan Pengiriman Kartu Memori, Krisis Stok Yang Makin Menggigit

Sony menghentikan sementara penerimaan pesanan untuk sejumlah kartu memorinya di Jepang di tengah kelangkaan semikonduktor dan tekanan rantai pasok global. Langkah ini menjadi sinyal baru bahwa krisis komponen memori belum mereda, bahkan berpotensi memburuk karena permintaan dari sektor kecerdasan buatan terus menyerap kapasitas produksi chip flash dan DRAM.

Kebijakan tersebut berlaku untuk lini kartu memori mainstream Sony, termasuk CFexpress dan SD card dari berbagai kelas kapasitas. Sony Japan menyebut pasokan untuk CFexpress memory cards dan SD memory cards “tidak akan mampu memenuhi permintaan untuk jangka waktu yang dapat diperkirakan,” sehingga perusahaan memilih menghentikan sementara penerimaan pesanan dari dealer resmi dan pelanggan Sony Store.

Dampak langsung ke pasar kartu memori

Keputusan Sony muncul saat harga kartu memori memang sedang naik tajam. Dalam beberapa bulan terakhir, harga sejumlah kartu memori dilaporkan melonjak hingga tiga kali lipat, membuat produk yang dulu tergolong umum kini terasa jauh lebih mahal di banyak pasar.

Kondisi ini tidak berdiri sendiri. Permintaan besar dari pusat data AI telah menyerap pasokan NAND flash dan DRAM dalam volume besar, sementara produsen komponen lain juga berlomba mengamankan stok. Akibatnya, pasar ritel ikut menerima tekanan, termasuk untuk produk yang dipakai fotografer, videografer, dan pengguna kamera profesional.

Produk apa saja yang terdampak

Sony menangguhkan pesanan untuk hampir semua kartu memori utamanya di Jepang. Berikut daftar yang disebut dalam pengumuman perusahaan.

  1. CFexpress Type A: 240GB, 480GB, 960GB, 1920GB
  2. CFexpress Type B: 240GB, 480GB
  3. SD card kelas atas THOUGH series: 64GB, 128GB, 256GB
  4. SD card standar V60: 128GB, 256GB, 512GB
  5. SD card entry-level V30: 64GB, 128GB

Meski penangguhan ini saat ini hanya berlaku untuk Jepang, cakupannya yang luas menimbulkan kekhawatiran di pasar lain. Dalam konteks industri, langkah seperti ini sering dibaca sebagai tanda awal bahwa tekanan pasokan belum stabil dan dapat merembet ke wilayah lain bila kondisi produksi tak membaik.

Mengapa AI ikut memicu krisis memori

AI kini menjadi salah satu faktor terbesar yang mengubah arah industri penyimpanan. Pusat data milik perusahaan teknologi besar membeli volume besar high-bandwidth memory, SSD, dan komponen penyimpanan lain untuk mendukung model AI yang terus bertumbuh.

Saat permintaan dari sektor tersebut naik cepat, produsen cenderung memprioritaskan pelanggan industri dengan volume besar dan margin lebih tinggi. Kondisi itu membuat pasokan untuk produk konsumen, termasuk kartu memori kamera, makin ketat dan harganya makin sulit ditekan.

Kronologi singkat kebijakan Sony

  1. Sony menilai pasokan tidak bisa mengejar permintaan dalam waktu dekat.
  2. Perusahaan kemudian menghentikan penerimaan pesanan baru dari dealer resmi dan Sony Store di Jepang.
  3. Sony belum menetapkan jadwal pasti untuk pemulihan penuh.
  4. Perusahaan hanya menyatakan bahwa pembukaan kembali pesanan akan diumumkan terpisah setelah memantau situasi pasokan.

Pernyataan ini menunjukkan Sony belum melihat perbaikan realistik dalam waktu singkat. Bagi pembeli, artinya stok bisa tetap ketat dan harga berpotensi bertahan tinggi, terutama untuk kartu berkecepatan tinggi yang banyak dipakai pada kamera mirrorless dan kamera profesional.

Apa arti langkah Sony bagi konsumen dan industri

Bagi pengguna kamera, keputusan ini bisa mempersulit pembelian kartu memori tertentu, terutama tipe CFexpress yang memang sudah mahal sejak awal. Situasi tersebut juga bisa mendorong peralihan ke merek lain, namun tekanan pasokan yang sama membuat banyak produsen menghadapi masalah serupa.

Bagi industri yang lebih luas, penghentian sementara ini menegaskan bahwa krisis memori tidak hanya soal konsumen yang berebut stok. Permintaan besar dari AI kini ikut menggeser prioritas manufaktur global, dan dampaknya mulai terasa pada produk sehari-hari seperti SD card serta CFexpress card yang selama ini menjadi perlengkapan standar fotografer dan videografer.

Berita Terkait

Back to top button