
Morpho kembali menarik perhatian pasar kripto dan Wall Street setelah mengamankan pendanaan baru senilai $175 million. Putaran besar ini menegaskan bahwa permintaan terhadap infrastruktur DeFi masih kuat, meski sektor tersebut baru saja melewati serangkaian guncangan.
Bagi pembaca yang mengikuti pertemuan antara keuangan tradisional dan aset digital, kabar ini penting karena Morpho tidak hanya tumbuh sebagai protokol pinjam-meminjam, tetapi juga mulai diposisikan sebagai fondasi kredit yang bisa dipakai institusi besar. Platform ini kini memegang $11 billion dalam simpanan pengguna dan dipakai untuk pasar pinjaman terisolasi yang bisa dibuat siapa saja.
Dukungan besar dari investor kripto dan institusi
Morpho menyebut pendanaan ini sebagai salah satu putaran terbesar yang pernah ada untuk platform DeFi. Putaran tersebut dipimpin bersama oleh Paradigm dan Andreessen Horowitz atau a16z, dua firma modal ventura terbesar di industri kripto, dengan Ribbit Capital ikut ambil bagian.
Selain itu, pendanaan ini juga menarik dukungan strategis dari Apollo Funds, Circle Ventures, dan VanEck. Morpho mengatakan lebih dari selusin firma lain juga ikut berpartisipasi dalam putaran ini.
Dipakai Coinbase, Binance, dan lembaga keuangan Prancis
Adopsi Morpho sudah meluas ke bursa besar seperti Coinbase dan Binance. Melalui integrasi itu, pelanggan dapat memperoleh imbal hasil dari stablecoin seperti USDC milik Circle atau USDT milik Tether, serta meminjam dana dengan jaminan aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum.
Morpho juga menyoroti bahwa raksasa perbankan Prancis Société Générale sudah membangun di atas platformnya. Perusahaan itu ingin menjadikan Morpho sebagai “shared credit layer” yang memungkinkan bank, manajer aset, dan fintech membangun produk pinjaman yang dapat diprogram.
Strategi ekspansi dan penggunaan dana baru
Morpho mengatakan dana segar ini akan dipakai untuk pengembangan infrastruktur dan integrasi komersial dengan mitra strategis. Fokus itu sejalan dengan ambisinya untuk memperluas penggunaan protokol di luar komunitas kripto dan masuk lebih dalam ke sistem keuangan yang lebih mapan.
Sebelum putaran terbaru ini, Morpho sudah mendapat dukungan dari Coinbase. Coinbase pernah memakai platform tersebut untuk menghidupkan kembali program pinjaman yang didukung Bitcoin pada awal tahun lalu.
Pasar DeFi masih tumbuh, meski rentan serangan
Pendanaan besar Morpho muncul saat sektor DeFi menghadapi meningkatnya eksploit dan tekanan kepercayaan. Tahun ini, Aave sempat mengalami krisis likuiditas yang dipicu oleh eksploit pada KelpDAO, sementara Drift disebut mengalami dugaan pencurian $285 million oleh kelompok peretasan yang dikaitkan dengan Korea Utara.
Dalam konteks itu, Morpho menawarkan model pinjaman yang juga punya risiko khas DeFi. Seperti protokol pinjaman lain, pengguna dapat menghadapi likuidasi ketika nilai jaminan turun melewati ambang tertentu, lalu pihak ketiga bisa membeli aset itu dengan diskon.
Morpho menilai infrastruktur keuangan lama masih menghambat nilai sebenarnya dari keuangan. Co-founder Morpho, Paul Frambot, mengatakan perusahaannya sedang membangun open credit network untuk menghubungkan pihak yang memiliki modal berlebih dengan pihak yang membutuhkan pembiayaan secara global.









